Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Senjata Pamungkas Ibu: Deretan Doa agar Anak Lancar Menghadapi Ujian

Kompas.com, 30 Januari 2026, 20:15 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Momen ujian sekolah seringkali menjadi "ujian" yang lebih berat bagi para ibu daripada bagi sang anak sendiri.

Ada rasa cemas yang tak terlukiskan saat melihat buah hati duduk di depan lembar soal, berjuang dengan ingatan dan konsentrasinya.

Di titik inilah, ketika kata-kata semangat dirasa tak lagi cukup, seorang ibu hanya punya satu senjata pamungkas: doa.

Baca juga: 6 Doa Ibu untuk Anak yang Menghadapi Ujian TKA 2025, Agar Tenang dan Dimudahkan

Doa ibu bukan sekadar untaian kata, melainkan bentuk cinta paling tulus yang menembus langit. Melalui doa, seorang ibu tidak hanya meminta nilai yang bagus, tetapi juga menitipkan ketenangan hati, fokus, dan kepercayaan diri anaknya kepada Sang Pemilik Ilmu.

Bagi Anda yang saat ini sedang menemani buah hati berjuang, berikut adalah deretan doa dan amalan yang bisa dipanjatkan sebagai dukungan moral dari "jalur langit", dilansir dari berbagai sumber.

1. Membuka Jalan Kemudahan

Saat melihat anak tampak tegang sebelum berangkat, bacalah doa ini untuk melapangkan jalannya:

اللهم لا سهل إلا ما جعلته سهلا، وأنت تجعل الحزن إذا شئت سهلا

Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahla

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah, dan Engkau dapat menjadikan yang sulit menjadi mudah jika Engkau menghendaki."

Doa ini adalah pengingat bahwa serumit apa pun soal yang dihadapi, Allah punya kuasa untuk membuatnya terasa ringan di pikiran sang anak.

2. Memohon Ilmu yang Melekat

Agar anak tidak sekadar menghafal tapi benar-benar memahami, tuntunlah hatinya dengan kutipan dari QS. Taha ayat 114:

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidni ‘ilma

Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu."

Bacalah ini berulang kali sembari mendoakan agar pemahaman anak terbuka lebar saat membaca instruksi ujian.

Baca juga: Doa Ibu Menghadapi Anak yang Sedang Ujian, Memohon Kelancaran dan Ketenangan Hati

3. Melindungi dari Rasa Cemas dan Gangguan

Ketakutan dan rasa blank seringkali menjadi musuh utama saat ujian. Ibu bisa membentengi anaknya dengan doa perlindungan setiap pagi:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’udzu bikalimaatillahi-tammaati min syarri maa khalaq

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya."

Doa ini membantu anak merasa "dijaga", sehingga ia bisa mengerjakan soal dengan mental yang lebih stabil dan percaya diri.

4. Doa Khusus untuk Keberhasilan dan Berkah

Hasil ujian memang penting, namun keberkahan jauh lebih utama. Anda bisa melangitkan permohonan yang lebih spesifik bagi masa depan mereka:

اللهم وفق أبنائي وبناتي في امتحاناتهم، وسهل لهم كل صعب، وبارك في علمهم وعملهم

Allahumma waffiq abna’i wa banati fi imtihanatihim, wa sahhil lahum kulla sha’b, wa barik fi ‘ilmihim wa ‘amalihim

Artinya: "Ya Allah, berilah keberhasilan kepada anak-anakku dalam ujian mereka, mudahkan segala kesulitannya, dan berkahilah ilmu serta amal mereka."

Baca juga: Peran Ibu dalam Keluarga Menurut Islam: Pilar Utama Pembentuk Peradaban

Mengapa Harus Doa Ibu?

Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa doa ibu begitu ditekankan? Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa ada tiga doa yang mustajab tanpa keraguan, dan salah satunya adalah doa orang tua (HR. Tirmidzi).

Ketika seorang ibu menengadahkan tangan, ada getaran tulus yang tidak dimiliki oleh orang lain. Maka, di tengah riuhnya persiapan belajar, jangan lupakan satu hal: hasil terbaik seringkali datang dari ketukan pintu langit yang dilakukan oleh ibundanya di sepertiga malam atau di sela-sela waktu ujian berlangsung.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com