Editor
KOMPAS.com - Menjelang Lebaran, banyak masyarakat melakukan perjalanan mudik untuk pulang kampung dan bersilaturahmi dengan keluarga.
Perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan darat, laut, maupun udara tentu membutuhkan persiapan yang matang.
Selain memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa sebelum memulai perjalanan mudik.
Doa ini dipanjatkan agar perjalanan berlangsung lancar, aman, dan selamat hingga sampai ke tujuan.
Berikut bacaan doa mudik Lebaran atau doa naik kendaraan yang dapat diamalkan sebelum berangkat.
Baca juga: 50 Ucapan Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Jawa Halus dan Penuh Doa
Umat Muslim dianjurkan membaca doa ketika keluar rumah sebelum memulai perjalanan.
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan, keselamatan, serta kemudahan selama perjalanan.
Berikut bacaan doa keluar rumah yang dapat diamalkan sebelum berangkat mudik atau melakukan perjalanan.
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḥaula wa lâ quwwata illâ billâh(i)
Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”
Ada beberapa bacaan doa naik kendaraan yang disesuaikan dengan moda transportasi yang digunakan. Berikut bacaan lengkapnya:
Sebelum kendaraan mulai berjalan, dianjurkan membaca basmalah terlebih dahulu. Setelah itu, membaca doa berikut:
الحَمْدُ للهِ/سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Alhamdulillahilladzi/subhānalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinina, wa inna ila rabbina lamunqalibuna
Artinya: "Segala puji bagi Allah/maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami. Padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sungguh, kami akan kembali kepada Tuhan kami."
Setelah membaca doa tersebut, dianjurkan melanjutkan dengan membaca Alhamdulillah sebanyak tiga kali dan Allahu akbar sebanyak tiga kali sebagai bentuk rasa syukur dan pengagungan kepada Allah SWT.
Bagi yang melakukan perjalanan melalui jalur laut atau berlayar, terdapat doa khusus yang dapat dibaca sebagai ikhtiar memohon perlindungan selama perjalanan di atas air.
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَحِيْمٌ - وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ
Bismillahi majreha wa mursaha, inna rabbi la ghafurur rahim, (Hud ayat 41). Wa ma qadarullâha haqqa qadrihi, wal ardhu jamî‘an qabdhatuhu yaumal qiyamah, was samawatu mathwiyyatum bi yaminihi, subhanahu wa ta‘âlâ ‘an ma yusyrikun, (Az-Zumar ayat 67).
Artinya: "Nuh berkata, ‘Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.’ Sungguh Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,’ (Surat Hud ayat 41). Mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya. Padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan," (Surat Az-Zumar ayat 67).
Doa ini menjadi pengingat bahwa seluruh perjalanan dan keselamatan berada dalam kekuasaan Allah SWT.
Bagi yang bepergian menggunakan pesawat atau transportasi udara, doa berikut dapat dibaca untuk memohon kemudahan dan perlindungan selama perjalanan.
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ
Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl.
Artinya: "Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga."
Doa ini mengandung permohonan agar perjalanan terasa ringan, dijauhkan dari hambatan, serta keluarga yang ditinggalkan tetap dalam penjagaan Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang