Penulis
KOMPAS.com-Pernikahan dalam Islam merupakan ibadah yang menyatukan dua insan dalam ikatan yang sakral di hadapan Allah SWT.
Setiap pasangan tentu berharap rumah tangga yang dibangun dipenuhi keberkahan, ketenangan, dan kasih sayang.
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca doa pengantin baru sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Doa ini menjadi ikhtiar spiritual agar kehidupan rumah tangga senantiasa diliputi kebaikan dan keberkahan.
Baca juga: Doa Terbaik untuk Pengantin Baru Agar Rumah Tangga Langgeng dan Penuh Berkah
Dalam ajaran Islam, mendoakan pengantin baru merupakan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Amalan ini bertujuan memohon keberkahan, keharmonisan, dan kebaikan dalam kehidupan rumah tangga yang baru dimulai.
Doa pengantin tidak hanya dibaca saat akad atau resepsi, tetapi juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut bacaan doa pengantin baru lengkap dalam Arab, latin, dan artinya yang dapat diamalkan.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
“Baarakallahulaka wa baaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair”
Artinya: “Semoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.” (HR Abu Dawud)
Doa ini diriwayatkan dari Abu Hurairah RA dan menjadi doa paling dianjurkan untuk pengantin baru.
Penjelasan mengenai doa ini dapat ditemukan dalam buku Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
“Alaahumma inni as-aluka khoirohaa, wakhoiro maa jabaltahaa ‘alaihi, wa-a’uuzubika min syarrihaa, wasyarrimaa jabaltahaa ‘alaihi.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan perempuan dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan perempuan ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya.”
Doa ini dianjurkan dibaca oleh suami sebagai bentuk permohonan kebaikan bagi rumah tangga.
Baca juga: Wali Nikah Tidak Boleh Sembarangan, Ini Urutan Resmi dalam Islam
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
“Allahumma Baarik Lanaa Fii Asmaa’inaa Wa Abshaarinaa Wa Quluubinaa Wa Azwaajinaa Wa Dzurriyyaatinaa Wa Tub’Alainaa Innaka Antattawwaaburrahiim”
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, pasangan kami, dan keturunan kami, serta terimalah taubat kami.”
اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ سَيِّدِنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ
“Allâhumma allif bainahumâ kamâ allafta baina Adam wa Hawwa...”
Artinya: “Ya Allah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Adam dan Hawa...”
Doa ini berisi harapan agar rumah tangga dipenuhi kasih sayang dan keharmonisan.
وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
“Wa zakariyyā iż nādā rabbahụ rabbi lā tażarnī fardaw wa anta khairul-wāriṡīn”
Artinya: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.” (QS Al-Anbiya: 89)
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ...
Doa ini diambil dari QS Ali Imran ayat 191–194.
Artinya berisi permohonan perlindungan, ampunan, serta harapan agar kehidupan dijauhkan dari keburukan.
Baca juga: Urutan Wali Nikah Perempuan Menurut Syariat Islam, Siapa Saja?
Mendoakan pengantin baru merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang sesama Muslim.
Amalan ini dapat menjadi sebab turunnya keberkahan dalam rumah tangga yang baru dibangun.
Dalam Islam, doa yang baik diyakini dapat membawa ketenangan dan kebaikan bagi kehidupan pasangan.
Doa pengantin dapat dibaca pada beberapa momen, seperti saat akad nikah, setelah ijab kabul, atau saat resepsi pernikahan.
Selain itu, doa juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ikhtiar menjaga keharmonisan rumah tangga.
Baca juga: Aturan Masa Iddah Janda dalam Islam: Kapan Boleh Menikah Kembali?
Ucapan selamat menikah dalam Islam dianjurkan menggunakan doa yang baik, seperti:
“Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair.”
Ucapan ini tidak hanya sebagai bentuk selamat, tetapi juga doa agar pasangan selalu diberkahi dalam kehidupan rumah tangga.
Doa pengantin baru menjadi pengingat bahwa pernikahan bukan hanya ikatan dunia, tetapi juga perjalanan menuju ridha Allah SWT.
Dengan doa dan ikhtiar yang terus dilakukan, diharapkan rumah tangga yang dibangun menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang