Editor
KOMPAS.com - Menjejakkan kaki di Tanah Suci adalah momen yang dinanti setiap Muslim. Di Makkah Al-Mukarramah, setiap langkah dianjurkan diiringi doa.
Berdasarkan buku resmi Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, terdapat sejumlah doa penting yang dibaca jemaah sejak memasuki kota hingga berada di Masjidil Haram.
Artikel ini merangkum doa-doa tersebut lengkap dengan bacaan Arab dan artinya, agar mudah diamalkan dan dipahami.
Saat pertama kali memasuki Tanah Haram, jemaah dianjurkan membaca doa berikut:
Arab:
اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِي وَدَمِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي عَلَى النَّارِ، وَآمِنِّي مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Arti:
"Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka haramkan daging, darah, rambut, dan kulitku dari neraka. Amankan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikan aku termasuk orang-orang yang taat kepada-Mu."
Baca juga: Bacaan Talbiyah Haji & Salawat: Arab, Latin, dan Artinya
Ketika memasuki masjid, termasuk Masjidil Haram, dianjurkan membaca:
Arab:
رَبِّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Arti:
"Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu."
Setelah beribadah, jemaah juga dianjurkan berdoa saat keluar:
Arab:
رَبِّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ فَضْلِكَ
Arti:
"Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu-pintu keutamaan-Mu."
Ketika memasuki Masjidil Haram secara khusus, terdapat doa yang lebih panjang:
Arab:
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، رَبِّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، بِسْمِ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ.
Arti:
"Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu keutamaan-Mu.
Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu datang keselamatan. Hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan keselamatan. Masukkanlah kami ke dalam surga, tempat keselamatan. Engkau Maha Berkah, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.
Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.
Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, dan semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah."
Momen pertama melihat Ka'bah adalah saat mustajab untuk berdoa:
Arab:
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً
Arti:
"Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini."
Saat melewati Maqam Ibrahim, dianjurkan membaca:
Arab:
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ
Arti:
"Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan aku ke tempat keluar yang benar."
Dalam buku panduan tersebut dijelaskan bahwa doa adalah inti dari ibadah haji. Doa menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT, terutama di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Ka’bah, Multazam, dan Maqam Ibrahim.
Semua tempat ini memiliki keutamaan yang membuat doa lebih mudah dikabulkan.
Berdasarkan panduan resmi:
Doa-doa di Makkah bukan sekadar ritual, tetapi bagian dari perjalanan spiritual menuju haji mabrur. Dengan memahami bacaan Arab dan artinya, jemaah bisa merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan Allah SWT.
Baca juga: Niat Ihram dan Doa Haji: Arab, Latin, Arti, dan Kemudahan bagi Jemaah
Semoga setiap langkah di Tanah Suci dipenuhi doa yang tulus, dan setiap doa menjadi jalan menuju keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang