Editor
KOMPAS.com - Utang sering menjadi beban berat yang memicu kecemasan hingga mengganggu ketenangan hidup.
Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam melunasi utang dan dijauhkan dari kesulitan ekonomi.
Berikut dua doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk membantu keluar dari jerat utang dan mencegah gagal bayar:
Baca juga: Punya Utang? Amalkan Doa Pelunas Utang dari KH Achmad Chalwani, Pengasuh Ponpes An Nawawi
Doa ini dikenal luas sebagai perlindungan dari kesedihan, kelemahan, hingga tekanan utang.
Teks Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Teks Latin:
Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijal.
Artinya:
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari sikap pengecut dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari cengkeraman utang dan penindasan orang lain."
Doa ini dianjurkan dibaca sebelum tidur agar Allah memberikan kecukupan rezeki dan membantu melunasi utang.
Teks Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ الْأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْفُرْقَانِ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الْآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَيْءٌ اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ
Teks Latin:
Allahumma Rabbas-samawati wa Rabbal-ardhi wa Rabbal-'arsyil-'adzim, Rabbana wa Rabba kulli syai'in, faliqal-habbi wan-nawa, wa munzilat-taurati wal-injili wal-furqan. A'udzu bika min syarri kulli dabbatin anta akhidzun binashiyatiha. Allahumma antal-awwalu falaisa qablaka syai'un, wa antal-akhiru falaisa ba'daka syai'un, wa adz-dzahiru falaisa faugaka syai'un, wa antal-bathinu falaisa dunaka syai'un. Iqdhi 'annad-daina wa aghnina minal-faqri.*
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan langit, Tuhan bumi, dan Tuhan Arsy yang agung. Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu. Pembelah biji-bijian, Penurun Taurat, Injil, dan Al-Furqan (Al-Qur'an). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap makhluk yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah yang Awal maka tidak ada sesuatu pun sebelum-Mu. Engkaulah yang Akhir maka tidak ada sesuatu pun setelah-Mu. Engkaulah yang Zahir maka tidak ada sesuatu pun di atas-Mu. Engkaulah yang Batin maka tidak ada sesuatu pun di bawah-Mu. Lunasilah utang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran."
Doa-doa tersebut mengajarkan pentingnya berserah diri kepada Allah sekaligus berikhtiar. Ada beberapa pesan penting yang terkandung:
Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Bayar Utang Puasa? Ini Penjelasan Ulama 4 Mazhab
Selain berdoa, umat Islam juga dianjurkan untuk mengelola keuangan secara bijak, bekerja keras, dan menghindari utang yang tidak perlu.
Dengan menggabungkan doa dan usaha, harapannya setiap Muslim dapat terhindar dari gagal bayar serta memperoleh kehidupan yang lebih tenang dan berkah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang