Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia–Qatar Perkuat Kerja Sama Riset dan Beasiswa, Peluang Studi ke Luar Negeri Makin Terbuka

Kompas.com, 12 April 2026, 07:00 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang besar kolaborasi dengan Qatar di bidang riset, mobilitas akademik, dan pengembangan sumber daya manusia unggul.

Kerja sama ini dibahas dalam pertemuan antara Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari, dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas kolaborasi riset lintas negara, termasuk membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di Qatar.

Baca juga: Qatar Akhiri Kebijakan WFH, Situasi Kembali Normal usai Diserang Iran

"Kami melakukan penelitian di berbagai bidang dan membuka peluang kolaborasi riset bersama antara perguruan tinggi di Indonesia dan Qatar. Melalui skema proyek penelitian bersama, para peneliti dari kedua negara dapat berkolaborasi secara langsung. Selain itu, kami juga mendorong peningkatan mobilitas mahasiswa, termasuk kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh studi dan melakukan riset di universitas-universitas di Qatar," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (12/4/2026).

Pihak Qatar pun menyambut baik langkah tersebut. Duta Besar Qatar, Sultan bin Mubarak Al-Dosari, menegaskan kesiapan negaranya untuk mempererat hubungan di sektor pendidikan tinggi.

Pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama dengan sejumlah universitas unggulan di Qatar yang telah menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan kelas dunia. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk mengakses pendidikan bertaraf global.

Selain itu, kedua negara berencana meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Qatar melalui berbagai skema, termasuk program beasiswa. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses talenta muda Indonesia terhadap pendidikan internasional.

Tak hanya itu, kerja sama juga mencakup pengembangan program gelar ganda (double degree) dan gelar bersama (joint degree) untuk jenjang magister dan doktoral. Program ini memungkinkan mahasiswa menempuh studi di dua negara sekaligus dengan pendampingan akademik dari kampus mitra.

Dalam konteks lebih luas, diskusi turut mencakup kolaborasi di bidang sains terapan dan pengembangan teknologi berbasis riset. Fokus ini diarahkan untuk mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri serta pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Qatar Airways Hentikan Penerbangan ke dan dari Doha akibat Penutupan Wilayah Udara Qatar

Kedua pihak juga sepakat mengaktifkan kembali kerja sama yang telah terjalin sebelumnya, sekaligus membuka peluang kemitraan baru dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sejalan dengan kebijakan “Diktisaintek Berdampak”, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat jejaring global, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata dari dunia pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun global.

Pendekatan ini menitikberatkan pada hilirisasi riset, penguatan SDM unggul, serta sinergi antara kampus, sains, dan kebutuhan industri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Masjid Yokohama Jepang Resmi Berdiri, Jusuf Kalla: Simbol Persatuan dan Gotong Royong Umat Dunia
Masjid Yokohama Jepang Resmi Berdiri, Jusuf Kalla: Simbol Persatuan dan Gotong Royong Umat Dunia
Aktual
Misteri “Desert Kites” di Arab Saudi Ungkap Kecerdasan Manusia Purba
Misteri “Desert Kites” di Arab Saudi Ungkap Kecerdasan Manusia Purba
Aktual
Indonesia–Qatar Perkuat Kerja Sama Riset dan Beasiswa, Peluang Studi ke Luar Negeri Makin Terbuka
Indonesia–Qatar Perkuat Kerja Sama Riset dan Beasiswa, Peluang Studi ke Luar Negeri Makin Terbuka
Aktual
Mengapa Madinah Disebut Tanah Haram? Ini Penjelasan Lengkap dengan Sejarahnya
Mengapa Madinah Disebut Tanah Haram? Ini Penjelasan Lengkap dengan Sejarahnya
Aktual
12 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Makkah, dari Ka’bah hingga Padang Arafah
12 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Makkah, dari Ka’bah hingga Padang Arafah
Aktual
Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap: Sendiri, Imam, dan Makmum
Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap: Sendiri, Imam, dan Makmum
Doa dan Niat
Doa Susah Tidur, Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW untuk Atasi Insomnia
Doa Susah Tidur, Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW untuk Atasi Insomnia
Doa dan Niat
Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Haji: Denda Pelanggaran Penyedia Hotel hingga 50.000 Riyal
Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Haji: Denda Pelanggaran Penyedia Hotel hingga 50.000 Riyal
Aktual
Kehidupan di Alam Barzah, Simak Penjelasan Ulama tentang Kondisi Manusia di Alam Kubur
Kehidupan di Alam Barzah, Simak Penjelasan Ulama tentang Kondisi Manusia di Alam Kubur
Aktual
Hukum Menanam Tanaman di Atas Makam: Benarkah Bisa Ringankan Siksa Kubur?
Hukum Menanam Tanaman di Atas Makam: Benarkah Bisa Ringankan Siksa Kubur?
Aktual
Hadits Nabi Tegaskan Bahaya Mendoakan Keburukan, Salah Satu Doa yang Dilarang dalam Islam
Hadits Nabi Tegaskan Bahaya Mendoakan Keburukan, Salah Satu Doa yang Dilarang dalam Islam
Doa dan Niat
Berawal dari Surat Nabi, Ini Kisah Tragis 'Robeknya' Kerajaan Persia
Berawal dari Surat Nabi, Ini Kisah Tragis 'Robeknya' Kerajaan Persia
Aktual
Asrama Haji Donohudan Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Kloter Pertama Masuk 21 April
Asrama Haji Donohudan Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Kloter Pertama Masuk 21 April
Aktual
Raja Persia Robek Surat Nabi, Ini Isi dan Kisah Lengkapnya
Raja Persia Robek Surat Nabi, Ini Isi dan Kisah Lengkapnya
Aktual
Bukan Sekadar Pilihan, Menjauhi Orang Toxic Ternyata Perintah Allah
Bukan Sekadar Pilihan, Menjauhi Orang Toxic Ternyata Perintah Allah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com