Editor
KOMPAS.com - Menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan ruhani yang sangat dinanti oleh setiap Muslim. Perjalanan ini bukan sekadar berpindah raga menuju Tanah Suci, melainkan sebuah bentuk penghambaan, ketundukan, dan kepasrahan total kepada Allah SWT.
Agar perjalanan panjang ini bernilai ibadah sejak awal, jemaah haji dianjurkan untuk senantiasa mengiringi setiap langkahnya dengan doa dan zikir sebagai wujud tawakal.
Berikut adalah rangkaian doa berangkat haji yang dapat diamalkan, mulai dari saat masih di rumah hingga perjalanan dimulai:
Sebelum melangkah keluar, jemaah disunahkan melaksanakan salat dua rakaat. Setelah salam, bacalah doa berikut untuk memohon bimbingan dan bekal takwa:
Bacaan Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانِي بِالْإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى أداء مَنَاسِكِي حَاجًّا بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، اللَّهُمَّ بِكَ انْتَشَرْتُ وَإِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ وَبِكَ اعْتَصَمْتُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ ثِقَتِي، اللَّهُمَّ زَوِّدْنِي التَّقْوَى وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي، وَوَجِّهْنِي لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ
Bacaan Latin:
Alhamdulillâhilladzî hadânî bil islâm wa arsyadanî ilâ adâ-i manâsikî hâjjan bibaithî wa mu’tamiran bimasya’irihî. Allâhumma shalli ‘alan nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihî wa ashhâbihî ajma’în. Allâhumma bika intasyartu wa ilaika tawajjahtu wa bika’ tashamtu. Allâhumma anta tsiqatî wa rajâ-î. Allâhumma zawwidnit taqwâ waghfirlî dzanbî wa wajjihnî lil khairi ainamâ tawajjahtu.
Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan membimbingku untuk menunaikan manasik haji di rumah-Nya dan umrah di tempat-tempat ibadah-Nya. Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Nabi yang ummi beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, dengan-Mu aku melangkah, kepada-Mu aku menghadap, dan kepada-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, Engkaulah kepercayaanku dan harapanku. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku serta hadapkanlah aku kepada kebaikan ke mana pun aku menuju."
Saat benar-benar melangkah keluar rumah untuk memulai perjalanan, jemaah haji dianjurkan membaca doa perlindungan berikut:
Bacaan Arab:
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Bacaan Latin:
Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm.
Artinya:
"Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Ketika sudah duduk dengan tenang di dalam kendaraan atau pesawat yang akan membawa Anda ke Tanah Suci, bacalah doa ini sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah:
Bacaan Arab:
بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Bacaan Latin:
Bismillâhi majrêhâ wa mursâhâ, inna rabbî laghafûrur rahîm.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Hud: 41)
Ketika kendaraan mulai bergerak, jemaah memohon keselamatan selama perjalanan agar dijauhkan dari kelelahan dan pandangan yang menyedihkan:
Bacaan Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى. اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ
Bacaan Latin:
Bismillâhir rahmânir rahîm. Allâhu akbar (3x). Subhânalladzî sakhkhara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîn, wa innâ ilâ rabbinâ lamunqalibûn. Allâhumma innâ nas-aluka fî safarinâ hâdzal birra wat taqwâ, wa minal ‘amali mâ tardhâ. Allâhumma hawwin ‘alainâ safaranâ hâdzâ, wathwi ‘annâ bu’dahû. Allâhumma antash shâhibu fis safari wal khalîfatu fil ahli.
Artinya:
"Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami pasti kembali. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan."
Tujuan utama setiap jemaah adalah meraih predikat Haji Mabrur, yaitu haji yang diterima oleh Allah dan membawa perubahan positif dalam hidup. Berikut doa singkat yang sering dilantunkan:
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا
Bacaan Latin:
Allâhummaj'al hajjan mabrûran wa sa'yan masykûran.
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah hajiku haji yang mabrur dan sa'i yang diterima."
Baca juga: Niat Ihram dan Doa Haji: Arab, Latin, Arti, dan Kemudahan bagi Jemaah
Menyiapkan diri secara fisik dan mental sangatlah penting, namun memperkuat sisi spiritual dengan doa adalah kunci untuk mencapai kekhusyukan selama ibadah.
Semoga setiap jemaah diberikan kemudahan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Amin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang