Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Tata Cara Shalat Gerhana dan Doa yang Dianjurkan

Kompas.com, 8 Juni 2026, 09:28 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Dunia akan kembali menyaksikan salah satu fenomena astronomi paling menakjubkan pada 12 Agustus 2026, yaitu Gerhana Matahari Total.

Peristiwa langka ini diprediksi menjadi perhatian para astronom, wisatawan, dan masyarakat dunia karena menghadirkan momen ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari sehingga siang hari berubah menjadi gelap sesaat.

Meski tidak dapat disaksikan dari Indonesia, Gerhana Matahari Total 2026 tetap menarik perhatian umat Islam karena memiliki makna spiritual yang mendalam.

Dalam Islam, gerhana bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui shalat, doa, zikir, dan istighfar.

Baca juga: MUI Ajak Umat Islam Sholat Gerhana Bulan 3 Maret 2026, Ini Jadwal Puncaknya

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Terlihat di Mana?

Gerhana Matahari Total akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Jalur totalitas gerhana melintasi sejumlah wilayah di belahan bumi utara, mulai dari kawasan Arktik, Greenland, Islandia, hingga bagian utara Spanyol.

Durasi totalitas terlama diperkirakan mencapai sekitar 2 menit 18 detik di kawasan Samudra Atlantik Utara.

Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena ini karena jalur gerhana tidak melintasi wilayah Nusantara.

Meski demikian, fenomena tersebut tetap menjadi pengingat tentang kebesaran Allah SWT yang menciptakan dan mengatur peredaran benda-benda langit dengan sangat teratur.

Makna Gerhana dalam Islam

Dalam hadis sahih, Rasulullah SAW menegaskan bahwa gerhana tidak berkaitan dengan kelahiran atau kematian seseorang.

Dari Abu Mas'ud Al-Anshari RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang." (HR Bukhari dan Muslim).

Karena itu, ketika terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, berdoa, berzikir, bersedekah, dan melaksanakan shalat gerhana.

Niat Shalat Gerhana Matahari

Shalat gerhana matahari atau Salat Kusuf hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan).

Niat shalat gerhana matahari:

أُصَلِّي سُنَّةَ كُسُوفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnata kusuufisy syamsi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

"Saya niat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

Shalat gerhana memiliki tata cara yang berbeda dengan shalat sunnah biasa karena setiap rakaat dilakukan dua kali ruku'.

Rakaat Pertama

1. Niat dan takbiratul ihram.
2. Membaca doa iftitah.
3. Membaca Surah Al-Fatihah.
4. Membaca surah Al-Quran yang panjang.
5. Ruku' pertama dengan durasi panjang.
6. I'tidal.
7. Membaca kembali Al-Fatihah dan surah yang lebih pendek.
8. Ruku' kedua.
9. I'tidal.
10. Sujud pertama.
11. Duduk di antara dua sujud.
12. Sujud kedua.

Rakaat Kedua

1. Berdiri kembali dan membaca Al-Fatihah.
2. Membaca surah yang lebih pendek dari rakaat pertama.
3. Ruku' pertama.
4. I'tidal.
5. Membaca Al-Fatihah dan surah yang lebih pendek lagi.
6. Ruku' kedua.
7. I'tidal.
8. Dua kali sujud.
9. Tasyahud akhir.
10. Salam.

Setelah shalat, disunnahkan mendengarkan khutbah atau tausiyah yang berisi ajakan untuk bertakwa, berzikir, dan memperbanyak amal saleh.

Doa dan Zikir Saat Gerhana

Selain melaksanakan shalat, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam memperbanyak zikir dan doa.

Salah satu bacaan yang dapat diamalkan saat gerhana adalah:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

Artinya:

"Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Bacaan Istighfar

Saat gerhana juga dianjurkan memperbanyak istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaahal 'azhiim wa atuubu ilaih.

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertobat kepada-Nya."

Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya:

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka."

Momentum Merenungkan Kebesaran Allah

Walaupun Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati dari Indonesia, fenomena ini tetap menjadi pengingat bahwa alam semesta berjalan sesuai ketentuan Allah SWT.

Baca juga: Naskah Khutbah Gerhana Bulan: Lengkap dengan Dalil dan Doa

Bagi umat Islam, gerhana bukanlah peristiwa yang menakutkan ataupun pertanda mistis, melainkan kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan merenungkan kebesaran Sang Pencipta.

Karena itu, ketika mendengar kabar terjadinya gerhana di belahan dunia lain sekalipun, umat Islam tetap dapat mengambil hikmah dengan memperbanyak zikir, doa, istighfar, dan amal kebaikan sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Aktual
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Aktual
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Aktual
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Memuliakan Anak dalam Islam
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Memuliakan Anak dalam Islam
Aktual
Danantara Syariah dan Pentingnya Ekonomi Berjamaah
Danantara Syariah dan Pentingnya Ekonomi Berjamaah
Aktual
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Jangan Percaya Bulan Safar Membawa Sial, Gantungkan Takdir Hanya kepada Allah SWT
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Jangan Percaya Bulan Safar Membawa Sial, Gantungkan Takdir Hanya kepada Allah SWT
Aktual
Hukum Membelakangi Mimbar Saat Khutbah Jumat, Apakah Shalat Tetap Sah?
Hukum Membelakangi Mimbar Saat Khutbah Jumat, Apakah Shalat Tetap Sah?
Aktual
Hukum Tajwid Lengkap: Jenis, Pengertian, dan Contoh Bacaan
Hukum Tajwid Lengkap: Jenis, Pengertian, dan Contoh Bacaan
Aktual
Bolehkah Azan dan Iqamah Dilakukan Orang yang Berbeda? Ini Penjelasan Ulama
Bolehkah Azan dan Iqamah Dilakukan Orang yang Berbeda? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Amalan Rutin untuk Lebih Dekat dengan Rasulullah SAW
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Amalan Rutin untuk Lebih Dekat dengan Rasulullah SAW
Aktual
11 PTKIN Berhasil Masuk 100 Universitas Terbaik Versi Webometrics Juli 2026, Cek Peringkat Kampusmu!
11 PTKIN Berhasil Masuk 100 Universitas Terbaik Versi Webometrics Juli 2026, Cek Peringkat Kampusmu!
Aktual
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Bulan Safar, Bulan Sial bagi yang Maksiat, Berkah bagi yang Taat
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Bulan Safar, Bulan Sial bagi yang Maksiat, Berkah bagi yang Taat
Aktual
Mad Thobi'i: Pengertian, Hukum, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Ilmu Tajwid
Mad Thobi'i: Pengertian, Hukum, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Ilmu Tajwid
Aktual
8 Keutamaan Menjadi Muadzin dalam Islam Berdasarkan Hadits Shahih
8 Keutamaan Menjadi Muadzin dalam Islam Berdasarkan Hadits Shahih
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar