Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Astaghfirullah Artinya: Makna, Tulisan Arab, dan Keutamaan

Kompas.com, 19 Juli 2026, 09:02 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Istighfar merupakan salah satu zikir yang paling sering diucapkan oleh umat Islam. Kalimat "Astaghfirullah" tidak hanya menjadi ungkapan ketika seseorang menyadari kesalahan, tetapi juga merupakan doa untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Lalu, astaghfirullah artinya apa? Bagaimana tulisan Arabnya, apa dalilnya dalam Al-Qur'an dan hadits, serta apa saja keutamaannya? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan referensi yang otoritatif.

Astaghfirullah Artinya

Secara bahasa, Astaghfirullah (أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ) berasal dari kata ghafara (غفر) yang berarti menutupi atau mengampuni. Kata astaghfiru berarti "aku memohon ampun", sedangkan Allah merujuk kepada Allah SWT.

Baca juga: Doa untuk Kedua Orang Tua: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Dengan demikian, astaghfirullah artinya adalah "Aku memohon ampun kepada Allah."

Tulisan Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Latin:

Astaghfirullah

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah."

Mengapa Umat Islam Dianjurkan Beristighfar?

Istighfar merupakan bentuk pengakuan seorang hamba atas dosa dan kekhilafannya sekaligus permohonan agar Allah SWT mengampuni kesalahan tersebut.

Dalam Al-Qur'an, Allah berulang kali memerintahkan hamba-Nya untuk memohon ampun, di antaranya:

"Maka aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun.'" (QS. Nuh: 10)

Ayat berikutnya menjelaskan bahwa Allah akan menurunkan hujan, menambah harta dan anak, serta memberikan kebun dan sungai sebagai karunia bagi orang-orang yang beristighfar.

Bacaan Istighfar yang Paling Sering Diamalkan

Selain membaca "Astaghfirullah", umat Islam juga mengenal bacaan istighfar yang lebih panjang.

Baca juga: Bacaan Takbiratul Ihram & Doa Iftitah Lengkap (Arab, Latin)

Astaghfirullahal 'Adzim

Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Latin:

Astaghfirullahal 'Adzim

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

Istighfar Lengkap

Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Latin:

Astaghfirullahal 'adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Keutamaan Membaca Istighfar

Istighfar memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur'an maupun hadits.

1. Mendapat Ampunan Allah

Keutamaan utama istighfar tentu adalah memperoleh ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan selama seorang hamba bertobat dengan sungguh-sungguh.

2. Membuka Jalan Keluar dari Kesulitan

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesusahan, memberikan kelapangan dari setiap kesempitan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."

Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah.

Baca juga: Niat Wudhu & Doa Sesudah Wudhu Lengkap: Arab, Latin & Arti

3. Menenangkan Hati

Memperbanyak istighfar membantu seorang Muslim mengingat Allah, menyesali kesalahan, serta menumbuhkan ketenangan batin dan optimisme dalam menjalani kehidupan. 

4. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW sendiri merupakan teladan dalam memperbanyak istighfar. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa beliau beristighfar kepada Allah hingga seratus kali dalam sehari.

Kapan Waktu Terbaik Membaca Astaghfirullah?

Pada dasarnya, istighfar dapat dibaca kapan saja. Namun, beberapa waktu yang dianjurkan antara lain:

  • Setelah salat fardu.
  • Saat selesai melakukan kesalahan atau dosa.
  • Ketika hati gelisah dan membutuhkan ketenangan.
  • Pada waktu sahur menjelang Subuh.
  • Dalam zikir pagi dan petang.

Semakin sering seorang Muslim beristighfar, semakin besar peluang memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT.

Astaghfirullah Bukan Sekadar Ucapan

Sering kali kalimat "Astaghfirullah" diucapkan sebagai ungkapan spontan ketika melihat sesuatu yang dianggap buruk. Padahal, makna utamanya adalah doa memohon ampun kepada Allah.

Karena itu, para ulama menganjurkan agar kalimat ini tidak hanya menjadi ekspresi lisan, tetapi juga disertai penyesalan atas kesalahan, tekad meninggalkan maksiat, serta keinginan memperbaiki diri.

Baca juga: Doa Khususon Ila Ruhi (Tahlil) untuk Orang Tua & Keluarga

Kesimpulan

Astaghfirullah artinya "Aku memohon ampun kepada Allah." Kalimat sederhana ini mengandung makna yang sangat mendalam sebagai bentuk pengakuan dosa, permohonan ampun, dan harapan akan rahmat Allah SWT.

Dengan membiasakan istighfar setiap hari, seorang Muslim tidak hanya mengikuti sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga berpeluang memperoleh ketenangan hati, kemudahan urusan, dan ampunan dari Allah sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar