Editor
KOMPAS.com - Doa akhir Ramadhan menjadi salah satu amalan penting yang dianjurkan bagi umat Islam menjelang berakhirnya bulan suci.
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya serta memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT.
Selain itu, doa ini juga menjadi momen refleksi atas perjalanan ibadah selama sebulan penuh.
Melalui doa ini, umat Islam diingatkan untuk terus memperbaiki diri setelah Ramadhan usai.
Baca juga: Bacaan Takbiran Idul Fitri Versi Pendek dan Panjang, Lengkap Arab, Latin, serta Artinya
Dilansir dari Tribun Sumsel dan Baznas Kota Sukabumi, berikut adalah bacaan doa akhir Ramadhan.
Doa akhir Ramadhan diriwayatkan dibaca oleh Rasulullah SAW pada penghujung bulan suci. Berikut bacaan doanya:
اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْع لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا
Arab latin: Allahuma laa taj'alhu aakhiril'ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja'altahu faj'alnii marhuuman walaa taj'alnii mahruuman.
Artinya: Ya Allah, janganlah Kau jadikan puasa ini yang terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai yang terakhir, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhkan.
Doa ini disebutkan dalam riwayat hadits dari Jabir bin Abdillah dari Muhammad al-Mustafa.
"Siapa yang membaca doa ini pada hari terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan di antaranya menjumpai Ramadan mendatang atau pengampunan dan rahmat Allah."
Selain doa utama, terdapat doa lain yang dapat diamalkan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Arab latin: Allahummaj’al shiyamii fiihi bisysyukri wal qabuuli ‘alaa maa tardhaahur wayardlaahurrasuulu muhkamatan furuu’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinaa muhammadin wa aalihit al-thaahiriin wal hamdu lillahi rabbil ‘aalamin.
Artinya: ”Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu. Engkau kuatkan cabang-cabangnya dan pokok-pokoknya. Demi kebenaran junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu ya Allah, Tuhan semesta alam.”
اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِيْ إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـيْ رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِيْ مُتَقَبَّلاً
Arab latin: Allahumma sallimni ila ramadhana wa sallim li ramadhana wa tasallamhu minni mutaqabbala.
Artinya: Ya Allah, sampaikanlah aku hingga Ramadhan dan sampaikanlah Ramadhan kepadaku serta terimalah amal-amalku di dalamnya.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَمَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتِلَاوَتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Arab latin: Rabbana taqabbal minna shiyamana wa qiyamana wa ruku'ana wa sujudana wa tilawatana innaka antas sami'ul alim.
Artinya: Wahai Tuhan kami, terimalah puasa kami, salat kami, rukuk kami, sujud kami, dan tilawah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Beberapa ulama memiliki pendapat terhadap bacaan doa yang dibaca pada akhir bulan Ramadhan.
Mazhab Hanafi menyebut doa di akhir Ramadhan sangat dianjurkan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci. Imam Abu Hanifah menilai doa pada waktu tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Mazhab Maliki juga menekankan pentingnya doa sebagai permohonan agar seluruh amal ibadah selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT.
Sementara itu, Imam Syafi’i menjelaskan bahwa doa akhir Ramadhan sebaiknya mencakup permohonan ampunan, rahmat, dan harapan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya.
Mazhab Hambali menganjurkan doa dilakukan dengan penuh ketundukan, terutama setelah shalat malam atau saat sahur terakhir.
Doa akhir Ramadhan memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya sebagai harapan untuk kembali bertemu Ramadhan di tahun berikutnya.
Selain itu, doa ini menjadi sarana memohon rahmat dan ampunan atas segala kekurangan selama beribadah.
Membaca doa juga membantu meningkatkan kesadaran spiritual, sehingga umat Islam dapat mengevaluasi diri dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadhan berakhir.
Doa akhir Ramadhan menjadi amalan penting yang sarat makna spiritual bagi umat Islam.
Selain sebagai bentuk syukur, doa ini juga menjadi sarana introspeksi diri setelah menjalani ibadah puasa.
Dengan mengamalkannya, diharapkan setiap Muslim dapat menjaga kualitas ibadah dan meningkatkan ketakwaan di masa mendatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang