Editor
KOMPAS.com - Bagi masyarakat Indonesia yang hidup di negara kepulauan, perjalanan menggunakan kapal laut atau perahu masih menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Baik untuk menyeberang antarpulau, bekerja sebagai nelayan, maupun berwisata, umat Islam dianjurkan memulai perjalanan dengan berdoa agar memperoleh perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT.
Doa naik kendaraan laut merupakan salah satu doa yang diajarkan dalam Islam. Selain menjadi bentuk ikhtiar batin, doa ini juga mengingatkan bahwa manusia tidak memiliki kuasa atas ombak, angin, maupun cuaca selain atas kehendak Allah SWT.
Baca juga: Doa Keluar Rumah: Bacaan Arab, Latin, Arti, serta Keutamaan Memulai Aktivitas dengan Tawakal
Berikut bacaan doa yang dianjurkan ketika hendak menaiki kapal, perahu, atau transportasi laut lainnya.
Arab:
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Latin:
Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa inna rabbii laghafuurur rahiim.
Artinya:
"Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Doa ini bukanlah doa yang disusun sendiri, melainkan bersumber dari firman Allah dalam Surah Hud ayat 41. Ayat tersebut mengabadikan doa yang diucapkan Nabi Nuh AS saat menaiki bahtera bersama orang-orang yang beriman menghadapi banjir besar.
Firman Allah SWT:
"Dan Nuh berkata, 'Naiklah kamu ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" (QS. Hud: 41)
Karena itu, para ulama menganjurkan ayat ini dibaca ketika menaiki kendaraan laut sebagai bentuk tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah selama perjalanan.
Kalimat "majreehaa wa mursaahaa" memiliki makna bahwa Allah-lah yang mengatur jalannya kapal ketika berlayar hingga akhirnya dapat berlabuh dengan selamat.
Doa ini mengajarkan bahwa secanggih apa pun teknologi pelayaran modern, keselamatan tetap berada dalam kekuasaan Allah SWT. Oleh sebab itu, seorang Muslim dianjurkan memulai perjalanan dengan menyebut nama-Nya sekaligus menyerahkan seluruh urusan kepada-Nya.
Selain itu, penutup doa yang menyebut Allah sebagai Maha Pengampun dan Maha Penyayang mengandung harapan agar perjalanan dipenuhi rahmat, dijauhkan dari musibah, dan memperoleh ampunan atas segala kekhilafan.
Sebelum menaiki kapal atau transportasi lainnya, umat Islam juga dianjurkan membaca doa keluar rumah:
Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya:
"Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang membaca doa tersebut ketika keluar rumah akan mendapatkan petunjuk, kecukupan, dan perlindungan dari Allah SWT.
Doa ini dianjurkan dibaca ketika hendak menaiki kapal atau sesaat setelah berada di atas kapal sebelum perjalanan dimulai. Jika kondisi tidak memungkinkan, doa dapat dibaca saat masih berada di pelabuhan sebelum keberangkatan.
Selain membaca doa, Islam juga mengajarkan agar seorang Muslim tetap melakukan ikhtiar lahiriah, seperti memilih transportasi yang layak, mematuhi aturan keselamatan pelayaran, serta mengenakan perlengkapan keselamatan yang disediakan.
Baca juga: 5 Doa Pembuka Rezeki untuk Memulai Usaha, Amalkan agar Rezeki Lancar dan Bisnis Berkah
Di era transportasi modern, perjalanan laut menjadi jauh lebih mudah dibandingkan masa lalu. Namun, perubahan teknologi tidak mengubah satu hal penting, yakni kebutuhan manusia untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Dengan membiasakan membaca doa naik kendaraan laut, seorang Muslim tidak hanya berharap sampai di tujuan dengan selamat, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap perjalanan berada dalam pengawasan dan kasih sayang Allah. Tawakal yang disertai ikhtiar menjadi bekal terbaik sebelum mengarungi perjalanan, baik menyeberangi sungai, laut, maupun samudra.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang