Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Puisi Religi tentang Isra Miraj yang Menyentuh Jiwa

Kompas.com, 15 Januari 2026, 15:30 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Peristiwa Isra Miraj bukan sekadar perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha.

Ia adalah perjalanan ruhani yang mengajarkan makna keimanan, ketundukan, dan cinta seorang hamba kepada Tuhannya.

Makna inilah yang kerap dihadirkan dalam puisi-puisi religius, karena bahasa puisi mampu menyentuh sisi terdalam jiwa manusia.

Baca juga: Peringatan Isra Mikraj, Menag: Jika Ada Masalah Rumah Tangga, Jangan Langsung ke Pengadilan

Berikut lima contoh puisi tentang Isra Miraj yang sarat makna dan perenungan.

1. Malam Ketika Langit Bersujud

Pada malam sunyi yang dipeluk semesta,
Bumi menahan napas, langit membuka tabirnya.
Rasul melangkah meninggalkan debu dunia,
Dari Masjidil Haram menuju cahaya Aqsa.

Buraq melesat bukan sekadar tunggangan,
Ia adalah saksi ketaatan dan pengorbanan.
Langit demi langit dibuka penuh hormat,
Para nabi menyambut kekasih Allah dengan selawat.

Di Sidratul Muntaha waktu tak lagi bernama,
Jarak tak lagi bermakna.
Di sanalah shalat diturunkan sebagai cahaya,
Bukan beban, melainkan hadiah cinta-Nya.

Baca juga: 5 Contoh Pidato Isra Miraj Penuh Hikmah dan Pesan Moral Kehidupan

2. Isra Miraj sebagai Perjalanan Iman

Bukan kisah dongeng yang diceritakan malam,
Bukan mimpi yang lahir dari angan kelam.
Isra Miraj adalah bukti kekuasaan Ilahi,
Saat iman diuji oleh logika dan nalar insani.

Ketika lidah ragu dan akal bertanya,
Hati yang yakin justru bersujud penuh percaya.
Seperti Abu Bakar yang membenarkan tanpa syarat,
Iman sejati lahir dari tunduk dan taat.

Isra Miraj mengajarkan makna percaya,
Bahwa keajaiban adalah hak Sang Maha Kuasa.

Baca juga: 10 Puisi Isra Miraj Penuh Makna, Cocok Dibacakan saat Peringatan

3. Oleh-Oleh dari Langit

Rasul kembali sebelum fajar menyingsing,
Membawa amanah yang tak ternilai harganya.
Bukan emas, bukan permata yang berkilau,
Melainkan shalat, tiang hidup manusia.

Lima waktu dititipkan dari langit tertinggi,
Sebagai jembatan antara hamba dan Ilahi.
Saat dahi menyentuh bumi yang fana,
Ruh terangkat mendekati singgasana-Nya.

Isra Miraj mengajarkan satu pesan abadi,
Siapa yang menjaga shalat, senantiasa Allah jaga hidupnya.

4. Malam Sunyi, Doa Nabi

Di tengah duka dan luka yang menganga,
Saat dunia menolak dan batu menyapa darah,
Allah memanggil hamba-Nya tercinta,
Menguatkan jiwa yang hampir lelah.

Isra Miraj adalah pelukan langit,
Untuk Nabi yang diuji tanpa henti.
Mengajarkan bahwa di balik kesedihan terdalam,
Selalu ada pertolongan yang datang diam-diam.

Malam itu bukan sekadar perjalanan,
Melainkan jawaban atas kesabaran.

Baca juga: Pertanyaan tentang Isra Miraj yang Jarang Dibahas dalam Sejarah Islam

5. Mi’rajnya Orang Beriman

Jika Nabi naik menembus tujuh langit,
Maka umatnya naik lewat shalat yang khusyuk.
Jika Nabi bertemu Rabb-Nya di Sidratul Muntaha,
Maka kita bertemu-Nya dalam doa yang jujur.

Isra Miraj bukan hanya sejarah yang dikenang,
Ia adalah panggilan untuk hidup lebih terang.
Setiap sujud adalah mi’raj kecil,
Setiap doa adalah langkah menuju-Nya.

Puisi-puisi tentang Isra Miraj tidak hanya merangkai kata indah, tetapi juga menjadi media dakwah yang lembut dan mendalam.

Melalui puisi, pesan tentang iman, shalat, kesabaran, dan cinta kepada Allah dapat disampaikan dengan cara yang menyentuh hati, terutama bagi generasi muda.

Semoga contoh puisi ini dapat menjadi inspirasi untuk menumbuhkan kecintaan pada peristiwa agung Isra Miraj dan menghidupkan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bawa Pemegang Visa Kunjungan ke Makkah? Denda Rp 440 Juta Menanti
Bawa Pemegang Visa Kunjungan ke Makkah? Denda Rp 440 Juta Menanti
Aktual
1.310 Calon Jemaah Haji Banyuwangi Siap Berangkat, Terbagi 5 Kloter
1.310 Calon Jemaah Haji Banyuwangi Siap Berangkat, Terbagi 5 Kloter
Aktual
Apa Itu Mandi Ihram? Ini Hukum, Niat, dan Tata Caranya Sebelum Haji dan Umrah
Apa Itu Mandi Ihram? Ini Hukum, Niat, dan Tata Caranya Sebelum Haji dan Umrah
Doa dan Niat
Saudi Tingkatkan Persiapan Haji 2026, Kerajaan Minta Seluruh Otoritas Beri Pelayanan Maksimal Kepada Jamaah
Saudi Tingkatkan Persiapan Haji 2026, Kerajaan Minta Seluruh Otoritas Beri Pelayanan Maksimal Kepada Jamaah
Aktual
Kisah Ashanty Dua Kali Gagal Berangkat Haji hingga Sempat Mempertanyakan Diri Sendiri
Kisah Ashanty Dua Kali Gagal Berangkat Haji hingga Sempat Mempertanyakan Diri Sendiri
Aktual
Bandara YIA Resmi Mulai Layani 26 Kloter Haji 2026 dari DIY dan Jawa Tengah
Bandara YIA Resmi Mulai Layani 26 Kloter Haji 2026 dari DIY dan Jawa Tengah
Aktual
Kemenkes: Jamaah Haji 2026 Perlu Menata Mental dan Ekspektasi agar Bisa Beribadah dengan Tenang
Kemenkes: Jamaah Haji 2026 Perlu Menata Mental dan Ekspektasi agar Bisa Beribadah dengan Tenang
Aktual
Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Aktual
Kanwil Kemenhaj Jelaskan Alasan Calhaj yang Hamil 16-24 Minggu Tak Diberangkatkan ke Tanah Suci
Kanwil Kemenhaj Jelaskan Alasan Calhaj yang Hamil 16-24 Minggu Tak Diberangkatkan ke Tanah Suci
Aktual
Menabung 13 Tahun, Pensiunan Guru SD di Tangerang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 69 Tahun
Menabung 13 Tahun, Pensiunan Guru SD di Tangerang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 69 Tahun
Aktual
 Tata Cara Wudhu, Tayamum, dan Shalat di Pesawat untuk Panduan Jemaah Haji
Tata Cara Wudhu, Tayamum, dan Shalat di Pesawat untuk Panduan Jemaah Haji
Aktual
8 Hal yang Dilarang Dilakukan Saat di Masjidil Haram,  Jemaah Haji Wajib Tahu
8 Hal yang Dilarang Dilakukan Saat di Masjidil Haram, Jemaah Haji Wajib Tahu
Aktual
Hari Bumi 22 April 2026: Perintah Menjaga Alam dalam Al-Qur’an
Hari Bumi 22 April 2026: Perintah Menjaga Alam dalam Al-Qur’an
Aktual
3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Lancar
3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Lancar
Aktual
Bolehkah Makan Ikan Sapu-Sapu? Ini Hukum dalam Islam dan Penjelasannya
Bolehkah Makan Ikan Sapu-Sapu? Ini Hukum dalam Islam dan Penjelasannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com