Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Misi “NEO Hunter” Siap Lindungi Bumi dari Asteroid, Ini Kaitannya dengan Tanda Kiamat dalam Al-Qur’an

Kompas.com, 28 Maret 2026, 09:35 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Perusahaan antariksa Blue Origin mengungkap konsep misi baru bernama NEO Hunter yang bertujuan melindungi Bumi dari ancaman asteroid.

Dikutip dari Newsbytesapp, bekerja sama dengan NASA Jet Propulsion Laboratory dan California Institute of Technology, misi ini akan memanfaatkan platform Blue Ring untuk mengirim satelit kecil (CubeSat) guna mempelajari asteroid secara lebih detail.

Satelit tersebut akan menganalisis komposisi dan massa asteroid sebelum dilakukan upaya pengalihan jalur demi mencegah potensi tabrakan dengan Bumi.

Baca juga: Sungai Eufrat Terancam Kering 2040, Benarkah Tanda Kiamat dalam Hadis?

Dua Teknologi untuk Mengalihkan Asteroid

Dalam konsepnya, NEO Hunter akan menguji dua metode utama untuk membelokkan asteroid:

  • Ion Beam Deflection: menggunakan aliran partikel bermuatan untuk mendorong asteroid secara perlahan tanpa menyentuhnya.
  • High-Energy Impact: metode tabrakan langsung menggunakan pesawat luar angkasa besar, bahkan disebut hampir sembilan kali lebih masif dibanding misi DART milik NASA.

Pendekatan kedua ini diperkirakan memiliki kekuatan tumbukan 1,5 kali lebih besar dibandingkan misi DART (Double Asteroid Redirection Test) yang sukses mengubah orbit asteroid pada 2022.

Lanjutan dari Misi DART

Keberhasilan misi DART menjadi fondasi bagi pengembangan NEO Hunter. Pada November 2026, wahana Hera milik Badan Antariksa Eropa dijadwalkan meneliti lokasi dampak di asteroid Dimorphos.

Sementara itu, NASA juga tengah menyiapkan misi NEO Surveyor yang akan diluncurkan pada 2027 untuk mendeteksi lebih banyak asteroid menggunakan teknologi inframerah.

Upaya ini menunjukkan keseriusan dunia dalam menghadapi ancaman benda langit yang berpotensi membahayakan kehidupan di Bumi.

Fenomena Langit dan Tanda Kiamat dalam Al-Qur’an

Dalam perspektif Islam, fenomena langit seperti asteroid atau kehancuran kosmik sering dikaitkan dengan gambaran hari kiamat yang disebutkan dalam Al-Qur’an.

Beberapa ciri-ciri kiamat menurut Al-Qur’an antara lain:

1. Benda Langit Berjatuhan

Al-Qur’an menggambarkan langit yang terbelah dan benda-benda langit yang jatuh:

“Apabila langit terbelah, dan bintang-bintang jatuh berserakan.” (QS. Al-Infithar: 1-2)

Fenomena asteroid atau meteor kerap dipandang sebagai pengingat kecil dari gambaran besar kehancuran kosmik tersebut.

2. Gunung Hancur dan Bumi Berguncang

Al-Qur’an juga menyebutkan kehancuran struktur bumi:

“Dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Waqi’ah: 5)

Tabrakan asteroid besar secara ilmiah memang dapat menyebabkan kehancuran global, termasuk gempa dan perubahan iklim ekstrem.

3. Matahari Digulung dan Alam Semesta Berubah

Dalam ayat lain disebutkan:

“Apabila matahari digulung.” (QS. At-Takwir: 1)

Ini menggambarkan perubahan besar pada tata surya, menunjukkan bahwa alam semesta memiliki akhir.

Antara Sains dan Spiritualitas

Misi seperti NEO Hunter menunjukkan bagaimana manusia berupaya melindungi Bumi melalui teknologi. Namun, dalam pandangan keimanan, fenomena alam semesta juga menjadi pengingat akan keterbatasan manusia dan kebesaran Tuhan.

Baca juga: Tanda Kiamat Datang Beruntun? Ini Peringatan Nabi yang Mengejutkan

Upaya ilmiah untuk mencegah tabrakan asteroid memang penting, tetapi dalam ajaran Islam, kiamat tetap merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti terjadi.

Dengan demikian, kemajuan teknologi dan kesadaran spiritual dapat berjalan beriringan—satu menjaga kehidupan di dunia, yang lain mengingatkan manusia akan kehidupan setelahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Kuliner Khas Idul Adha dari Berbagai Daerah di Indonesia, Tidak hanya Gulai dan Sate
10 Kuliner Khas Idul Adha dari Berbagai Daerah di Indonesia, Tidak hanya Gulai dan Sate
Aktual
Kisah Jemaah Haji Muda Berusia 18 Tahun, Daftar Haji sejak TK
Kisah Jemaah Haji Muda Berusia 18 Tahun, Daftar Haji sejak TK
Aktual
Jamaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp 9,3 Juta per Orang
Jamaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp 9,3 Juta per Orang
Aktual
Jemaah Haji Asal Blora Pilih Hadiri Pemakaman Suami, Kemenag: Istri Tetap Bisa Berangkat Haji
Jemaah Haji Asal Blora Pilih Hadiri Pemakaman Suami, Kemenag: Istri Tetap Bisa Berangkat Haji
Aktual
Jamaah Haji Aceh Kantongi Uang Saku Terbanyak di Tanah Suci, Terima Hingga Rp 12,5 Juta
Jamaah Haji Aceh Kantongi Uang Saku Terbanyak di Tanah Suci, Terima Hingga Rp 12,5 Juta
Aktual
Hukum Puasa Arafah bagi yang Tidak Berhaji, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Hukum Puasa Arafah bagi yang Tidak Berhaji, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Aktual
10.800 Galon Air Zamzam Jamaah Haji Embarkasi Makassar Tiba di Asrama Haji Sudiang
10.800 Galon Air Zamzam Jamaah Haji Embarkasi Makassar Tiba di Asrama Haji Sudiang
Aktual
Wajah Baru Mina 2026: Ada Aula Makan dan Ruang Terbuka di 'Kota Tenda'
Wajah Baru Mina 2026: Ada Aula Makan dan Ruang Terbuka di "Kota Tenda"
Aktual
Inovasi Digital dan Variasi Menu Tingkatkan Layanan Konsumsi Jamaah Haji Indonesia
Inovasi Digital dan Variasi Menu Tingkatkan Layanan Konsumsi Jamaah Haji Indonesia
Aktual
Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur
Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur
Aktual
Dokter Ingatkan Jamaah Haji Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Akibat Cuaca Panas Ekstrem
Dokter Ingatkan Jamaah Haji Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Akibat Cuaca Panas Ekstrem
Aktual
Pengawalan PPIH Arab Saudi dari Dalam Ruang Kendali Pastikan Keamanan Mobilitas Jamaah Haji
Pengawalan PPIH Arab Saudi dari Dalam Ruang Kendali Pastikan Keamanan Mobilitas Jamaah Haji
Aktual
Gus Irfan Lepas Musrif Diny, Perkuat Kualitas Layanan Haji Indonesia 2026
Gus Irfan Lepas Musrif Diny, Perkuat Kualitas Layanan Haji Indonesia 2026
Aktual
Bantu Jemaah Haji 2026, Ratusan Pramuka & Relawan Disiagakan di Madinah
Bantu Jemaah Haji 2026, Ratusan Pramuka & Relawan Disiagakan di Madinah
Aktual
Modus Ijab Qobul Sepihak, Pengasuh Ponpes Jepara Jadi Tersangka
Modus Ijab Qobul Sepihak, Pengasuh Ponpes Jepara Jadi Tersangka
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com