Editor
KOMPAS.com-Kementerian Kesehatan Arab Saudi menetapkan batas waktu vaksinasi bagi jemaah haji paling lambat 10 hari sebelum musim haji dimulai.
Aturan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi menjaga kesehatan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di tengah kepadatan massa yang tinggi.
Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (5/5/2026), Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa imunisasi menjadi garis pertahanan pertama untuk membantu jemaah menjalankan ibadah dengan aman dan dalam kondisi sehat.
Baca juga: Pantau Haji 2026 dari Rumah, Kemenhaj Resmi Buka Dashboard Publik
Vaksinasi juga dinilai penting untuk membentuk respons imun yang diperlukan tubuh, sekaligus menurunkan risiko penularan penyakit selama musim haji.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi merekomendasikan sejumlah vaksin bagi jemaah, yakni vaksin meningokokus atau meningitis, Covid-19, dan influenza musiman.
Ketiga vaksin tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membatasi penyebaran infeksi, terutama saat jutaan jemaah berkumpul dalam satu kawasan pada waktu yang sama.
Jemaah dapat memperoleh vaksinasi dengan membuat janji temu melalui aplikasi Sehhaty.
Layanan tersebut tersedia dalam fasilitas klinik imunisasi dewasa, sehingga proses vaksinasi dapat berjalan lebih tertib dan akses jemaah menjadi lebih mudah.
Baca juga: 10 WNI Ditangkap di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Ini Peringatan Kemenhaj
Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menyampaikan bahwa vaksin dapat diberikan secara bersamaan atau terpisah.
Pemberian vaksin akan disesuaikan dengan penilaian tenaga kesehatan atau dokter spesialis.
Kementerian tersebut menegaskan bahwa vaksin yang direkomendasikan memiliki tingkat keamanan tinggi, termasuk bagi ibu hamil.
Seluruh vaksin disebut telah mengikuti standar keamanan yang disetujui otoritas kesehatan.
Rekomendasi vaksinasi ini menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi risiko kesehatan selama musim haji.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan jemaah menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, dan terlindungi dari risiko penyakit menular.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang