Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Al Umanaa Siapkan Asatidz dan Santri Hadapi Tantangan Dakwah Digital

Kompas.com, 19 Desember 2025, 09:23 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengadakan pelatihan manajemen media sosial untuk asatidz, tenaga kependidikan, dan santri pada Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta memperkuat peran pesantren dalam menyampaikan dakwah melalui media sosial.

Baca juga: Kemenag–Kemenkop Sepakat Bentuk Koperasi Pesantren dan Masjid

Pelatihan yang bertajuk Create, Influence, Impact tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Al Umanaa dan dihadiri sekitar 60 peserta.

Mereka terdiri dari tim media internal pesantren, tim pemasaran unit pendidikan Fish n Kids (FnK), serta perwakilan santri.

Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Al Umanaa.

Ketua Umum Yayasan Al Umanaa, Ustadz Mahdi Karim, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengisi ruang digital dengan pesan-pesan kebaikan. “Kita tidak boleh kalah dari hal buruk. Media sosial harus menjadi ruang dakwah penuh kebaikan,” tegas Mahdi.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen Al Umanaa dalam mencetak generasi Qurani yang kompeten, adaptif, serta memiliki literasi digital yang kuat dan berkarakter pembelajar sepanjang hayat.

Sebagai pemateri utama, praktisi media sosial sekaligus Co-Founder KEI Learning, Alvino Pranata, memaparkan materi mengenai ekosistem media sosial, strategi komunikasi digital, perencanaan konten, hingga evaluasi kinerja konten.

Ia menjelaskan pentingnya mengenali tujuan komunikasi, memahami audiens, serta menyusun konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga bertanggung jawab. “Konten yang baik tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga jelas tujuannya dan memberi dampak,” ujar Alvino.

Baca juga: Majelis Masyayikh Rampung Evaluasi 92 Pesantren, Bagaimana Hasilnya?

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus membangun kesadaran etis dalam bermedia.

Para santri yang terlibat diperkenalkan pada cara kerja industri kreatif digital agar mampu menjadi pengguna media yang kritis dan produktif.

Salah satu peserta, Febrianty Putri, menilai pelatihan ini memberikan pemahaman praktis tentang pengelolaan media sosial secara profesional.

Sementara itu, peserta lainnya, Inas Nabila, mengaku memperoleh kepercayaan diri dalam merancang konten setelah memahami alur kerja dan tujuan komunikasi digital.

Kegiatan pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi Al Umanaa dengan Gramedia, Ngaji Literasi, Kompas.com, dan Fish n Kids (FnK).

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat peran literasi dan media dalam mendukung pendidikan berbasis nilai keagamaan.

Melalui kegiatan ini, Al Umanaa berharap kapasitas digital sivitas pesantren dapat terus berkembang, sehingga dakwah dan syiar Islam dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya melalui platform digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih, Mengapa Memaafkan Jadi Kunci
Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih, Mengapa Memaafkan Jadi Kunci
Doa dan Niat
Sahur di Dunia, Berbuka di Surga: Teladan Sa’id bin al-Harits
Sahur di Dunia, Berbuka di Surga: Teladan Sa’id bin al-Harits
Doa dan Niat
Adab Islami yang Kian Terlupakan, Padahal Penentu Kualitas Iman
Adab Islami yang Kian Terlupakan, Padahal Penentu Kualitas Iman
Aktual
Ramadhan di Madinah Lebih Nyaman, Bus Shuttle Layani Jamaah
Ramadhan di Madinah Lebih Nyaman, Bus Shuttle Layani Jamaah
Aktual
Ramadhan 1447 H Bertepatan Musim Dingin, Puasa di Arab Saudi Diprediksi Lebih Singkat
Ramadhan 1447 H Bertepatan Musim Dingin, Puasa di Arab Saudi Diprediksi Lebih Singkat
Aktual
Saudi Terbitkan Visa Haji 2026 Lebih Awal, Ini Dampaknya bagi Jamaah
Saudi Terbitkan Visa Haji 2026 Lebih Awal, Ini Dampaknya bagi Jamaah
Aktual
Rahasia Doa Mustajab di Hari Jumat, Ternyata Setelah Ashar
Rahasia Doa Mustajab di Hari Jumat, Ternyata Setelah Ashar
Aktual
Ramadhan 2026 di Arab Saudi Lebih Ringan, Puasa Cuma 12–13 Jam
Ramadhan 2026 di Arab Saudi Lebih Ringan, Puasa Cuma 12–13 Jam
Aktual
Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Aktual
Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya
Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya
Aktual
5 Contoh Khutbah Jumat Jelang Ramadhan, Pintu Awal Perubahan Spiritual
5 Contoh Khutbah Jumat Jelang Ramadhan, Pintu Awal Perubahan Spiritual
Aktual
Al-Battani, Ilmuwan Muslim yang Menentukan Jumlah Hari dalam Setahun
Al-Battani, Ilmuwan Muslim yang Menentukan Jumlah Hari dalam Setahun
Aktual
Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan 1447 H di 96 Lokasi, Ini Daftar Lengkap Titik Rukyat
Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan 1447 H di 96 Lokasi, Ini Daftar Lengkap Titik Rukyat
Aktual
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Pakar BRIN
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Pakar BRIN
Aktual
5 Keistimewaan Hari Jumat dalam Islam, Ini Hadits yang Menjelaskan Kemuliaannya
5 Keistimewaan Hari Jumat dalam Islam, Ini Hadits yang Menjelaskan Kemuliaannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com