Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Isra Mi’raj 2026: 27 Rajab 1447 H Jatuh 16 Januari, Ini Makna dan Hikmahnya

Kompas.com, 12 Januari 2026, 11:06 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com — Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam.

Peristiwa ini dikenal sebagai perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, yang menjadi titik penting bagi umat Islam karena berkaitan erat dengan turunnya perintah shalat lima waktu.

Lantas, apa itu Isra Mi’raj, bagaimana penjelasannya dalam Al-Qur’an, seperti apa ringkasan kisahnya, dan apa hikmah yang bisa dipetik umat Islam?

Baca juga: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah Peristiwa dan Makna Pensyariatan Sholat

Berikut ulasan lengkapnya, dilansir dari laman Baznas.

Apa itu Isra Mi’raj?

Secara sederhana, Isra Mi’raj terdiri dari dua peristiwa yang saling berkaitan:

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW pada malam hari dari Masjidil Haram (Mekkah) menuju Masjidil Aqsa (Yerusalem).

Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW naik ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha, untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT.

Karena itu, Isra Mi’raj tidak hanya dipahami sebagai perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna tentang keimanan, ketakwaan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Pengertian Isra dan Mi’raj

Dalam kajian keislaman, istilah Isra dan Mi’raj umumnya dimaknai sebagai berikut:

Isra (secara bahasa) berkaitan dengan perjalanan di malam hari.

Mi’raj bermakna “naik” atau “pendakian”, merujuk pada perjalanan Rasulullah SAW menuju langit.

Dua istilah ini kemudian menjadi satu rangkaian cerita besar yang dikenal umat Islam sebagai peristiwa Isra Mi’raj.

Baca juga: Isra Miraj Menjadi Ujian Terbesar Bagi Keimanan Umat Islam

Dalil Isra Mi’raj dalam Alquran

Dasar utama peristiwa Isra disebutkan dalam Surah Al-Isra ayat 1, yang menjelaskan bahwa Allah SWT memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SAW) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, untuk diperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya.

Ayat ini menjadi landasan kuat bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar kisah, melainkan peristiwa penting dalam ajaran Islam.

Kisah Singkat Isra Mi’raj

Dalam ringkasan yang umum dikenal, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra Mi’raj dalam satu malam. Dalam sejumlah penjelasan ulama, perjalanan ini disebut terjadi dengan bimbingan Malaikat Jibril.

Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa

Bagian Isra menceritakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa. Dalam banyak kisah yang berkembang di tengah umat, Rasulullah SAW disebut melakukan perjalanan ini dengan kendaraan bernama Buraq.

Sebagian ulama menjelaskan peristiwa ini terjadi dalam keadaan Rasulullah SAW terjaga (bukan mimpi). Namun, ada pula pembahasan dalam khazanah keilmuan Islam tentang bagaimana memahami bentuk peristiwa ini. Perbedaan penekanan tersebut menunjukkan pentingnya merujuk pada penjelasan ulama dan sumber-sumber yang kredibel.

Singgah di beberapa tempat (berdasarkan sebagian riwayat)

Dalam sebagian penuturan, Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril disebut singgah di beberapa lokasi dan melaksanakan shalat dua rakaat, di antaranya:

  • Madinah, yang dijelaskan sebagai tempat hijrah Nabi Muhammad SAW kelak.
  • Madyan, yang dikenal dalam kisah Nabi Musa AS.
  • Thuur Sina (Bukit Sinai), tempat Nabi Musa AS menerima munajat.
  • Baitul Lahm (Bethlehem), yang dikenal sebagai tempat kelahiran Nabi Isa AS.
  • Masjidil Aqsa, sebagai tujuan akhir perjalanan Isra.

Penting dicatat, detail “singgah di beberapa tempat” ini sering muncul dalam uraian ceramah dan kitab-kitab tertentu. Karena jalur riwayatnya dapat beragam, penyajiannya sebaiknya tetap disertai kehati-hatian: fokus pada inti peristiwa yang disepakati, sambil menyebutkan bahwa rincian tersebut berasal dari sebagian riwayat/penjelasan ulama.

Baca juga: Benarkah Isra Miraj Terjadi Tanggal 27 Rajab? Berikut Pendapat Para Ulama

Makna Pilihan Susu dalam Perjalanan Isra Mi’raj

Dalam kisah Isra Mi’raj yang populer, Rasulullah SAW disebut dihadapkan pada pilihan antara minuman yang melambangkan kebaikan dan keburukan. Nabi Muhammad SAW memilih susu, yang kerap dimaknai sebagai simbol fitrah, kesucian, dan jalan kebenaran.

Pesan yang sering ditarik dari bagian ini adalah bahwa Islam membimbing umatnya untuk memilih jalan yang lurus, bersih, dan diridhai Allah SWT.

Perjalanan Mi’raj: Naik ke Langit hingga Sidratul Muntaha

Setelah sampai di Masjidil Aqsa dan dalam beberapa riwayat disebut melaksanakan sholat bersama para nabi, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan Mi’raj bersama Malaikat Jibril menuju Sidratul Muntaha.

Dalam kisah yang banyak dikenal umat, Rasulullah SAW melewati tujuh lapis langit dan bertemu dengan para nabi terdahulu, antara lain:

Langit pertama: Nabi Adam AS

Langit kedua: Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS

Langit ketiga: Nabi Yusuf AS

Langit keempat: Nabi Idris AS

Langit kelima: Nabi Harun AS

Langit keenam: Nabi Musa AS

Langit ketujuh: Nabi Ibrahim AS

Dalam rangkaian Mi’raj, juga dikenal istilah Baitul Makmur, yang disebut sebagai tempat ibadah para malaikat.

Sekali lagi, detail pertemuan-pertemuan ini umumnya dirujuk dari hadis dan penjelasan ulama. Karena itu, umat Islam dianjurkan membaca kisah Isra Mi’raj dari sumber yang tepercaya agar pemahamannya utuh.

Perintah Shalat Lima Waktu: Hikmah Terbesar Isra Mi’raj

Salah satu inti Isra Mi’raj yang paling utama bagi umat Islam adalah ditetapkannya sholat lima waktu dalam sehari semalam.

Sholat dalam Islam bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah yang menjadi:

Pengikat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, dilakukan secara konsisten di tengah kesibukan.

Pengingat arah hidup, agar manusia tetap berada di jalan kebaikan.

Sumber ketenangan, karena di dalam shalat ada doa, dzikir, dan penghambaan yang menenteramkan hati.

Latihan disiplin dan kejujuran, sebab shalat menuntut ketepatan waktu dan niat yang tulus.

Di sinilah Isra Mi’raj sering dipahami bukan hanya sebagai peristiwa sejarah, melainkan momentum penguatan iman dan pengingat bahwa ibadah adalah fondasi kehidupan seorang muslim.

Hikmah Isra Mi’raj bagi Kehidupan Sehari-hari

Selain penetapan sholat lima waktu, Isra Mi’raj juga membawa banyak pelajaran, di antaranya:

1. Menguatkan keyakinan dan ketakwaan

Isra Mi’raj mengajarkan bahwa keimanan tidak hanya dibangun oleh hal-hal yang terlihat, tetapi juga oleh keyakinan kepada kebesaran Allah SWT.

2. Menjaga shalat sebagai prioritas

Karena shalat menjadi “oleh-oleh” paling utama dari Isra Mi’raj, maka ibadah ini seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar pelengkap.

3. Mengajak umat memilih kebaikan

Kisah pilihan susu yang melambangkan kesucian mengandung pesan moral: umat Islam didorong untuk memilih jalan yang baik, lurus, dan bermanfaat.

4. Menumbuhkan semangat memperbaiki diri

Peringatan Isra Mi’raj sering menjadi momen evaluasi: sudah sejauh mana shalat kita menjaga akhlak, menahan diri dari keburukan, dan membuat hidup lebih tertata.

Kapan Isra Mi’raj Diperingati?

Di kalender Hijriah, Isra Mi’raj diperingati setiap 27 Rajab.

Karena kalender Hijriah mengikuti peredaran bulan, tanggal peringatan Isra Mi’raj dalam kalender Masehi berubah setiap tahun.

27 Rajab tahun ini (2026) bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026 (27 Rajab 1447 H).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com