JAKARTA, KOMPAS.com- Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyatakan, Kementerian Haji dan Umrah menambah jumlah petugas haji perempuan pada penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447H.
Penambahan petugas haji perempuan sejalan dengan tagline "Haji Ramah Perempuan dan Lansia" yang diusung oleh Kemenhaj.
"Kita wujudkan pertama, penambahan jumlah petugas haji perempuan dan dalam diklat kita juga kita sampaikan materi tentang ramah perempuan," ungkap Irfan Yusuf usai memimpin apel pagi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (14/1/2026).
Baca juga: Menhaj Kenang Pengalaman Bersihkan Toilet Saat Haji, Pesan Rendah Hati bagi Petugas
Menhaj menuturkan, jumlah petugas haji perempuan tahun ini ditingkatkan hingga mencapai 30 persen lebih dari jumlah total petugas haji 2026.
"Jumlahnya sekitar 531 orang dari sekitar 1.500 orang. Artinya ada lebih dari 30 persen. Sedangkan tahun kemarin sekitar 20 persen," katanya.
Menurut Menhaj, jamaah haji Indonesia setiap tahun didominasi perempuan, sehingga pemerintah akan menghadirkan lebih banyak petugas perempuan serta core layanan khusus untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah perempuan.
Selain itu, kinerja PPIH akan dipantau dengan dukungan teknologi melalui sistem seperti Kawal Haji, sehingga pelayanan dapat diawasi secara transparan dan responsif.
Baca juga: Menhaj Tegaskan Petugas Haji 2026 Tak Boleh Layani Pejabat, Fokus Jamaah
Diharapkan, penyelenggaraan haji ke depan menghadirkan aura berbeda sebagai tanda keberkahan dan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh jemaah Indonesia.
Sebelumnya, Menhaj menyebut tahun 2026 disebut sebagai fase penting karena adanya perubahan regulasi serta karakteristik jamaah yang semakin beragam. Oleh karena itu, petugas haji dituntut lebih adaptif, profesional, dan fokus pada solusi.
“Petugas adalah pelayan tamu-tamu Allah. Orientasi kita adalah layanan,” kata Irfan Yusuf, dalam pembukaan Diklat PPIH, Minggu (11/1/2026).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang