Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyambut Ramadhan 2026, Strategi Agar Ibadah Maksimal dan Tubuh Fit

Kompas.com, 24 Januari 2026, 17:45 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kurang dari satu bulan lagi umat Islam akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Kementerian Agama, awal puasa diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026.

Momentum ini menjadi pengingat penting bagi umat Muslim untuk mempersiapkan diri, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ia adalah bulan pembinaan diri yang sarat nilai ibadah, penguatan iman, serta pengendalian hawa nafsu.

Oleh karena itu, persiapan yang matang akan sangat menentukan kualitas puasa dan ibadah sepanjang bulan penuh berkah ini.

Baca juga: Jelang Puasa Ramadhan, Ini Tradisi Ruwahan yang Masih Lestari

Ramadhan sebagai Bulan Pendidikan Spiritual

Allah SWT menegaskan kemuliaan Ramadhan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

Syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur'ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân...

Artinya: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang benar dan yang batil...” (QS Al-Baqarah: 185).

Ayat ini menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum transformasi spiritual. Menurut Quraish Shihab dalam buku Wawasan Al-Qur’an, puasa Ramadhan berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter takwa, yaitu kesadaran penuh akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Karena itu, menyambut Ramadhan tidak cukup hanya dengan menyiapkan jadwal puasa, tetapi juga menyusun strategi agar tubuh tetap bugar dan ibadah berjalan optimal.

Baca juga: Ramadhan 2026 Bertepatan Musim Hujan, Begini Cara Tetap Khusyuk Puasa

Menata Pola Sahur sebagai Pondasi Energi Seharian

Sahur menjadi titik awal keberhasilan puasa. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya sahur meski hanya dengan seteguk air. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa sahur mengandung keberkahan.

Menurut buku Fikih Kontemporer karya Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, sahur bukan sekadar makan, melainkan bentuk ketaatan yang membantu tubuh bertahan menjalani ibadah puasa.

Secara kesehatan, pakar gizi menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum, disertai protein dan serat.

Pola minum juga perlu diperhatikan dengan metode 2-4-2: dua gelas saat sahur, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat berbuka agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Baca juga: Sampai Kapan Puasa Qadha Ramadan? Ini Batas Akhir Resminya

Mengatur Ritme Aktivitas agar Tetap Produktif

Puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas. Justru Ramadhan menjadi momentum melatih disiplin dan manajemen waktu.

Islam sendiri mengajarkan keseimbangan antara ibadah, pekerjaan, dan istirahat. Mengatur jadwal aktivitas dengan prioritas utama seperti pekerjaan penting dan ibadah wajib perlu dilakukan sejak awal Ramadhan.

Tidur malam yang cukup sangat dianjurkan agar tubuh tidak lemas di siang hari. Meski tidur siang diperbolehkan, durasinya sebaiknya singkat agar tidak mengganggu ritme biologis.

Hindari Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

Tidur setelah sahur menjadi kebiasaan yang sering dilakukan, padahal hal ini dapat berdampak kurang baik bagi metabolisme tubuh.

Dalam perspektif kesehatan, tidur setelah makan dapat memicu gangguan pencernaan dan membuat tubuh terasa lesu.

Dari sisi spiritual, waktu setelah sahur merupakan momen mustajab untuk berdoa dan berzikir. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

Wa bil-ash-hâri hum yastaghfirûn

Artinya: “Dan pada waktu sahur mereka memohon ampunan kepada Allah.” (QS Adz-Dzariyat: 18).

Karena itu, mengisi waktu setelah sahur dengan shalat Subuh berjamaah, tilawah, atau dzikir menjadi kebiasaan yang lebih produktif dan bernilai ibadah.

Baca juga: Ramadhan Tinggal Hitungan Hari, Sudahkah Kita Muhasabah Diri?

Tetap Berolahraga, Tapi dengan Porsi Tepat

Puasa tidak berarti menghentikan aktivitas fisik. Olahraga ringan seperti jalan santai, stretching atau yoga tetap dianjurkan.

Menurut buku Fatwa-fatwa Kontemporer karya Dr. H. Yusuf Al-Qaradawi, aktivitas fisik ringan saat puasa justru membantu menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Waktu terbaik berolahraga adalah menjelang berbuka atau setelah tarawih. Intensitasnya pun perlu disesuaikan agar tidak menyebabkan kelelahan berlebihan.

Menyiapkan Mental dan Niat Ibadah

Persiapan Ramadhan juga mencakup kesiapan mental dan niat. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan bahwa kualitas puasa sangat dipengaruhi oleh kesadaran niat dan kebersihan hati.

Menjelang Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak taubat, saling memaafkan, dan membersihkan hati dari iri, dengki, serta permusuhan.

Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana penyucian diri.

Baca juga: Tazkiyatun Nafs: Menyucikan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Menyambut Ramadhan dengan Perencanaan Ibadah

Agar Ramadhan berjalan maksimal, perencanaan ibadah menjadi langkah penting. Mulai dari target khatam Al-Qur’an, jadwal shalat malam, hingga alokasi waktu untuk sedekah dan kegiatan sosial.

Menurut buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim "Sehari-hari" karya KH Muhammad Habibillah, perencanaan ibadah membantu seseorang tetap konsisten dan tidak kehilangan semangat di pertengahan bulan puasa.

Dengan persiapan fisik, mental, dan spiritual yang matang, Ramadhan tidak hanya dijalani sebagai kewajiban, tetapi menjadi perjalanan spiritual yang penuh makna.

Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
7 Surat Penenang Hati dalam Al-Quran untuk Dibaca saat Cemas dan Gelisah Menghadapi Cobaan Hidup
7 Surat Penenang Hati dalam Al-Quran untuk Dibaca saat Cemas dan Gelisah Menghadapi Cobaan Hidup
Doa dan Niat
Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Satukan Misi Jelang Muktamar NU, Apa Itu?
Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Satukan Misi Jelang Muktamar NU, Apa Itu?
Aktual
Arti Barakallah, Penggunaan yang Benar & Cara Menjawabnya
Arti Barakallah, Penggunaan yang Benar & Cara Menjawabnya
Doa Harian
Bacaan Tawasul Lengkap & Silsilah Doa Tahlil (Arab/Latin)
Bacaan Tawasul Lengkap & Silsilah Doa Tahlil (Arab/Latin)
Doa Harian
5 Surat Terpendek dalam Al-Quran yang Mudah Dihafal dan Sering Dibaca Saat Shalat
5 Surat Terpendek dalam Al-Quran yang Mudah Dihafal dan Sering Dibaca Saat Shalat
Doa dan Niat
114 Nama Surah dalam Al-Qur'an Lengkap dengan Urutan, Arti, dan Jumlah Ayat
114 Nama Surah dalam Al-Qur'an Lengkap dengan Urutan, Arti, dan Jumlah Ayat
Aktual
Surat Ali Imran Ayat 190-191: Arab, Latin, Arti & Tafsir
Surat Ali Imran Ayat 190-191: Arab, Latin, Arti & Tafsir
Doa Harian
Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah Penarik Rezeki (Arab/Latin)
Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah Penarik Rezeki (Arab/Latin)
Doa Harian
Bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir, Tahlil Lengkap Tulisan Arab
Bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir, Tahlil Lengkap Tulisan Arab
Doa Harian
Ayat Seribu Dinar: Bacaan Lengkap, Sejarah Penamaan, serta Keutamaan Doa Penarik Rezeki
Ayat Seribu Dinar: Bacaan Lengkap, Sejarah Penamaan, serta Keutamaan Doa Penarik Rezeki
Doa dan Niat
Idgham Bighunnah: Pengertian, Huruf, Cara Baca & Contohnya
Idgham Bighunnah: Pengertian, Huruf, Cara Baca & Contohnya
Doa Harian
Arti Fi Amanillah, Cara Menjawab, dan Waktu Penggunaannya
Arti Fi Amanillah, Cara Menjawab, dan Waktu Penggunaannya
Doa Harian
Rekomendasi Baju Koko Pria Lengan Pendek, Nyaman Dipakai Seharian dan Tetap Stylish
Rekomendasi Baju Koko Pria Lengan Pendek, Nyaman Dipakai Seharian dan Tetap Stylish
Aktual
8 Keutamaan Membaca Surat Al-Maidah, Perkuat Iman hingga Jadi Pedoman Hidup
8 Keutamaan Membaca Surat Al-Maidah, Perkuat Iman hingga Jadi Pedoman Hidup
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar