JAKARTA, KOMPAS.com- Petugas haji 2026 menggelar gladi posko Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (28/1/2026).
Petugas memeragakan beberapa adegan terkait risiko yang mungkin dihadapi oleh jemaah haji Indonesia pada saat menghadapi dinamika puncak haji di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 H.
Pantauan Kompas.com, petugas haji dibagi menjadi talent yang memeragakan jemaah serta para petugas yang menangani persoalan.
Baca juga: 170.000 Jamaah Haji Indonesia Masuk Kategori Risiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Petugas
Mulanya petugas dihadapkan pada jemaah yang salah posisi maktab setibanya mereka di Arafah.
Dengan sigap para petugas haji menenangkan jemaah serta mengantarkan mereka menuju ke lokasi yang benar.
Diperagakan pula adegan kelelahan yang sangat mungkin terjadi ketika wukuf di Arafah. Para jemaah ini akan ditangani oleh para petugas haji dari tenaga kesehatan.
Selanjutnya diperagakan pula kondisi jemaah yang belum mendapatkan konsumsi serta kasus jemaah meninggal dunia.
Petugas juga mempraktikan langkah membimbing jemaah haji demensia yang tidak mengetahui lokasi tenda.
Baca juga: Wamenhaj Ingatkan Petugas Haji Jaga Stamina, Mayoritas Ibadah Haji Bersifat Fisik
Kasatops Armuzna 2026 Letkol Surnadi mengungkapkan, gladi posko digelar untuk mematangkan kesiapan para petugas haji di Tanah Suci.
"Apalagi Armuzna ini sangat krusial. Kita ingin para petugas memiliki gambaran dan benar-benar siap menghadapi segala risiko yang mungkin saja bisa terjadi," katanya.
Petugas haji diminta untuk memberikan pelayanan dengan hati.
Adapun jemaah haji Indonesia akan bergeser menuju Arafah pada 8 Dzulhijah. Wukuf di Arafah yang merupakan puncak haji akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijah. Petugas haji daerah kerja (daker) bandara akan bertugas melayani para jemaah di Arafah.
Pelayanan di Muzdalifah dilakukan oleh petugas daker Makkah dan pelayanan Mina bakal dilakukan oleh petugas daker Madinah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang