Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gladi Posko Armuzna, Petugas Haji Tangani Jamaah Salah Maktab dan Kelelahan di Arafah

Kompas.com, 28 Januari 2026, 12:23 WIB
Pythag Kurniati,
Khairina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Petugas haji 2026 menggelar gladi posko Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (28/1/2026).

Petugas memeragakan beberapa adegan terkait risiko yang mungkin dihadapi oleh jemaah haji Indonesia pada saat menghadapi dinamika puncak haji di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 H.

Pantauan Kompas.com, petugas haji dibagi menjadi talent yang memeragakan jemaah serta para petugas yang menangani persoalan.

Baca juga: 170.000 Jamaah Haji Indonesia Masuk Kategori Risiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Petugas

Mulanya petugas dihadapkan pada jemaah yang salah posisi maktab setibanya mereka di Arafah.

Dengan sigap para petugas haji menenangkan jemaah serta mengantarkan mereka menuju ke lokasi yang benar.

Diperagakan pula adegan kelelahan yang sangat mungkin terjadi ketika wukuf di Arafah. Para jemaah ini akan ditangani oleh para petugas haji dari tenaga kesehatan.

Selanjutnya diperagakan pula kondisi jemaah yang belum mendapatkan konsumsi serta kasus jemaah meninggal dunia.

Petugas juga mempraktikan langkah membimbing jemaah haji demensia yang tidak mengetahui lokasi tenda.

Baca juga: Wamenhaj Ingatkan Petugas Haji Jaga Stamina, Mayoritas Ibadah Haji Bersifat Fisik

Kasatops Armuzna 2026 Letkol Surnadi mengungkapkan, gladi posko digelar untuk mematangkan kesiapan para petugas haji di Tanah Suci.

"Apalagi Armuzna ini sangat krusial. Kita ingin para petugas memiliki gambaran dan benar-benar siap menghadapi segala risiko yang mungkin saja bisa terjadi," katanya.

Petugas haji diminta untuk memberikan pelayanan dengan hati.

Adapun jemaah haji Indonesia akan bergeser menuju Arafah pada 8 Dzulhijah. Wukuf di Arafah yang merupakan puncak haji akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijah. Petugas haji daerah kerja (daker) bandara akan bertugas melayani para jemaah di Arafah.

Pelayanan di Muzdalifah dilakukan oleh petugas daker Makkah dan pelayanan Mina bakal dilakukan oleh petugas daker Madinah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com