Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cek Jadwal Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah Jawa Timur

Kompas.com, 29 Januari 2026, 12:37 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Orangtua dan siswa di Jawa Timur mulai mencari tahu pola libur awal puasa 2026 anak sekolah seiring mendekatnya Ramadhan 1447 H.

Kepastian ini bisa dibaca dari Kalender Pendidikan Satuan Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun Ajaran 2025/2026, khususnya aturan pembelajaran selama bulan Ramadhan.

Dalam dokumen tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Timur mengatur secara khusus pola kegiatan sekolah pada masa awal puasa melalui BAB VIII tentang Pembelajaran pada Bulan Ramadan.

Empat Hari Khusus di Awal Ramadhan

Pada Pasal 12 ayat (1) disebutkan bahwa:

"Kegiatan permulaan puasa ditetapkan 2 (dua) hari sebelum tanggal 1 Ramadan dan 2 (dua) hari awal bulan Ramadan 1447 H."

Baca juga: Jadwal Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah di Jabar dan DKI Jakarta

Artinya, siswa di Jawa Timur akan mendapatkan empat hari masa khusus di awal puasa, yang terdiri dari:

  • 2 hari sebelum 1 Ramadhan
  • 2 hari pertama Ramadhan

Namun, empat hari ini bukan sepenuhnya libur total, melainkan diisi dengan pola pembelajaran berbeda dari hari biasa.

Belajar Mandiri di Rumah dan Lingkungan

Masih dalam Pasal 12 ayat (2), dijelaskan bahwa kegiatan pada masa ini:

"Diisi kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari satuan pendidikan."

Dengan kata lain, siswa tidak masuk sekolah, tetapi tetap mendapatkan penugasan belajar mandiri dari guru yang bisa dilakukan di rumah, masjid, atau lingkungan sekitar.

Pola ini memberi ruang adaptasi bagi siswa untuk menyesuaikan diri dengan ibadah puasa tanpa kehilangan proses pembelajaran.

Sekolah Bisa Atur Hari Efektif Fakultatif

Dalam ayat (3) dan (4), sekolah juga diberi kewenangan untuk menetapkan hari efektif fakultatif selama Ramadhan, dengan persetujuan Komite Sekolah dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan.

Jika ditetapkan sebagai hari efektif, maka:

  • Pembelajaran tetap di sekolah
  • Durasi jam pelajaran disesuaikan dengan kondisi Ramadhan

Fokus pada Kegiatan Keagamaan dan Karakter

Ayat (5) menegaskan bahwa selama Ramadhan, sekolah diharapkan mengisi kegiatan dengan hal-hal yang meningkatkan:

  • Iman dan takwa
  • Akhlak mulia
  • Kepemimpinan
  • Kegiatan sosial dan pembentukan karakter

Ini sejalan dengan tradisi pesantren kilat, tadarus, dan kegiatan religi yang lazim dilakukan sekolah saat bulan puasa.

Baca juga: Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah, Silakan Cek Jadwalnya

Libur Idul Fitri Enam Hari

Sementara itu, pada ayat (6) disebutkan:

"Hari Libur Idul Fitri ditetapkan 6 (enam) hari setelah hari besar dan bersamaan dengan cuti bersama pada awal bulan Syawal 1447 H."

Artinya, siswa di Jawa Timur juga akan menikmati libur Lebaran lebih panjang, mengikuti cuti bersama nasional.

Adaptasi, Bukan Libur Penuh

Dari aturan ini terlihat bahwa konsep libur awal puasa 2026 anak sekolah Jawa Timur lebih menekankan pada masa adaptasi belajar mandiri, bukan libur total tanpa aktivitas.

Skema ini memberi kesempatan siswa menyesuaikan diri dengan ibadah puasa, sambil tetap menjaga ritme belajar melalui penugasan dari sekolah.

Bagi orangtua, pola ini bisa menjadi acuan untuk mendampingi anak belajar di rumah pada hari-hari pertama Ramadhan 1447 H.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com