Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Kurang Berapa Hari? Hitung Mundur Ramadhan 2026, Tinggal Berapa Minggu Lagi

Kompas.com, 2 Februari 2026, 08:41 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Ramadhan selalu datang dengan rasa yang berbeda. Ada rindu yang diam-diam tumbuh, ada persiapan yang mulai disusun pelan-pelan, dan ada satu pertanyaan yang makin sering muncul di kepala banyak orang: puasa kurang berapa hari lagi?

Pertanyaan itu mulai ramai dicari setiap kali kalender mendekati bulan Sya’ban. Sebab bagi umat Muslim, Ramadhan bukan sekadar bulan biasa. Ia adalah bulan ibadah, bulan ampunan, bulan penuh berkah yang ditunggu setahun penuh.

Lalu, puasa tinggal berapa hari lagi? Berapa hari lagi puasa 2026? Mari kita hitung bersama.

Baca juga: Berapa Hari Lagi Puasa 2026: Imsak Bukan Sekadar Tanda Sahur

Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H / 2026 M

Berdasarkan kalender Hijriah global dan perhitungan astronomi, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Tanggal ini juga menjadi rujukan banyak lembaga dalam membuat kalender ibadah tahunan.

Artinya, jika hari ini Anda membaca artikel ini, Anda bisa langsung menghitung mundur menuju hari pertama puasa.

Misalnya:

  • Jika hari ini 1 Januari 2026 - puasa kurang 48 hari lagi
  • Jika hari ini 15 Januari 2026 - puasa kurang 34 hari lagi
  • Jika hari ini 1 Februari 2026 - puasa kurang 17 hari lagi

Maka jawaban dari pertanyaan puasa 2026 hari lagi sangat tergantung pada hari Anda membaca ini. Namun patokannya jelas: 18 Februari 2026.

Berapa Minggu Kurang Berapa Hari Puasa 2026?

Agar lebih terasa, mari kita ubah hitungan hari menjadi minggu.

Dari 1 Januari 2026 ke 18 Februari 2026:

  • 6 minggu 6 hari lagi menuju puasa

Dari 15 Januari 2026:

  • 4 minggu 6 hari lagi

Dari 1 Februari 2026:

  • 2 minggu 3 hari lagi

Hitungan minggu ini biasanya terasa lebih “cepat” dan membuat kita sadar bahwa Ramadhan sudah sangat dekat.

Kenapa Banyak Orang Mencari “Puasa Berapa Hari Lagi”?

Fenomena pencarian seperti puasa kurang berapa hari, puasa tinggal berapa hari lagi, berapa hari lagi puasa 2026 dan puasa berapa hari lagi, bukan sekadar rasa penasaran pada tanggal. Ini tanda bahwa secara batin, banyak orang sudah mulai bersiap menyambut Ramadhan.

Sebab Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Ia adalah momen:

  • memperbaiki shalat
  • mulai rutin membaca Al-Qur’an
  • memperbaiki hubungan keluarga
  • menata kembali niat hidup
  • dan memperbanyak sedekah

Semua itu tidak bisa dipersiapkan mendadak saat sudah masuk 1 Ramadhan.

Tanda-Tanda Ramadhan Sudah Dekat

Biasanya, tanpa melihat kalender pun, ada tanda-tanda yang membuat kita sadar bahwa puasa sudah di depan mata:

Baca juga: Hitung Mundur Puasa 2026: Tinggal 20 Hari, Ini Persiapan Wajib

1. Jadwal imsakiyah mulai ramai dibagikan

2. Grup keluarga mulai membahas menu sahur

3. Masjid mulai mengumumkan persiapan tarawih

4. Toko-toko mulai menjual kurma dan sirup

5. Kata “Ramadhan” makin sering terdengar di media sosial

Dan yang paling terasa: hati mulai ingin lebih tenang.

Momen Terbaik Memulai Persiapan Puasa

Jika sekarang Anda bertanya berapa hari lagi 2026 puasa, sebenarnya ini waktu yang sangat ideal untuk mulai persiapan.

Beberapa hal kecil yang bisa mulai dilakukan dari sekarang:

  • Membiasakan bangun lebih pagi
  • Mengurangi kopi berlebihan
  • Mulai latihan puasa sunnah Senin-Kamis
  • Mengurangi begadang
  • Membiasakan tilawah walau sedikit

Dengan begitu, saat Ramadhan datang, tubuh dan hati sudah siap.

Kenapa Hitung Mundur Ramadhan Itu Penting?

Menghitung mundur membuat Ramadhan terasa nyata. Tidak lagi terasa “masih lama”, tetapi “sebentar lagi”.

Efeknya besar:

  • Kita jadi lebih sadar waktu
  • Tidak menunda niat baik
  • Tidak merasa kaget saat puasa tiba
  • Tidak merasa Ramadhan datang terlalu cepat

Karena sering kali yang membuat Ramadhan terasa cepat berlalu adalah kita yang terlambat memulainya dengan persiapan.

Ramadhan Bukan Tamu Biasa

Banyak ulama menggambarkan Ramadhan seperti tamu agung yang datang setahun sekali. Tamu ini membawa hadiah:

  • ampunan
  • pahala berlipat
  • malam Lailatul Qadar
  • ketenangan batin

Pertanyaannya bukan hanya puasa tinggal berapa hari lagi, tetapi:
sudah sejauh mana kita menyiapkan diri menyambutnya?

Mengubah Hitung Mundur Jadi Motivasi

Coba ubah cara melihat hitungan hari.

Jika puasa kurang 30 hari lagi, artinya:

- Anda punya 30 hari untuk memperbaiki shalat

- 30 hari untuk mulai rutin baca Al-Qur’an

- 30 hari untuk berdamai dengan orang yang pernah berselisih

Jika puasa kurang 14 hari lagi:

- Sudah waktunya menata pola tidur

- Sudah waktunya mengurangi kebiasaan buruk

Jika puasa kurang 7 hari lagi:

- Saatnya benar-benar fokus menyambut Ramadhan

Ramadhan 2026 Akan Terasa Berbeda

Ramadhan 2026 diprediksi jatuh di bulan Februari, saat cuaca di banyak wilayah Indonesia cenderung tidak terlalu panas.

Ini membuat ibadah puasa relatif lebih ringan secara fisik dibanding tahun-tahun ketika Ramadhan jatuh di musim kemarau panjang.

Baca juga: Puasa 2026 Kapan? Niat Puasa Baik Dibaca Setelah Tarawih atau Sahur?

Ini kesempatan emas untuk memaksimalkan ibadah tanpa terlalu terkendala kondisi cuaca.

Jangan Tunggu Sidang Isbat untuk Bersiap

Memang, penetapan resmi awal Ramadhan menunggu sidang isbat pemerintah. Namun persiapan diri tidak perlu menunggu pengumuman resmi.

Karena yang kita siapkan bukan tanggalnya, tapi diri kita.

Jadi, Puasa Kurang Berapa Hari Lagi?

Jawabannya tergantung hari ini. Tapi patokannya jelas:

18 Februari 2026 — Perkiraan awal puasa Ramadhan 1447 H.

Sekarang, coba lihat kalender Anda. Hitung mundur. Rasakan sendiri bahwa Ramadhan sudah sangat dekat.

Dan mungkin, pertanyaan yang lebih tepat bukan lagi “Puasa berapa hari lagi?” Tetapi “Sudah siapkah saya menyambutnya?”

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Ulama Anjurkan Perbanyak Shalawat dan Ibadah
Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Ulama Anjurkan Perbanyak Shalawat dan Ibadah
Aktual
Hari Ini Malam Nisfu Syaban, Jangan Lupa Baca Yasin 3 Kali dan Berdoa Supaya Hajat Dikabulkan
Hari Ini Malam Nisfu Syaban, Jangan Lupa Baca Yasin 3 Kali dan Berdoa Supaya Hajat Dikabulkan
Doa dan Niat
Bulan Purnama Snow Moon Februari 2026, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Melihatnya
Bulan Purnama Snow Moon Februari 2026, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Melihatnya
Aktual
Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace, Singgung Amanat Konstitusi
Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace, Singgung Amanat Konstitusi
Aktual
Niat Puasa Senin Kamis: Bacaan Lengkap, Waktu Niat, dan Keutamaannya
Niat Puasa Senin Kamis: Bacaan Lengkap, Waktu Niat, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Libur Puasa Anak Sekolah 2026: Cek Jadwal DKI, Jabar, dan Jatim
Libur Puasa Anak Sekolah 2026: Cek Jadwal DKI, Jabar, dan Jatim
Aktual
Sidang Isbat Puasa 2026 Digelar 17 Februari, Ini Tahapan Penetapan Awal Ramadhan 1447 H
Sidang Isbat Puasa 2026 Digelar 17 Februari, Ini Tahapan Penetapan Awal Ramadhan 1447 H
Aktual
Arab Saudi Bekukan 1.800 Travel Umrah Asing dan Stop Visa Baru
Arab Saudi Bekukan 1.800 Travel Umrah Asing dan Stop Visa Baru
Aktual
Puasa Kurang Berapa Hari? Hitung Mundur Ramadhan 2026, Tinggal Berapa Minggu Lagi
Puasa Kurang Berapa Hari? Hitung Mundur Ramadhan 2026, Tinggal Berapa Minggu Lagi
Aktual
Sidang Isbat Puasa 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Rangkaian Penentuan Awal Ramadhan 1447 H
Sidang Isbat Puasa 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Rangkaian Penentuan Awal Ramadhan 1447 H
Aktual
Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Aktual
Benarkah Catatan Amal Manusia Diangkat pada Malam Nisfu Syaban? Ini Penjelasannya
Benarkah Catatan Amal Manusia Diangkat pada Malam Nisfu Syaban? Ini Penjelasannya
Aktual
Kapan Puasa Nisfu Syaban? Ini Waktu, Niat, dan Keutamaannya
Kapan Puasa Nisfu Syaban? Ini Waktu, Niat, dan Keutamaannya
Aktual
MUI dan Kemenag Siapkan Program Transmigrasi Alumni Pesantren
MUI dan Kemenag Siapkan Program Transmigrasi Alumni Pesantren
Aktual
Masjid Istiqlal Gelar Kegiatan Malam Nisfu Syaban 2 Februari 2026 Usai Magrib, Gratis dan Terbuka untuk Umum
Masjid Istiqlal Gelar Kegiatan Malam Nisfu Syaban 2 Februari 2026 Usai Magrib, Gratis dan Terbuka untuk Umum
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com