Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Lakukan Pemantauan Hilal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026

Kompas.com, 16 Februari 2026, 10:11 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menjelang penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah, perhatian umat Islam di berbagai negara kembali tertuju pada proses rukyatul hilal.

Tidak hanya di Indonesia, metode pemantauan hilal juga menjadi bagian penting dalam sidang isbat penentuan awal puasa di Arab Saudi.

Proses ini dilakukan untuk memastikan awal bulan Ramadhan berdasarkan penampakan bulan sabit pertama.

Arab Saudi sebagai salah satu rujukan dunia Islam turut mengumumkan ajakan resmi terkait pemantauan hilal.

Baca juga: Durasi Puasa Ramadhan 2026 Terlama dan Tersingkat di Berbagai Negara, Ini Perkiraan Waktunya

Imbauan Resmi Mahkamah Agung Arab Saudi

Dilansir dari Saudi Gazette, Mahkamah Agung Arab Saudi (Saudi Supreme Court) menyerukan kepada umat Islam di seluruh wilayah Kerajaan untuk mengamati dan melaporkan jika melihat hilal Ramadhan pada Selasa petang, 17 Februari 2026 yang bertepatan dengan 29 Syaban 1447 H.

Seruan tersebut disampaikan sebagai bagian dari proses penetapan awal Ramadhan 2026 di Arab Saudi.

Mahkamah Agung juga meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong, agar segera melaporkannya ke mahkamah terdekat untuk mencatat kesaksian penampakan tersebut.

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi pusat pemerintahan setempat guna memperoleh bantuan untuk menuju mahkamah terdekat dan menyampaikan laporan resmi.

Ajakan Berpartisipasi dalam Komite Pemantauan

Mahkamah Agung juga berharap pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap proses rukyatul hilal, termasuk mereka yang tergabung dalam komite yang telah dibentuk di berbagai wilayah, dapat turut serta dalam pemantauan tersebut.

Partisipasi itu dinilai sebagai bentuk kontribusi yang bermanfaat bagi seluruh umat Islam, dengan harapan memperoleh ganjaran dari Tuhan.

Pengumuman ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penentuan awal Ramadhan 1447 H, yang hasilnya akan menentukan dimulainya ibadah puasa bagi umat Islam di Arab Saudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Prakiraan Cuaca di Mekkah dan Madinah Ramadhan 2026: Udara Lebih Hangat, Curah Hujan di Bawah Normal
Prakiraan Cuaca di Mekkah dan Madinah Ramadhan 2026: Udara Lebih Hangat, Curah Hujan di Bawah Normal
Aktual
Menyambut Ramadhan, Ini Tradisi Unik di Berbagai Negara
Menyambut Ramadhan, Ini Tradisi Unik di Berbagai Negara
Aktual
Arab Saudi Siapkan Strategi untuk Sambut Jemaah selama Bulan Ramadhan 2026
Arab Saudi Siapkan Strategi untuk Sambut Jemaah selama Bulan Ramadhan 2026
Aktual
Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2026, Tahapan dan Link Streaming
Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2026, Tahapan dan Link Streaming
Aktual
Dubai Umumkan Jadwal dan Lokasi Kembang Api Ramadhan 2026, Digelar di Sejumlah Lokasi Ikonik
Dubai Umumkan Jadwal dan Lokasi Kembang Api Ramadhan 2026, Digelar di Sejumlah Lokasi Ikonik
Aktual
Niat Mandi Wajib Sebelum Ramadhan dan Tata Caranya Lengkap
Niat Mandi Wajib Sebelum Ramadhan dan Tata Caranya Lengkap
Doa dan Niat
SNMB Madrasah Unggulan 2026/2027 Tembus 36.973 Pendaftar, Kemenag Sebut Kepercayaan Publik Meningkat
SNMB Madrasah Unggulan 2026/2027 Tembus 36.973 Pendaftar, Kemenag Sebut Kepercayaan Publik Meningkat
Aktual
Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Puasa Mulai 18 atau 19?
Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Puasa Mulai 18 atau 19?
Aktual
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Muhammadiyah, Cek & Download untuk 41 Kota di Indonesia
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Muhammadiyah, Cek & Download untuk 41 Kota di Indonesia
Aktual
Awal Ramadhan 1447 H Ditentukan 17 Februari, Ini 96 Lokasi Rukyatul Hilal
Awal Ramadhan 1447 H Ditentukan 17 Februari, Ini 96 Lokasi Rukyatul Hilal
Aktual
Arab Saudi Lakukan Pemantauan Hilal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026
Arab Saudi Lakukan Pemantauan Hilal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026
Aktual
NU Tasikmalaya Tetapkan Hukum Sisa MBG dan Larangan Nikah Siri
NU Tasikmalaya Tetapkan Hukum Sisa MBG dan Larangan Nikah Siri
Aktual
Kemenag Gelar Rukyatul Hilal 17 Februari di 96 Lokasi, Penetapan Awal Ramadhan 1447 H Menunggu Sidang Isbat
Kemenag Gelar Rukyatul Hilal 17 Februari di 96 Lokasi, Penetapan Awal Ramadhan 1447 H Menunggu Sidang Isbat
Aktual
Penjelasan Terbaru Muhammadiyah Mengapa Awal Ramadhan Bisa Berbeda
Penjelasan Terbaru Muhammadiyah Mengapa Awal Ramadhan Bisa Berbeda
Aktual
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda 18 atau 19 Februari, MUI Minta Umat Dewasa
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda 18 atau 19 Februari, MUI Minta Umat Dewasa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com