Editor
KOMPAS.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan para mustahik atau penerima zakat untuk menjadi pemasok bahan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini dilakukan melalui program pemberdayaan zakat produktif, salah satunya dengan mengembangkan usaha ayam petelur berbasis rumah tangga.
Ketua Baznas NTB Lalu Muhammad Iqbal Murad mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur NTB agar masyarakat penerima manfaat zakat dapat diberdayakan secara ekonomi.
Baca juga: Hukum Bayar Zakat Fitrah dari Uang Utang, Apakah Boleh? Ini Penjelasan Baznas
“Mustahik berbasis rumah tangga diberikan ayam petelur. Nanti kami siapkan ekosistem bisnis supaya tidak hanya menyediakan telur, tetapi juga menjamin distribusi telur berjalan secara berkelanjutan,” ujar Iqbal di Mataram, Selasa.
Menurut Iqbal, program Makan Bergizi Gratis membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar, terutama telur, daging, dan sayur-mayur.
Selama ini, sebagian besar kebutuhan pangan tersebut masih dipasok dari luar daerah.
Ia menjelaskan, produksi telur di NTB saat ini baru mampu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan daerah, sementara 70 persen sisanya masih didatangkan dari luar NTB, terutama dari Pulau Jawa.
Melihat kondisi tersebut, Baznas NTB berupaya memperkuat produksi lokal melalui pemberdayaan mustahik agar mampu menyuplai kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.
Iqbal menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Baznas NTB ingin mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki atau pihak yang nantinya mampu menunaikan zakat.
Baca juga: MUI Masih Kaji Nisab Zakat 2026 Berbasis Emas 14 Karat Versi Baznas
“Saat yang sama kami sedang melakukan transformasi dari mustahik menjadi muzaki, karena kemampuan mereka menyuplai apa yang dibutuhkan oleh SPPG dalam jumlah yang sangat banyak,” kata Iqbal.
Melalui pengembangan sektor pangan seperti peternakan ayam petelur, sayuran, dan komoditas lainnya, Baznas NTB berharap program pemberdayaan zakat produktif dapat memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis.