Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap: Niat, Takbir 7 dan 5 Kali, hingga Bacaan yang Dianjurkan

Kompas.com, 20 Maret 2026, 22:12 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber MUIDigital

KOMPAS.com - Usai sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam menyambut hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita dan rasa syukur.

Pada 1 Syawal, kaum muslimin sangat dianjurkan melaksanakan shalat ‘Id secara berjamaah. Ibadah ini berstatus sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan, sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Dalil Tata Cara Shalat Idul Fitri

Dalam kitab fikih klasik, Syekh Abu Syuja’ al-Asfihani menjelaskan tata cara dasar shalat ‘Id sebagai berikut:

وَصَلَاةُ الْعِيدَيْنِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ، وَهِيَ رَكْعَتَانِ، يُكَبِّرُ فِي الْأُولَى سَبْعًا سِوَى تَكْبِيرَةِ الْإِحْرَامِ، وَفِي الثَّانِيَةِ خَمْسًا سِوَى تَكْبِيرَةِ الْقِيَامِ، وَيَخْطُبُ بَعْدَهَا خُطْبَتَيْنِ، يُكَبِّرُ فِي الْأُولَى تِسْعًا، وَفِي الثَّانِيَةِ سَبْعًا

Artinya: “Shalat dua hari raya hukumnya sunnah muakkadah, terdiri dari dua rakaat. Pada rakaat pertama tujuh kali takbir selain takbiratul ihram, dan pada rakaat kedua lima kali takbir selain takbir berdiri. Setelah itu dilaksanakan dua khutbah.”

Baca juga: Panduan Khutbah Idul Fitri Lengkap: Urutan, Rukun, dan Dalilnya, Khatib Wajib Tahu

Waktu Pelaksanaan Shalat ‘Id

Shalat Idul Fitri dilaksanakan mulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Di Indonesia, umumnya dilaksanakan sekitar pukul 06.15–06.30 WIB.

Urutan Tata Cara Shalat Idul Fitri

Berikut panduan lengkap yang dapat dijadikan acuan:

1. Niat

Niat merupakan rukun utama dalam shalat. Berikut lafaz niat:

Sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatan li’idil fiṭri rak’ataini imāman lillāhi ta’ālā.

Sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatan li’idil fiṭri rak’ataini ma’mūman lillāhi ta’ālā.

2. Takbiratul Ihram

Dilakukan dengan mengucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat tangan, bersamaan dengan menghadirkan niat dalam hati.

3. Membaca Doa Iftitah

Berikut lafaz doa iftitah:

إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

4. Takbir 7 Kali pada Rakaat Pertama

Setelah doa iftitah, dilakukan takbir sebanyak tujuh kali. Di sela-selanya dianjurkan membaca dzikir:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Atau:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Atau bacaan yang umum di masyarakat:

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَسَلَّمَ كَثِيرًا

Penjelasan ini sebagaimana ditegaskan oleh Imam an-Nawawi:

قَالَ الْأَكْثَرُونَ: يَقُولُ: (سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ) وَلَوْ زَادَ، جَازَ...

5. Membaca Al-Fatihah dan Surat

Setelah takbir, membaca Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-A’la pada rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.

Dalilnya:

وَلَهُ أَيْ لِمُسْلِمٍ ... (فِي الْعِيدَيْنِ) ... بِسَبِّحْ اسْمَ رَبِّك الْأَعْلَى ... (وَهَلْ أَتَاك حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ) ...

6. Rukuk hingga Sujud

Dilaksanakan sebagaimana shalat biasa.

7. Takbir 5 Kali pada Rakaat Kedua

Setelah berdiri pada rakaat kedua, dilakukan takbir lima kali dengan bacaan dzikir seperti sebelumnya.

8. Menyempurnakan Shalat

Dilanjutkan membaca Al-Fatihah, surat, hingga salam.

9. Mendengarkan Khutbah

Setelah shalat, jamaah dianjurkan tetap duduk untuk menyimak khutbah Idul Fitri yang terdiri dari dua bagian.

Baca juga: Doa Sholat Idul Fitri Lengkap: Niat, Takbir, dan Artinya

Makna Shalat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri bukan hanya ibadah sunnah, tetapi juga simbol kebersamaan umat Islam serta ungkapan syukur atas keberhasilan menjalankan puasa Ramadan.

Dengan memahami tata cara, niat, dan bacaan yang dianjurkan, diharapkan setiap muslim dapat melaksanakan shalat Idul Fitri dengan khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.

Wallāhu a‘lam bis ṣhawāb.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com