Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Melejit! Kini Lebih Bahagia dari AS dan Inggris di 2026

Kompas.com, 23 Maret 2026, 11:54 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Arab Saudi mencatat lonjakan signifikan dalam laporan kebahagiaan dunia. Dalam World Happiness Report 2026, negara ini berhasil naik 15 peringkat ke posisi 22 dunia, mengungguli sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris.

Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat seiring transformasi besar yang dilakukan pemerintah melalui program Vision 2030.

Kalahkan Negara-negara Maju

Dalam laporan yang dirilis oleh jaringan UN Sustainable Development Solutions Network berbasis survei global dari Gallup, Arab Saudi memperoleh skor evaluasi kehidupan sebesar 6,817 dari 10 untuk periode 2023–2025.

Baca juga: Mengintip Tradisi Idul Fitri di Arab Saudi: Dari “Early Hour” hingga Silaturahmi Usai Shalat Ied

Menariknya, posisi ini menempatkan Arab Saudi di atas Amerika Serikat (23), Kanada (25), dan Inggris (29).

Sebuah pencapaian yang menunjukkan perubahan signifikan dalam persepsi kesejahteraan masyarakat.

Faktor Penentu Kebahagiaan

Laporan ini mengukur tingkat kebahagiaan berdasarkan sejumlah indikator penting, antara lain:

  • Pendapatan per kapita (GDP)
  • Dukungan sosial
  • Harapan hidup sehat
  • Kebebasan memilih
  • Tingkat kedermawanan
  • Persepsi terhadap korupsi

Kenaikan Arab Saudi dinilai sebagai hasil dari kombinasi faktor ekonomi dan sosial yang semakin membaik.

Dampak Nyata Vision 2030

Transformasi yang terjadi di Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program Vision 2030, termasuk Quality of Life Program, mendorong:

  • Peningkatan lapangan kerja
  • Pembangunan infrastruktur modern
  • Akses hiburan dan budaya
  • Pengembangan ruang publik

Ahmed Al-Dosari, seorang polisi di Dammam, mengaku perubahan terasa nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekarang lebih banyak taman, acara, dan aktivitas keluarga. Orang-orang lebih nyaman keluar rumah dan berkumpul,” ujarnya.

Kehidupan Sosial Semakin Hidup

Selain faktor ekonomi, hubungan sosial juga menjadi kunci kebahagiaan. Laporan ini menyoroti pentingnya:

  • Kebersamaan dalam komunitas
  • Hubungan pertemanan
  • Aktivitas sosial sehari-hari

Sara Al-Tamimi, guru bahasa Inggris di Riyadh, menyebut suasana sosial kini jauh lebih hidup.

“Banyak acara, konser, dan tempat baru. Anak-anak muda punya lebih banyak pilihan. Ini menciptakan suasana positif,” katanya.

Negara Nordik Masih Teratas

Meski Arab Saudi mencatat lonjakan, posisi teratas masih didominasi negara Nordik. Finlandia kembali menjadi negara paling bahagia di dunia, berkat tingkat kepercayaan sosial tinggi, sistem kesejahteraan kuat dan institusi yang stabil.

Namun, di kawasan Timur Tengah, negara-negara Teluk termasuk Arab Saudi menunjukkan performa yang kuat berkat standar hidup tinggi dan layanan publik yang luas.

Optimisme Masa Depan

Kenaikan peringkat ini bukan hanya angka statistik, tetapi juga cerminan optimisme masyarakat.

Baca juga: Arab Saudi Bangun Taman Botani Raksasa, King Abdullah Gardens Siap Jadi Salah Satu Terbesar di Dunia

“Orang-orang merasa lebih optimis dengan masa depan,” ujar Al-Tamimi. “Perubahan kota dan peluang yang ada benar-benar terasa.”

Dengan terus berjalannya Vision 2030, Arab Saudi menjadikan kualitas hidup sebagai indikator utama kemajuan, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan kesejahteraan tercepat di dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Shalat Tahajud: Tata Cara, Niat, dan Doa Lengkap Sesuai Sunnah
Shalat Tahajud: Tata Cara, Niat, dan Doa Lengkap Sesuai Sunnah
Doa dan Niat
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Ini Penjelasan Hukum dan Prioritas dalam Islam
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Ini Penjelasan Hukum dan Prioritas dalam Islam
Aktual
Masjid Tertua di Jeddah Terungkap, Jejak 1.300 Tahun Sejarah dan Perdagangan Dunia Ditemukan
Masjid Tertua di Jeddah Terungkap, Jejak 1.300 Tahun Sejarah dan Perdagangan Dunia Ditemukan
Aktual
Arab Saudi Keluarkan Aturan Baru Umrah 2026, Jemaah Wajib Pulang Sebelum 18 April atau Terancam Sanksi
Arab Saudi Keluarkan Aturan Baru Umrah 2026, Jemaah Wajib Pulang Sebelum 18 April atau Terancam Sanksi
Aktual
Arab Saudi Melejit! Kini Lebih Bahagia dari AS dan Inggris di 2026
Arab Saudi Melejit! Kini Lebih Bahagia dari AS dan Inggris di 2026
Aktual
Bacaan Tahlil Lengkap dan Doa Ziarah Kubur Orang Tua: Arab, Latin dan Artinya
Bacaan Tahlil Lengkap dan Doa Ziarah Kubur Orang Tua: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
MUI Soroti Larangan Shalat Idul Fitri di Al Aqsa, Umat Islam Diminta Melawan
MUI Soroti Larangan Shalat Idul Fitri di Al Aqsa, Umat Islam Diminta Melawan
Aktual
Terjebak Macet Saat Arus Balik, Bagaimana Shalat? Ini Panduan Lengkapnya
Terjebak Macet Saat Arus Balik, Bagaimana Shalat? Ini Panduan Lengkapnya
Aktual
20 Ide Tulisan Halalbihalal Keren untuk Banner, Undangan, dan Poster Lebaran
20 Ide Tulisan Halalbihalal Keren untuk Banner, Undangan, dan Poster Lebaran
Aktual
Halalbihalal Digabung atau Dipisah? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI
Halalbihalal Digabung atau Dipisah? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI
Aktual
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkap dan Hukumnya
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkap dan Hukumnya
Aktual
Kapan Puasa Syawal Dimulai? Ini Waktu Terbaik, Hukum, dan Tips Maksimalkan Pahala
Kapan Puasa Syawal Dimulai? Ini Waktu Terbaik, Hukum, dan Tips Maksimalkan Pahala
Aktual
Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? Ini Penjelasan Lengkapnya
Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? Ini Penjelasan Lengkapnya
Aktual
Pandangan Muhammadiyah tentang Nikah Siri, Sah Secara Agama tetapi...
Pandangan Muhammadiyah tentang Nikah Siri, Sah Secara Agama tetapi...
Aktual
Promo Tiket Whoosh Lebaran 2026: Diskon Hotel, Wisata, hingga Kuliner di 20 Destinasi Jakarta-Bandung
Promo Tiket Whoosh Lebaran 2026: Diskon Hotel, Wisata, hingga Kuliner di 20 Destinasi Jakarta-Bandung
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com