Editor
KOMPAS.com – Niat puasa Syawal 6 hari menjadi salah satu amalan yang banyak dicari umat Muslim setelah Idul Fitri. Puasa ini memiliki keutamaan besar, bahkan disebut-sebut setara dengan pahala puasa satu tahun penuh.
Dalam ajaran Islam, puasa enam hari di bulan Syawal termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan setelah menunaikan puasa Ramadan.
Berikut bacaan niat puasa Syawal yang benar sesuai konteks:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Syawwali lillahi ta'ala
Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala.”
Baca juga: Niat Puasa Syawal Digabung Senin Kamis, Bolehkah? Ini Hukum dan Caranya
Bagi Anda yang berpuasa di hari Senin (misalnya Senin, 30 Maret 2026), niat bisa digabung untuk mendapatkan pahala ganda.
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَوَّالٍ وَصَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma Syawwali wa shaumi yaumil isnaini lillahi ta'ala
Artinya:
“Aku berniat puasa Syawal dan puasa hari Senin karena Allah Ta'ala.”
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu sauma yaumil isnaini min Syawwalin sunnatan lillahi ta'ala
Artinya:
“Aku berniat puasa hari Senin di bulan Syawal sebagai sunnah karena Allah Ta'ala.”
Jika masih memiliki utang puasa Ramadan, sebaiknya didahulukan qadha. Menariknya, pahala puasa Syawal tetap bisa didapatkan.
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu sauma ghadin 'an qada'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala
Artinya:
“Aku berniat mengqadha puasa Ramadan esok hari karena Allah Ta'ala.”
Puasa ini memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya:
“Barangsiapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim)
Puasa Syawal dapat dilakukan:
Bahkan, menjalankannya di hari Senin memiliki nilai tambahan karena hari tersebut adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan turunnya wahyu.
Agar lebih mudah menjalankan puasa 6 hari, berikut tipsnya:
Semakin cepat dimulai, semakin ringan menyelesaikannya.
Lebih hemat waktu dan pahala berlipat.
Misalnya 2 hari per minggu agar tidak terasa berat.
Fokus pada keikhlasan dan keutamaan ibadah.
Mengetahui niat puasa Syawal 6 hari secara lengkap, baik dalam bahasa Arab, latin, maupun artinya, sangat penting agar ibadah lebih sah dan khusyuk.
Baca juga: Niat Puasa Syawal 2026: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
Puasa Syawal bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi juga bentuk rasa syukur setelah Ramadan sekaligus peluang meraih pahala besar seperti puasa setahun penuh.
Dengan niat yang benar dan pelaksanaan yang konsisten, semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan di bulan Syawal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang