Editor
KOMPAS.com – Kabar menggembirakan datang bagi calon jamaah haji Indonesia. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan persiapan operasional haji 1447 H/2026 M berjalan sesuai rencana dan hampir mencapai 100 persen.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur di Jombang, akhir pekan lalu.
Dalam arahannya, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus menjadi contoh pelayanan publik yang optimal—lancar, bersih, dan bebas dari penyimpangan.
Baca juga: Hukum Perempuan Pergi Haji tanpa Mahram, Boleh atau Tidak? Ini Pandangan Ulama dan Aturannya
Hal ini penting mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah jamaah haji terbesar di Indonesia.
“Persiapan operasional terus kita matangkan dan sejauh ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jamaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif,” ujar Irfan Yusuf dilansir dari MUI Digital.
Menhaj juga menyoroti besarnya ekosistem keuangan haji yang mencapai sekitar Rp18 triliun. Ia menegaskan bahwa aspek akuntabilitas menjadi prioritas utama.
Untuk memastikan transparansi, pemerintah melibatkan berbagai lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan hingga Kepolisian.
“Dana haji yang dikelola sangat besar, maka komitmen terhadap tata kelola yang bersih adalah mutlak. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar kembali dalam bentuk layanan terbaik bagi jemaah,” tegasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden RI untuk menghadirkan pelayanan haji yang transparan dan berorientasi pada kepuasan jamaah.
Selain pengawasan anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek teknis, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga sistem keberangkatan agar berjalan tanpa hambatan.
Menhaj turut memberikan apresiasi kepada jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur atas kinerja mereka dalam tahap persiapan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran di Jawa Timur yang telah bekerja maksimal. Saya minta terus jaga kekompakan dan tingkatkan standar pelayanan. Fokus kita satu: memberikan yang terbaik demi jemaah haji Indonesia,” katanya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penguatan koordinasi lintas bidang guna memastikan seluruh skema pemberangkatan jamaah berjalan lancar.
Baca juga: Panduan Haji dan Umroh Sesuai Sunnah: Lengkap dari Niat hingga Pelaksanaan
Dengan persiapan yang hampir rampung, Indonesia kini memasuki fase krusial menuju keberangkatan jamaah haji dalam waktu dekat.
Langkah pengawasan ketat dan kesiapan teknis ini diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan haji 2026 yang aman, transparan, dan berkelas dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang