Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Raudhah, “Taman Surga” di Masjid Nabawi: Lokasi, Cara Masuk, Jam Kunjungan, dan Keistimewaannya

Kompas.com, 2 April 2026, 15:30 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, menjadi salah satu lokasi paling istimewa bagi umat Islam yang melaksanakan haji dan umrah.

Area ini dikenal sebagai “Taman Surga” karena disebut langsung dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Pemerintah Arab Saudi pun menetapkan aturan khusus terkait akses masuk dan jadwal kunjungan ke Raudhah.

Informasi mengenai lokasi, prosedur masuk, hingga keutamaannya penting diketahui jamaah sebelum berkunjung, seperti dirangkum Kompas.com dari laman BPKH, HIMPUH, dan Saudi Gazette.

Baca juga: Masuk Raudhah Kini Wajib Nusuk, Ini Cara Daftar dan Reservasinya

Apa Itu Raudhah?

Dilansir dari laman BPKH, Raudhah merupakan area khusus di dalam Masjid Nabawi yang memiliki nilai keutamaan tinggi.

Secara bahasa, “Raudhah” berarti taman. Tempat ini dijuluki sebagai “Taman Surga” karena keistimewaannya yang dikaitkan dengan hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Selain menjadi lokasi yang sarat keberkahan, Raudhah juga menjadi tujuan utama jamaah untuk beribadah, berdoa, dan bermunajat selama berada di Madinah.

Batasan Lokasi Raudhah di Masjid Nabawi

Dikutip dari buku Bekal Haji karya Ustaz Firanda Andirja, batas wilayah Raudhah di Masjid Nabawi meliputi:

  • Dari arah timur dibatasi rumah Aisyah radhiyallahu anha, yang kini menjadi makam Nabi Shallallahu alaihi wa sallam
  • Dari arah barat berbatasan dengan mimbar Rasulullah saw
  • Dari arah selatan sejajar dengan ujung mihrab Nabi di bagian depan masjid lama
  • Dari arah utara sejajar dengan ujung akhir rumah Aisyah radhiyallahu anha

Dengan batas tersebut, luas Raudhah sekitar 22 meter x 15 meter atau 330 meter persegi.

Area ini mudah dikenali melalui karpet berwarna hijau, berbeda dengan bagian masjid lain yang berwarna merah.

Cara Masuk Raudhah Sesuai Prosedur Terbaru

Dilansir dari Saudi Gazette, Otoritas Arab Saudi menetapkan bahwa kunjungan ke Raudhah wajib menggunakan izin melalui aplikasi Nusuk.

Hal ini karena akses masuk memerlukan izin resmi (tasreh) yang bisa didapatkan melalui aplikasi Nusuk, dengan penjagaan ketat oleh Askar di pintu masuk.

Aturan ini bertujuan mengatur jumlah pengunjung agar lebih tertib dan nyaman.

Beberapa ketentuan yang berlaku antara lain:

  • Pemesanan kunjungan hanya dapat dilakukan satu kali dalam 365 hari
  • Tersedia opsi Instant Track bagi jamaah yang berada di sekitar Masjid Nabawi
  • Pintu masuk resmi melalui halaman selatan, tepat di depan Gerbang Makkah nomor 37

Jam Kunjungan Raudhah

Jam kunjung jemaah yang ingin beribadah di Raudhah dibagi dalam beberapa sesi, yaitu:

Jadwal Hari Biasa

Perempuan

  • Setelah salat Subuh – pukul 11.00
  • Setelah salat Isya – pukul 02.00

Laki-laki

  • Pukul 02.00 – waktu salat Subuh
  • Pukul 11.20 – waktu salat Isya

Jadwal Hari Jumat

Perempuan

  • Setelah salat Subuh – pukul 09.00
  • Setelah salat Isya – pukul 02.00

Laki-laki

  • Pukul 02.00 – waktu salat Subuh
  • Pukul 09.20 – 11.20
  • Setelah salat Jumat – waktu salat Isya

Sebagai catatan, pengunjung lansia diperbolehkan memasuki area Raudhah menggunakan kursi roda manual.

Ilustrasi berdoa di Raudhah, Masjid NabawiGoogle Gemini AI/Agus Susanto Ilustrasi berdoa di Raudhah, Masjid Nabawi

Hadits Tentang Keistimewaan Raudhah

Keistimewaan Raudhah disebutkan dalam sebuah hadits, di mana Rasulullah SAW bersabda:

ما بين بيتي ومنير روضة من رياض الجنة

“Apa yang berada antara rumahku dan mimbarku merupakan salah satu taman dari taman-taman surga” (hadits riwayat Al-bukhari dan Muslim).

Hadits ini menegaskan keutamaan Raudhah sebagai lokasi yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam.

Alasan Raudhah sebagai Taman Surga

Para ulama menjelaskan makna Raudhah sebagai “taman surga” melalui beberapa pendapat:

1. Gambaran Ketenangan Seperti Surga

Raudhah dianggap menyerupai taman di surga karena menghadirkan ketenangan dan kedamaian bagi jamaah yang beribadah di dalamnya.

2. Tempat Ibadah yang Mengantarkan ke Surga

Ibadah yang dilakukan di Raudhah diyakini menjadi sebab seseorang memperoleh keutamaan dan peluang menuju surga.

3. Bagian yang Akan Dipindahkan ke Surga

Sebagian ulama berpendapat Raudhah secara hakikat akan dipindahkan ke surga pada hari akhir.

Ibnu Hajar dalam Fathul Baari menjelaskan bahwa secara majas Raudhah disebut taman surga karena keberkahannya, sementara secara hakikat diyakini akan menjadi bagian dari surga kelak.

Keutamaan Shalat di Raudhah

Menurut Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam Majmu’ Fatawa, seluruh area Masjid Nabawi memiliki keutamaan pahala yang sama.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam:

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
“Shalat di masjidku ini lebih utama dari 1.000 shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram.” (HR. Muslim no. 1394)

Hadits tersebut menunjukkan seluruh bagian Masjid Nabawi memiliki keutamaan pahala berlipat.

Namun, Raudhah tetap menjadi lokasi istimewa karena nilai historis dan spiritualnya yang kuat.

Raudhah merupakan salah satu area paling mulia di Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan berdasarkan hadits Nabi.

Dengan aturan kunjungan yang kini lebih tertata melalui aplikasi Nusuk, jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan teratur.

Bagi umat Islam, Raudhah bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol kedekatan spiritual dan harapan meraih surga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Hukum Tidak Menunaikan Shalat Jumat karena Bekerja, Ini Penjelasan MUI
Hukum Tidak Menunaikan Shalat Jumat karena Bekerja, Ini Penjelasan MUI
Aktual
Aturan WFH ASN Kemenag Tiap Jumat: Kerja dari Rumah Bukan WFA, Wajib Standby dan Disiplin Digital
Aturan WFH ASN Kemenag Tiap Jumat: Kerja dari Rumah Bukan WFA, Wajib Standby dan Disiplin Digital
Aktual
Jarang Disorot, 5 Ilmuwan Perempuan Muslim Pionir Sains Dunia
Jarang Disorot, 5 Ilmuwan Perempuan Muslim Pionir Sains Dunia
Aktual
5 Muslimah Hebat Zaman Nabi: Kisah Inspiratif dan Perannya
5 Muslimah Hebat Zaman Nabi: Kisah Inspiratif dan Perannya
Aktual
Hukum April Mop dalam Islam: Bolehkah Bercanda dengan Kebohongan?
Hukum April Mop dalam Islam: Bolehkah Bercanda dengan Kebohongan?
Aktual
Mengenal Raudhah, “Taman Surga” di Masjid Nabawi: Lokasi, Cara Masuk, Jam Kunjungan, dan Keistimewaannya
Mengenal Raudhah, “Taman Surga” di Masjid Nabawi: Lokasi, Cara Masuk, Jam Kunjungan, dan Keistimewaannya
Aktual
9 Amalan Malam Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil
9 Amalan Malam Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil
Aktual
Khutbah Jumat 3 April 2026: Sering Dianggap Biasa, Ternyata April Mop Bisa Jadi Dosa dalam Islam
Khutbah Jumat 3 April 2026: Sering Dianggap Biasa, Ternyata April Mop Bisa Jadi Dosa dalam Islam
Aktual
Lebaran Haji 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cuti Bersama
Lebaran Haji 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cuti Bersama
Aktual
Panduan Shalat Ghaib: Niat, Tata Cara, Rukun, dan Dalil Lengkap
Panduan Shalat Ghaib: Niat, Tata Cara, Rukun, dan Dalil Lengkap
Doa dan Niat
Ratib Al Haddad Lengkap: Bacaan Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Ratib Al Haddad Lengkap: Bacaan Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Aktual
Doa Qunut Subuh Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Tata Caranya
Doa Qunut Subuh Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Tata Caranya
Aktual
Kisah Pernikahan Rasulullah dan Aisyah di Bulan Syawal, Penuh Hikmah
Kisah Pernikahan Rasulullah dan Aisyah di Bulan Syawal, Penuh Hikmah
Aktual
Arab Saudi Tambah 15 Rute Bus di Madinah, Layanan 24 Jam
Arab Saudi Tambah 15 Rute Bus di Madinah, Layanan 24 Jam
Aktual
2 Waktu Mustajab di Hari Jumat, Kapan Doa Pasti Dikabulkan?
2 Waktu Mustajab di Hari Jumat, Kapan Doa Pasti Dikabulkan?
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com