Editor
KOMPAS.com - Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, menjadi salah satu lokasi paling istimewa bagi umat Islam yang melaksanakan haji dan umrah.
Area ini dikenal sebagai “Taman Surga” karena disebut langsung dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.
Pemerintah Arab Saudi pun menetapkan aturan khusus terkait akses masuk dan jadwal kunjungan ke Raudhah.
Informasi mengenai lokasi, prosedur masuk, hingga keutamaannya penting diketahui jamaah sebelum berkunjung, seperti dirangkum Kompas.com dari laman BPKH, HIMPUH, dan Saudi Gazette.
Baca juga: Masuk Raudhah Kini Wajib Nusuk, Ini Cara Daftar dan Reservasinya
Dilansir dari laman BPKH, Raudhah merupakan area khusus di dalam Masjid Nabawi yang memiliki nilai keutamaan tinggi.
Secara bahasa, “Raudhah” berarti taman. Tempat ini dijuluki sebagai “Taman Surga” karena keistimewaannya yang dikaitkan dengan hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.
Selain menjadi lokasi yang sarat keberkahan, Raudhah juga menjadi tujuan utama jamaah untuk beribadah, berdoa, dan bermunajat selama berada di Madinah.
Dikutip dari buku Bekal Haji karya Ustaz Firanda Andirja, batas wilayah Raudhah di Masjid Nabawi meliputi:
Dengan batas tersebut, luas Raudhah sekitar 22 meter x 15 meter atau 330 meter persegi.
Area ini mudah dikenali melalui karpet berwarna hijau, berbeda dengan bagian masjid lain yang berwarna merah.
Dilansir dari Saudi Gazette, Otoritas Arab Saudi menetapkan bahwa kunjungan ke Raudhah wajib menggunakan izin melalui aplikasi Nusuk.
Hal ini karena akses masuk memerlukan izin resmi (tasreh) yang bisa didapatkan melalui aplikasi Nusuk, dengan penjagaan ketat oleh Askar di pintu masuk.
Aturan ini bertujuan mengatur jumlah pengunjung agar lebih tertib dan nyaman.
Beberapa ketentuan yang berlaku antara lain:
Jam kunjung jemaah yang ingin beribadah di Raudhah dibagi dalam beberapa sesi, yaitu:
Perempuan
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
Sebagai catatan, pengunjung lansia diperbolehkan memasuki area Raudhah menggunakan kursi roda manual.
Ilustrasi berdoa di Raudhah, Masjid NabawiKeistimewaan Raudhah disebutkan dalam sebuah hadits, di mana Rasulullah SAW bersabda:
ما بين بيتي ومنير روضة من رياض الجنة
“Apa yang berada antara rumahku dan mimbarku merupakan salah satu taman dari taman-taman surga” (hadits riwayat Al-bukhari dan Muslim).
Hadits ini menegaskan keutamaan Raudhah sebagai lokasi yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam.
Para ulama menjelaskan makna Raudhah sebagai “taman surga” melalui beberapa pendapat:
Raudhah dianggap menyerupai taman di surga karena menghadirkan ketenangan dan kedamaian bagi jamaah yang beribadah di dalamnya.
Ibadah yang dilakukan di Raudhah diyakini menjadi sebab seseorang memperoleh keutamaan dan peluang menuju surga.
Sebagian ulama berpendapat Raudhah secara hakikat akan dipindahkan ke surga pada hari akhir.
Ibnu Hajar dalam Fathul Baari menjelaskan bahwa secara majas Raudhah disebut taman surga karena keberkahannya, sementara secara hakikat diyakini akan menjadi bagian dari surga kelak.
Menurut Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam Majmu’ Fatawa, seluruh area Masjid Nabawi memiliki keutamaan pahala yang sama.
Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam:
صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
“Shalat di masjidku ini lebih utama dari 1.000 shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram.” (HR. Muslim no. 1394)
Hadits tersebut menunjukkan seluruh bagian Masjid Nabawi memiliki keutamaan pahala berlipat.
Namun, Raudhah tetap menjadi lokasi istimewa karena nilai historis dan spiritualnya yang kuat.
Raudhah merupakan salah satu area paling mulia di Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan berdasarkan hadits Nabi.
Dengan aturan kunjungan yang kini lebih tertata melalui aplikasi Nusuk, jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan teratur.
Bagi umat Islam, Raudhah bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol kedekatan spiritual dan harapan meraih surga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang