Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Calon Jemaah Haji Lombok Tengah Berangkat Mulai 23 April 2026, Kemenhaj Pastikan Berjalan Sesuai Jadwal

Kompas.com, 7 April 2026, 16:35 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Tengah memastikan jadwal keberangkatan calon jamaah haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

Kepastian ini disampaikan meski muncul kekhawatiran akibat konflik internasional antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Pemerintah menegaskan tidak ada perubahan jadwal pemberangkatan ke Tanah Suci. Seluruh tahapan keberangkatan tetap mengikuti agenda yang telah ditetapkan.

"Jadwal keberangkatan calon jamaah haji Lombok Tengah dimulai pada 22 April 2026 mendatang," kata Kepala Kemenhaj Kabupaten Lombok Tengah Lalu Syamsul Hadi di Lombok Tengah, Selasa (7.4.2026), seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Suhu Haji 2026 Bisa Mencapai 42 Derajat, Ini Tips Aman bagi Jemaah

Jumlah Jamaah dan Pembagian Kloter Calon Jemaah Haji Lombok Tengah

Kemenhaj mencatat jumlah calon jamaah haji asal Lombok Tengah pada 2026 mencapai 1.174 orang.

Para jamaah tersebut terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yang terdiri dari dua kloter utuh dan dua kloter campuran.

"Lombok Tengah ada empat kloter yakni Kloter 2,7,12 dan 15. Total calon jamaah haji berangkat tahun 2026 sebanyak 1.174 orang," katanya.

Baca juga: Kemenhaj Sulteng Pastikan 1.751 Jemaah Haji 2026 Siap Berangkat, Persiapan Capai 100 Persen

Rincian Jadwal Keberangkatan Tiap Kloter

Keberangkatan jamaah haji Lombok Tengah akan dilakukan secara bertahap melalui beberapa kloter dengan jadwal berbeda.

Untuk Kloter 2, jamaah mulai masuk Asrama Haji di Mataram pada 22 April dan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Lombok menuju Makkah pada 23 April 2026.

Selanjutnya, Kloter 7 dijadwalkan masuk asrama pada 29 April dan berangkat ke Makkah melalui Bandara Lombok pada 30 April 2026.

Untuk Kloter 12 yang merupakan kloter campuran, jamaah mulai masuk asrama pada 3 Mei dan diberangkatkan pada 4 Mei 2026.

Sementara itu, Kloter 15 dijadwalkan masuk asrama pada 9 Mei dan berangkat ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.

"Keberangkatan haji tetap sesuai jadwal, tidak ada perubahan," katanya.

Dokumen Keberangkatan dan Persiapan Jamaah Telah Siap

Kemenhaj memastikan seluruh persyaratan administrasi calon jamaah haji telah terpenuhi. Dokumen penting seperti paspor dan visa disebut sudah lengkap.

"Hari ini jadwal pengambilan koper untuk calon jamaah haji," katanya.

Selain kesiapan administrasi, calon jamaah haji juga diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan sejak dini.

Hal ini penting agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar sesuai syariat.

"Kami harapkan calon haji untuk tetap menjaga kesehatan mulai dari sekarang, sehingga bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik di Tanah Suci Makkah," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Aktual
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Aktual
 Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Aktual
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
Aktual
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Aktual
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Aktual
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Aktual
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Aktual
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Aktual
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Aktual
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com