Editor
KOMPAS.com - Penerbangan calon jemaah haji asal Kota Bandung pada 2026 dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan rute.
Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, wacana perubahan rute penerbangan haji sempat muncul akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang terus berlanjut.
Baca juga: Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Jemaah Tidak Dibebani
Namun hingga kini, kondisi tersebut belum berdampak langsung pada jalur penerbangan haji Indonesia.
Pemerintah memastikan jalur penerbangan tidak melintasi wilayah konflik sehingga tetap aman. Dengan demikian, proses keberangkatan jemaah haji tetap sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bandung, Andy Mohammad Arief, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berjalan normal berdasarkan informasi dari Pemerintah Arab Saudi.
"Hal itu juga telah disampaikan oleh Pak Menteri Haji, on schedule, seluruh persiapan hampir rampung 100 persen, dan untuk penerbangan berjalan normal karena penerbangan menggunakan maskapai Saudi Airlines dan Garuda Indonesia," ujar Andy, Selasa (7/4/2026), seperti dilansir dari TribunJabar.id.
Ia menambahkan, tidak ada perubahan rute penerbangan karena jalur yang digunakan tidak melewati wilayah konflik di Timur Tengah.
"Betul, kalau kita lihat dari peta penerbangan (flight radar), posisi Arab Saudi berada di sebelah barat, sedangkan Indonesia di sebelah timur. Jalur penerbangan tidak melewati wilayah konflik tersebut," katanya.
Pihaknya menegaskan akan tetap mengikuti kebijakan Kementerian Haji dan Umroh RI serta Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji.
Seluruh proses keberangkatan dipastikan tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan.
"Tidak berdampak karena memang sudah diberitahukan oleh Pemerintah Arab Saudi, dan Pak Menteri juga sudah menyatakan bahwa penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai rencana, on schedule dan on the track," ucap Andy.
Ia juga mengimbau agar calon jemaah haji tidak perlu khawatir terhadap situasi global saat ini.
Menurutnya, eskalasi konflik terjadi di wilayah yang tidak dilintasi jalur penerbangan menuju Arab Saudi.
Untuk memastikan kesiapan jemaah, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bandung telah menyelenggarakan bimbingan manasik haji tingkat kota.
Kegiatan ini juga melibatkan narasumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kanwil Provinsi Jawa Barat.
Dalam manasik tersebut, seluruh informasi terkait penyelenggaraan haji telah disampaikan secara menyeluruh kepada calon jemaah.
"Pada saat manasik juga sudah ditegaskan oleh Pak Kakanwil bahwa seluruh calon jemaah haji tetap fokus berangkat ke Tanah Suci. Tidak perlu terpengaruh kondisi geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah," katanya.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bandung, jumlah calon jemaah haji tahun ini mencapai 1.679 orang. Dari total tersebut, terdiri atas 739 laki-laki dan 940 perempuan.
Rentang usia jemaah cukup beragam, mulai dari yang termuda berusia 16 tahun hingga tertua 91 tahun.
Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji dari berbagai kelompok usia.
Calon jemaah haji asal Kota Bandung akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter). Keberangkatan dijadwalkan mulai 22 April hingga 17 Mei 2026.
Seluruh penerbangan akan dilakukan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Dilaporkan, Iran menolak usulan gencatan senjata selama 45 hari dan menginginkan pengakhiran perang secara permanen.
Informasi tersebut disampaikan melalui kantor berita pemerintah Iran, IRNA, yang menyebut respons resmi Teheran dikirim melalui Pakistan sebagai mediator.
“Kami hanya menerima pengakhiran perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi,” ujar Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo, Senin (6/4/2026).
Ia juga menyatakan ketidakpercayaan terhadap pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah serangan sebelumnya.
Di sisi lain, Trump meningkatkan tekanan dengan ancaman keras jika tidak tercapai kesepakatan.
Meski situasi geopolitik global masih dinamis, pemerintah memastikan penyelenggaraan haji 2026 tetap berjalan normal.
Calon jemaah diharapkan tetap fokus mempersiapkan diri agar ibadah dapat berlangsung lancar dan khusyuk.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul “ Penerbangan Calon Jemaah Haji Asal Bandung Tanpa Perubahan Rute Meski Terjadi Konflik Timur Tengah”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang