Editor
KOMPAS.com – Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat bersama Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera menghentikan perang demi mewujudkan perdamaian dunia.
Seruan tersebut dituangkan dalam deklarasi berisi sembilan poin yang dibacakan oleh Muslimat NU Jawa Barat. Deklarasi ini menekankan pentingnya penghentian konflik bersenjata serta penguatan upaya perdamaian global.
"Surat yang dibacakan ini adalah seruan kita kepada dunia, kepada PBB bahwa dunia agar berkomitmen untuk menghentikan perang serta mewujudkan perdamaian," kata Khofifah dilansir dari Antaranews, Minggu (19/4/2026).
Baca juga: Gubernur NTB Puji Khofifah sebagai Teladan Perempuan, Ajak Muslimat NU Perkuat Ketahanan Keluarga
Adapun sembilan poin dalam deklarasi tersebut mencakup penghentian konflik, penguatan diplomasi damai, perlindungan warga sipil—terutama perempuan dan anak—hingga perlindungan tenaga medis, fasilitas pendidikan, serta jurnalis di wilayah konflik.
Selain itu, Muslimat NU juga menyoroti pentingnya akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, penegakan hukum internasional dan hak asasi manusia, peningkatan peran perempuan dalam proses perdamaian, serta upaya rehabilitasi pascakonflik.
Khofifah menegaskan, momentum peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat NU menjadi penguat peran perempuan dalam berbagai sektor, termasuk diplomasi kemanusiaan di tingkat global.
Ia juga memastikan bahwa surat tersebut akan dikirimkan secara kolektif kepada PBB dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan lainnya.
"Untuk itu Muslimat NU akan mengirimkan surat ini secara kolektif ke PBB. Ini suratnya akan dikirimkan secara online bersama koordinasi dengan organisasi perempuan lainnya," lanjut Khofifah.
Di sisi lain, kegiatan ini juga mendorong kemandirian ekonomi anggota melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), khususnya dalam program perencanaan haji, umrah, dan cicilan emas.
"Kehadiran BSI ini diharapkan bisa menjadi bagian yang penting untuk membangun kemandirian di bidang ekonomi bagi ibu-ibu Muslimat NU di manapun," ujarnya.
Menutup kegiatan, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Muslimat NU yang telah berpartisipasi aktif, serta dukungan keluarga yang turut menyertai.
"Terima kasih atas kerawuhan seluruh Muslimat NU dari berbagai daerah yang sudah sangat luar biasa. Mudah-mudahan seluruh energi yang kita dedikasikan untuk NU, Muslimat, dan bangsa negara semua akan menjadi bagian pembuka pintu kita menuju surganya Allah SWT," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang