Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haji 2026: Masjid Nabawi Hadirkan Layanan Khusus untuk Jamaah Lansia dan Disabilitas

Kompas.com, 13 Mei 2026, 14:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di tengah jutaan jamaah yang memadati Tanah Suci selama musim haji, kenyamanan dan aksesibilitas bagi jamaah lanjut usia serta penyandang disabilitas kini menjadi perhatian besar pemerintah Arab Saudi.

Salah satu langkah terbaru terlihat di Masjid Nabawi yang menghadirkan berbagai layanan khusus guna mempermudah ibadah kelompok rentan tersebut.

Dilansir dari Saudi Gazette, sistem layanan terpadu di kawasan Masjid Nabawi terus diperkuat agar jamaah lansia dan penyandang disabilitas dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan mandiri.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan haji modern yang tidak hanya berfokus pada kapasitas jamaah, tetapi juga kualitas pengalaman ibadah.

Bagi banyak jamaah, terutama lansia, perjalanan menuju Madinah bukan sekadar wisata religi, melainkan perjalanan spiritual yang telah lama diimpikan.

Oleh karena itu, akses yang ramah bagi semua kalangan dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang manusiawi.

Baca juga: Jemaah Haji RI Sering Tersesat di Nabawi, Ini Lokasi 5 Pos Bantuan di Madinah

Kursi Roda hingga Jalur Khusus Jamaah

Untuk mendukung mobilitas jamaah, pengelola Masjid Nabawi menyediakan kursi roda elektrik, kursi roda manual, hingga gerobak khusus di sejumlah titik layanan yang mudah dijangkau.

Selain itu, jalur khusus, lift, pintu masuk ramah disabilitas, serta area pergerakan tertentu juga telah disiapkan guna membantu jamaah bergerak lebih aman di dalam maupun sekitar masjid.

Langkah ini sangat penting mengingat kepadatan jamaah di kawasan pusat Madinah meningkat drastis selama musim haji.

Pemerintah Saudi juga mengalokasikan rute khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas agar mereka tidak terjebak dalam arus kepadatan utama. Area tertentu bahkan dirancang lebih landai dan mudah diakses untuk pengguna kursi roda.

Tim Pendamping Disiagakan di Area Masjid

Tidak hanya menyediakan fasilitas fisik, Masjid Nabawi juga menghadirkan tim lapangan dan pembimbing yang bertugas membantu jamaah secara langsung.

Petugas tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis untuk membantu jamaah mengakses area shalat, fasilitas umum, hingga layanan kesehatan darurat jika diperlukan.

Saat jam-jam padat, tim pendamping juga membantu mengatur arus pergerakan jamaah agar tetap aman dan tertib.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pelayanan haji modern kini tidak lagi hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kehadiran sumber daya manusia yang siap membantu jamaah secara langsung.

Baca juga: Aturan Beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Salah Satunya Jemaah Haji Dilarang Sembarangan Live Streaming

Teknologi Digital Permudah Akses Jamaah

Arab Saudi juga mulai mengintegrasikan teknologi pintar dalam pelayanan di Masjid Nabawi. Salah satunya melalui penggunaan peta interaktif berbasis QR code yang tersedia di sejumlah gerbang masjid.

Melalui sistem tersebut, jamaah dapat mengakses informasi lokasi pintu masuk, area ibadah, toilet, hingga layanan tertentu hanya melalui ponsel.

Layanan bimbingan juga tersedia dalam berbagai bahasa untuk membantu jamaah internasional memahami arah dan fasilitas di sekitar masjid.

Dalam buku Smart Cities: Big Data, Civic Hackers, and the Quest for a New Utopia karya Anthony M. Townsend, dijelaskan bahwa teknologi kota pintar bukan hanya soal digitalisasi, tetapi bagaimana teknologi digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia secara nyata.

Konsep inilah yang mulai terlihat dalam pengelolaan kawasan ibadah di Arab Saudi.

Toilet Khusus dan Dukungan Kesehatan

Fasilitas pendukung lain juga disiapkan secara khusus, termasuk toilet ramah disabilitas, area istirahat lansia, hingga layanan kesehatan siaga di area pusat Madinah.

Keberadaan fasilitas ini menjadi sangat penting karena banyak jamaah lanjut usia memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah.

Dalam buku Aging and Health terbitan World Health Organization, disebutkan bahwa lingkungan yang ramah lansia harus dirancang untuk mendukung mobilitas, keamanan, serta partisipasi sosial secara mandiri.

Konsep tersebut kini semakin terlihat dalam pengelolaan layanan haji dan umrah di Arab Saudi.

Baca juga: Saudi Gelar Pelatihan Petugas Masjid Nabawi Jelang Musim Haji 2026

Haji Ramah Lansia Jadi Fokus Baru Saudi

Beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang semakin serius mengembangkan konsep pelayanan haji inklusif. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah jamaah lansia dari berbagai negara Muslim.

Berdasarkan data kementerian haji Saudi, sebagian besar jamaah internasional berasal dari kelompok usia dewasa hingga lanjut usia. Karena itu, aksesibilitas menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar fasilitas tambahan.

Selain di Masjid Nabawi, layanan serupa juga mulai diperluas di kawasan Masjidil Haram melalui penyediaan kendaraan elektrik, jalur khusus thawaf, hingga robot pintar penunjuk arah.

Transformasi ini menjadi bagian dari agenda besar Saudi Vision 2030 yang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan bagi jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia.

Bukan Sekadar Infrastruktur, tetapi Penghormatan bagi Jamaah

Di balik berbagai fasilitas modern tersebut, ada pesan yang lebih besar: ibadah harus dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali.

Bagi jamaah lansia dan penyandang disabilitas, kemudahan akses bukan hanya soal kenyamanan fisik, tetapi juga tentang penghormatan terhadap hak mereka untuk beribadah dengan layak dan bermartabat.

Dalam sejarah Islam sendiri, perhatian terhadap kelompok rentan telah menjadi bagian penting dari nilai kemanusiaan dan pelayanan umat.

Kini, di era digital dan smart city, nilai tersebut diterjemahkan dalam bentuk layanan yang lebih modern, terintegrasi, dan inklusif di jantung kota suci Madinah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bolehkah Langsung Membunuh Ular yang Masuk Rumah? Ini Penjelasan Ulama
Bolehkah Langsung Membunuh Ular yang Masuk Rumah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Operasional Haji 2026 Masuk Hari ke-25, 159 Ribu Jemaah Tiba di Saudi
Operasional Haji 2026 Masuk Hari ke-25, 159 Ribu Jemaah Tiba di Saudi
Aktual
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Digabung Qadha Ramadhan? Ini Hukumnya
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Digabung Qadha Ramadhan? Ini Hukumnya
Aktual
Tawakkalna Hadirkan 19 Bahasa untuk Haji 2026, Termasuk Indonesia!
Tawakkalna Hadirkan 19 Bahasa untuk Haji 2026, Termasuk Indonesia!
Aktual
Kapan Batas Akhir Potong Kuku bagi Shahibul Kurban 2026? Cek Tanggalnya
Kapan Batas Akhir Potong Kuku bagi Shahibul Kurban 2026? Cek Tanggalnya
Aktual
Jelang Puncak Haji 2026, Saudi Pastikan Kesiapan 33 Ribu Bus di Arafah
Jelang Puncak Haji 2026, Saudi Pastikan Kesiapan 33 Ribu Bus di Arafah
Aktual
Menjejakkan Kaki di Al-Balad Jeddah, Gerbang Haji Masa Lampau Menuju Makkah
Menjejakkan Kaki di Al-Balad Jeddah, Gerbang Haji Masa Lampau Menuju Makkah
Aktual
Jelang Haji 2026, Saudi Periksa 33.000 Tempat Usaha di Makkah
Jelang Haji 2026, Saudi Periksa 33.000 Tempat Usaha di Makkah
Aktual
19 WNI Diamankan di Saudi, Ini Nasib Pelaku Rekam Perempuan Tanpa Izin
19 WNI Diamankan di Saudi, Ini Nasib Pelaku Rekam Perempuan Tanpa Izin
Aktual
Apa Itu Sedekah Barcode? Solusi Jemaah Haji Bisa Masuk Raudhah
Apa Itu Sedekah Barcode? Solusi Jemaah Haji Bisa Masuk Raudhah
Aktual
Lebih dari 860.000 Jemaah Tiba di Arab Saudi Jelang Puncak Haji 2026
Lebih dari 860.000 Jemaah Tiba di Arab Saudi Jelang Puncak Haji 2026
Aktual
Kapan Idul Adha 2026 di Arab Saudi? Cek Jadwal Wukuf dan Hari Tasyrik
Kapan Idul Adha 2026 di Arab Saudi? Cek Jadwal Wukuf dan Hari Tasyrik
Aktual
Bus Hidrolik Mudahkan Jemaah Haji Lansia Naik Bus tanpa Turun dari Kursi Roda
Bus Hidrolik Mudahkan Jemaah Haji Lansia Naik Bus tanpa Turun dari Kursi Roda
Aktual
Jelang Idul Adha, Kemenag Ponorogo Tambah Juru Sembelih Halal untuk Ribuan Masjid dan Mushalla
Jelang Idul Adha, Kemenag Ponorogo Tambah Juru Sembelih Halal untuk Ribuan Masjid dan Mushalla
Aktual
Khutbah Jumat 15 Mei 2026 tentang Haji, Luruskan Niat Sebelum ke Tanah Suci
Khutbah Jumat 15 Mei 2026 tentang Haji, Luruskan Niat Sebelum ke Tanah Suci
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com