Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya

Kompas.com, 17 Mei 2026, 15:04 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah saat memasuki bulan Zulhijah, terutama pada 10 hari pertama yang memiliki banyak keutamaan.

Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan ialah puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Selain mengetahui jadwal pelaksanaannya, umat Muslim juga perlu memahami niat serta tata cara menjalankan puasa sunnah tersebut.

Baca juga: Link Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijjah 1447 H Hari Ini, Cek Jadwal dan Tahapannya

Ketiga puasa ini menjadi momentum memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum Idul Adha tiba.

Keutamaan 10 hari pertama Zulhijah dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih icintai Allah melebihi amal saleh pada hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).” (HR Bukhari)

Baca juga: Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam

Karena itu, banyak umat Islam mulai mencari jadwal puasa Zulhijah 2026 lengkap dengan bacaan niat dan tata caranya.

Puasa Zulhijah

Puasa Zulhijah merupakan puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 1 hingga 7 Zulhijah. Puasa ini menjadi amalan utama untuk menyambut hari-hari terbaik sebelum Idul Adha.

Berikut bacaan niat puasa Zulhijah:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْحِجَّةِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzilhijjati sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala.”

Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijah, sehari sebelum puasa Arafah. Kata Tarwiyah berasal dari tradisi jamaah haji yang mempersiapkan bekal air sebelum menuju Arafah.

Adapun niat puasa Tarwiyah adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Saya berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala.”

Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah ketika jamaah haji menjalani wukuf di Padang Arafah. Puasa ini memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)

Berikut niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin fii yaumi ‘arafata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Ta'ala.”

Tata Cara Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah

Secara umum, tata cara puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah sama seperti puasa sunnah lainnya. Berikut tata caranya:

  1. Membaca niat sebelum waktu fajar
  2. Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa
  3. Menjaga ucapan serta perbuatan
  4. Memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah
  5. Berbuka puasa saat waktu Magrib tiba

Puasa sunnah Zulhijah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Sementara bagi jamaah haji, mayoritas ulama memandang puasa Arafah tidak dianjurkan agar kondisi fisik tetap kuat saat menjalani wukuf dan rangkaian ibadah haji lainnya.

Karena itu, puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah menjadi kesempatan penting memperbanyak amal saleh sekaligus mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Jadwal Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah 2026

Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, pelaksanaan puasa sunnah Zulhijah 1447 H diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026.

Namun, penetapan resmi awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama.

Berikut jadwal puasa sunnah Zulhijah 2026:

  • Puasa Zulhijah: 1–7 Zulhijah 1447 H atau diperkirakan Senin, 18 Mei 2026 hingga Minggu, 24 Mei 2026
  • Puasa Tarwiyah: 8 Zulhijah 1447 H atau diperkirakan Senin, 25 Mei 2026
  • Puasa Arafah: 9 Zulhijah 1447 H atau diperkirakan Selasa, 26 Mei 2026
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Aktual
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Aktual
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Arab Saudi Pakai Drone Kirim Obat saat Haji 2026, Cuma Butuh 6 Menit
Arab Saudi Pakai Drone Kirim Obat saat Haji 2026, Cuma Butuh 6 Menit
Aktual
Link Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijjah 1447 H Hari Ini, Cek Jadwal dan Tahapannya
Link Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijjah 1447 H Hari Ini, Cek Jadwal dan Tahapannya
Aktual
Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya
Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya
Aktual
PPIH Ungkap Kisah Saifuddin, Jamaah Haji Tunanetra Asal Sinjai yang Sentuh Hati Pemerintah Saudi
PPIH Ungkap Kisah Saifuddin, Jamaah Haji Tunanetra Asal Sinjai yang Sentuh Hati Pemerintah Saudi
Aktual
Kedatangan Jamaah Haji Indonesia Hampir Rampung, Petugas Mulai Bersiap Hadapi Fase Armuzna
Kedatangan Jamaah Haji Indonesia Hampir Rampung, Petugas Mulai Bersiap Hadapi Fase Armuzna
Aktual
Perbedaan Fatwa Lokasi Dam Haji, Musyrif Diny: Pilih yang Sesuai Keyakinan
Perbedaan Fatwa Lokasi Dam Haji, Musyrif Diny: Pilih yang Sesuai Keyakinan
Aktual
Arab Saudi Deportasi 11.272 Warga Asing Ilegal dalam Sepekan
Arab Saudi Deportasi 11.272 Warga Asing Ilegal dalam Sepekan
Aktual
Menag Ajak Hidupkan Spirit KH Wahab Hasbullah untuk Perkuat Moderasi dan Kebangsaan
Menag Ajak Hidupkan Spirit KH Wahab Hasbullah untuk Perkuat Moderasi dan Kebangsaan
Aktual
Skema Murur untuk Lansia Saat Puncak Haji 2026: Usai Wukuf, Jemaah Langsung ke Mina
Skema Murur untuk Lansia Saat Puncak Haji 2026: Usai Wukuf, Jemaah Langsung ke Mina
Aktual
Bacaan Doa saat Melempar Jumrah Ula, Wustho, dan Aqabah dalam Ibadah Haji
Bacaan Doa saat Melempar Jumrah Ula, Wustho, dan Aqabah dalam Ibadah Haji
Doa dan Niat
Doa tawaf Wada’, Doa Perpisahan dengan Baitullah yang Sering Membuat Jamaah Menangis
Doa tawaf Wada’, Doa Perpisahan dengan Baitullah yang Sering Membuat Jamaah Menangis
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com