Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi terus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah seiring meningkatnya kedatangan jamaah dari berbagai negara.
Berbagai fasilitas layanan di titik-titik penting perjalanan haji juga diperkuat untuk memastikan kenyamanan jamaah sejak memasuki kawasan miqat.
Salah satu fokus persiapan dilakukan di Miqat Yalamlam dan Miqat Al-Juhfah yang menjadi lokasi pengambilan niat ihram bagi jamaah.
Baca juga: Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Penguatan layanan mencakup fasilitas ibadah, kebersihan, kesehatan hingga sistem informasi multibahasa.
Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat Suci Arab Saudi bersama para penyelenggara haji telah menyelesaikan persiapan operasional dan layanan di Miqat Yalamlam dan Miqat Al-Juhfah.
Baca juga: Masjid Bir Ali Madinah Tempat Miqat Jemaah Haji Indonesia: Lokasi, Sejarah, dan Arsitektur
Seiring meningkatnya kedatangan jamaah melalui jalur darat, udara, dan laut, sejumlah rencana operasional terpadu disiapkan untuk meningkatkan kualitas layanan selama musim haji 1447 H.
Kantor berita SPA melaporkan, persiapan tersebut diumumkan pada Rabu (20/5/2026).
Persiapan di Miqat Yalamlam yang berada di Kegubernuran Al Lith dan Miqat Al-Juhfah di Kegubernuran Rabigh mencakup pengembangan dan pemeliharaan menyeluruh terhadap fasilitas serta layanan.
Upaya peningkatan dilakukan pada jalur internal, halaman, hingga area istirahat jamaah.
Selain itu, layanan kebersihan, panduan, pemeliharaan, dan pendingin udara juga diperkuat guna memastikan kenyamanan jamaah sejak tiba di kawasan miqat.
Komisi Kerajaan juga memastikan kesiapan area salat, toilet, serta fasilitas wudhu bekerja sama dengan pihak operator layanan.
Kesiapan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran jamaah sebelum memulai rangkaian ibadah haji.
Selain peningkatan fasilitas fisik, jumlah tim operasional lapangan dan relawan turut ditambah selama musim haji berlangsung.
Layanan darurat dan kesehatan juga diperkuat untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah jamaah yang datang melalui berbagai jalur transportasi.
Di sisi lain, sistem informasi dan petunjuk multibahasa ikut dikembangkan agar memudahkan jamaah dari berbagai negara memperoleh informasi layanan di area miqat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang