KOMPAS.com - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyebut ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga menjadi bentuk bantuan sosial berbasis protein bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Nasaruddin saat menghadiri seremoni simbolis program CSR “Sharing Happiness, Qurban for Indonesia” yang digelar Huawei di Masjid Istiqlal, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, Idul Adha memiliki makna sosial yang besar karena membantu masyarakat memperoleh asupan protein melalui distribusi daging kurban.
“Ini adalah bantuan sosial dalam bentuk protein. Sedangkan Idul Fitri itu bantuan sosial dalam bentuk karbohidrat melalui zakat fitrah,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya.
Baca juga: Menag Ajak Hidupkan Spirit KH Wahab Hasbullah untuk Perkuat Moderasi dan Kebangsaan
Di samping itu, ia menilai kolaborasi antara karbohidrat dan protein dapat melahirkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
“Kolaborasi antara karbohidrat dan protein diharapkan mampu melahirkan manusia-manusia bermutu,” katanya.
Dalam acara tersebut, Huawei menyalurkan 15 sapi dan 60 kambing untuk 15 masjid di 10 kota di Indonesia sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Baca juga: Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Selain seremoni kurban, kegiatan juga diisi dengan diskusi bertema “Innovate in the Era of All Intelligence” yang membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, transformasi digital, hingga industri data center nasional.
Di sisi lain, Nasaruddin menekankan bahwa perkembangan teknologi seharusnya tetap berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan dan keagamaan.
Ia menilai kontribusi sosial yang dilakukan perusahaan teknologi menjadi bukti bahwa kemajuan digital tidak harus menjauhkan korporasi dari kepedulian terhadap masyarakat.
“Kontribusi nyata melalui donasi hewan kurban untuk masjid di berbagai kota di Indonesia adalah bukti bahwa kemajuan teknologi tidak harus mencabut korporasi dari nilai kemanusiaan dan keagamaan,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Natuna Kawal Ketat Distribusi Sapi Kurban Presiden ke Pulau Terluar
Sementara itu, Ketua Huawei Indonesia Xin Dajiang mengatakan tema “Sharing Happiness, Qurban for Indonesia” mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar masyarakat Indonesia.
Menurut dia, AI, konektivitas gigabit, energi hijau, dan kekuatan komputasi akan menjadi fondasi baru bagi produktivitas, pendidikan, layanan kesehatan, dan layanan publik di masa depan.
Karena itu, Huawei menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah, universitas, mitra industri, dan masyarakat dalam mendukung transformasi digital nasional.
“Huawei tetap berkomitmen bekerja bersama pemerintah, universitas, mitra industri, dan masyarakat untuk mendukung transformasi digital Indonesia,” kata Xin Dajiang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang