Editor
KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, distribusi sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto mulai dilakukan ke sejumlah daerah, termasuk wilayah terluar Indonesia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mendistribusikan sapi kurban tersebut ke Kecamatan Pulau Laut, Kepulauan Riau, menggunakan kapal khusus pengangkut ternak.
Proses distribusi dilakukan dengan pengawalan ketat guna memastikan kondisi hewan tetap sehat hingga hari penyembelihan.
Baca juga: Cerita Yusuf Merawat Blecki, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Selain petugas pengiriman, tenaga kesehatan hewan juga disiagakan untuk memantau kondisi sapi selama berada di Pulau Laut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mendistribusikan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kecamatan Pulau Laut, salah satu pulau terluar Indonesia.
Baca juga: Cerita Agus Pemilik “Si Gerandong”, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kota Palu
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali, di Natuna, Rabu, mengatakan sapi tersebut diberangkatkan pada Rabu (20/5/2026) pagi menggunakan kapal pompong yang disewa khusus untuk mengangkut hewan ternak.
Menurut dia, sapi kurban itu berjenis limosin dengan bobot mencapai 879,46 kilogram dan dipastikan dalam kondisi sehat. Hewan tersebut merupakan sapi lokal hasil pengembangan peternak di Kecamatan Bunguran Timur.
"Hari ini kita distribusikan ke Pulau Laut. Sapi ini akan disembelih di Masjid Al Ihyak, Desa Air Payang," kata Wan Syazali.
Wan Syazali menjelaskan, DKPP Natuna turut mengawal proses pengiriman sapi kurban dari Pelabuhan Teluk Buton menuju Pelabuhan Pulau Laut. Perjalanan laut diperkirakan memakan waktu sekitar 4 jam 30 menit.
Selama proses bongkar muat berlangsung, warga di sekitar pelabuhan diminta menjaga jarak agar sapi tidak mengalami stres selama perjalanan.
DKPP Natuna juga menyiagakan satu orang paramedik di Pulau Laut untuk memantau kondisi sapi kurban bantuan presiden tersebut.
Selain itu, satu paramedik karantina dari Satuan Pelayanan Natuna, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau, turut diterjunkan ke Pulau Laut.
Petugas akan memantau kondisi sapi hingga tiga hari menjelang penyembelihan pada Hari Raya Idul Adha guna memastikan hewan tetap sehat dan tidak mengalami stres.
"Sapi tiba di Pulau Laut sekitar pukul 14.30 WIB," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang