Editor
KOMPAS.com - Seorang jemaah haji Indonesia asal Jakarta dilaporkan hilang di Kota Makkah, Arab Saudi.
Hingga kini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama petugas PPIH masih melakukan pencarian intensif untuk menemukan jemaah lansia tersebut.
Muhammad Firdaus Ahlan (73), jemaah haji asal Jakarta, dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5/2026).
Baca juga: 1 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Kemenhaj Bentuk Tim Pencarian
Firdaus diketahui meninggalkan hotel tempatnya menginap di sektor 9 Misfalah, Makkah dan belum kembali hingga saat ini.
Firdaus tergabung dalam kloter JKG 27 rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol. Informasi kehilangan tersebut telah dikonfirmasi oleh Kemenhaj.
Baca juga: Kartu Nusuk Hilang Saat Haji? Ini Cara Mengurus dan Solusi Sementaranya
Istri Firdaus, Nafsiah Nawan (63), menceritakan detik-detik terakhir sebelum suaminya menghilang saat ditemui tim Media Center Haji (MCH).
Nafsiah mengaku terakhir kali melihat Firdaus pada Jumat pagi ketika sang suami meminta disiapkan pakaian untuk salat Jumat.
"Saya siapin koko putih dan sarung kotak-kotak warna hitam. Saat itu, suami sedang mandi," kata Nafsiah, Selasa (19/5/2026).
Setelah menyiapkan kebutuhan suaminya, Nafsiah kembali ke kamar yang lokasinya berdekatan dengan kamar Firdaus. Sejak saat itu, ia tidak lagi melihat keberadaan suaminya.
Saat itu Nafsiah memilih beristirahat setelah menjalani umrah wajib pada Kamis, 14 Mei 2026.
Ia mengaku tidak merasakan firasat apa pun karena ketika meninggalkan kamar, rekan sekamar Firdaus masih berada di lokasi.
Pada sore harinya sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Nafsiah kembali mendatangi kamar suaminya untuk memastikan kondisi Firdaus. Namun ia mendapati sang suami belum kembali sejak siang hari.
"Saya ke sini (kamar) sore sekitar jam 4, tanya temannya dan dibilang belum pulang sejak siang. Temannya pun baru pulang dari masjid," ungkapnya.
Setelah mengetahui suaminya hilang, Nafsiah langsung menghubungi ketiga anaknya di Jakarta dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua kloter serta petugas perlindungan jemaah (linjam).
Petugas haji kemudian melakukan penyisiran di sekitar wilayah pemondokan hingga berbagai titik di Kota Makkah.
"Jemaah hingga saat ini masih dalam proses pencarian di Kota Makkah, Arab Saudi," kata juru bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha kepada tim Media Center Haji (MCH), Rabu (20/5/2026).
Ichsan menjelaskan laporan kehilangan pertama kali diterima melalui Kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026.
Berdasarkan hasil penelusuran CCTV hotel, Firdaus terlihat keluar hotel seorang diri sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi dengan mengenakan kaus putih dan sarung hitam.
Saat itu kondisi lobi hotel sedang sepi karena sebagian besar jemaah telah berangkat menuju masjid untuk salat Jumat.
"Yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun kecuali gelang haji," kata Ichsan.
Kemenhaj bersama PPIH langsung membentuk beberapa tim pencarian untuk menyisir berbagai lokasi.
Tim pertama melakukan pencarian di hotel-hotel dan area Masjidil Haram. Sementara tim kedua menyisir jalan-jalan di sekitar Makkah untuk membantu menemukan Firdaus.
Selain itu, tim perlindungan jemaah dari Madinah turut diterjunkan untuk melakukan pencarian hingga ke sejumlah rumah sakit di Makkah maupun luar kota.
Kemenhaj juga melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian Arab Saudi terkait laporan kehilangan tersebut.
"Kami juga membuat laporan kepolisian serta memberikan pendampingan penuh kepada sang istri selama proses pencarian berlangsung karena jemaah tersebut berangkat haji didampingi oleh istri," ujarnya.
Ichsan mengimbau jemaah haji Indonesia segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan Firdaus.
Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Hindari penyebaran foto maupun narasi yang bersifat spekulatif ataupun hoaks," tambah Ichsan.
Di tengah proses pencarian, Nafsiah mengaku terus memanjatkan doa agar suaminya segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.
"Ini di Baitullah, di rumahnya Allah, mudah-mudahan Allah jaga suami saya. Saya harus berhusnuzhan. Ya Allah, lindungilah suami saya, dia tamunya Allah, pasti Allah nggak akan sia-siakan," kata Nafsiah ketika ditemui tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026).
Nafsiah mengaku berusaha menenangkan diri dengan melantunkan shalawat. Namun rasa khawatir terus menghantui pikirannya sejak sang suami menghilang.
"Ya Allah lindungilah, pelihara dia ya Allah, kembalikan ya Allah dalam kondisi sehat," ujar Nafsiah dengan nada suara bergetar.
Ia juga mengaku tidak lagi bisa tidur nyenyak karena terus memikirkan kondisi suaminya di Makkah.
"Saya nggak bisa tidur, gimana nih dia? Lagi ngapain? Udah makan apa belum? Makan apa? Terus harus minum," kata Nafsiah.
Nafsiah Nawan (kiri) bersama Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono menceritakan kronologi atau detik-detik hilangnya Muhammad Firdaus Ahlan (73) di Kota Makkah, Arab Saudi kepada tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026). Nafsiah menyebut keluarga di Jakarta turut menggelar doa bersama secara daring setiap malam selepas salat Magrib untuk keselamatan Firdaus.
"Setiap malam keluarga bantu doa mudah-mudahan doanya diijabah oleh Allah. Semoga bisa pulang, bisa kembali, bisa ngelakuin ibadah haji dengan sempurna," harapnya.
Nafsiah juga menceritakan sosok Firdaus yang dikenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya di Pondok Labu, Jakarta Selatan setelah pensiun dari Departemen Kesehatan (Depkes).
"Abah pernah menjadi ketua RT selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri," tutur Nafsiah.
Menurutnya, Firdaus terbiasa berjalan kaki menuju masjid untuk menjaga kebugaran sebagai persiapan ibadah haji.
"Kalau subuh juga ke masjid, kan agak jauh ya, ke masjid pulang pergi, jalan agak jauh untuk persiapan haji," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Jemaah Haji asal Jakarta Hilang di Makkah Sejak 15 Mei 2026, Pencarian Intensif Terus Dilakukan”, “Doa Nafsiah, Istri Jemaah Haji yang Hilang di Makkah: Mudah-mudahan Allah Jaga Suami Saya”, dan “Kronologi Firdaus, Jemaah Haji asal Jakarta Hilang di Makkah, Istri: Sempat Terekam CCTV”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang