JEMBER, KOMPAS.com — Suasana kamar hotel jemaah haji asal Indonesia di Mekkah mendadak berubah hening pada Senin (2/6/2026) malam waktu Arab Saudi.
Asmar Lian (84), jemaah haji asal Lingkungan Kedawung Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang, Jember, ditemukan meninggal dunia saat tidur.
Padahal, beberapa jam sebelumnya Asmar masih beraktivitas seperti biasa. Ia mengikuti shalat Isya, lalu mengaji bersama teman-teman sekamarnya di hotel tempat ia menginap.
Tidak ada tanda sakit. Tidak ada pula keluhan yang disampaikan pria lanjut usia itu kepada rekan-rekannya.
Baca juga: Petugas Masih Temukan Jemaah Haji Langgar Aturan Bagasi, Bawa Koper Berlebih hingga Simpan Zamzam
Kasubag TU Kantor Kemenhaj Jember Samhadi mengatakan, usai mengaji Asmar sempat pamit untuk beristirahat sejenak.
“Beliau pamit tidur sebentar kepada teman-teman kamarnya dan minta dibangunkan sekitar jam 21.00 atau 22.00 waktu setempat,” kata Samhadi kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2026).
Namun, ketika waktu yang diminta tiba dan rekan-rekannya mencoba membangunkan, Asmar ternyata sudah meninggal dunia.
Menurut Samhadi, tim kesehatan jemaah haji (TKHI) kloter 96 yang menangani jemaah memastikan Asmar sebelumnya dalam kondisi sehat.
“Tidak ada tanda-tanda sakit dan tidak ada riwayat penyakit juga,” terang Samhadi.
Asmar diketahui berangkat haji seorang diri melalui KBIHU Nurul Qornain Sukowono.
Di usianya yang telah mencapai 84 tahun, ia tetap aktif mengikuti rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kabar wafatnya Asmar menambah daftar jemaah haji asal Jember yang meninggal dunia di Arab Saudi tahun ini.
Baca juga: Sejumlah Penerbangan Jemaah Haji Indonesia Delay di Jeddah, PPIH Minta Maskapai Penuhi Hak Jamaah
Sebelumnya, dua jemaah asal Jember juga meninggal di Mekkah, yakni Ngatiyah Marijo (58), warga Kecamatan Wuluhan, dan Supandi Arjad (58), asal Kecamatan Ledokombo.
Ngatiyah meninggal dunia usai menjalani tawaf qudum di Masjidil Haram pada 16 Mei 2026. Sementara Supandi meninggal di kamar hotel pada 1 Juni 2026 setelah sebelumnya menjalani rangkaian ibadah tawaf ifadah.
Berbeda dengan dua jemaah sebelumnya yang diduga mengalami kelelahan fisik, Kemenhaj Jember menyebut tidak ada indikasi kelelahan pada diri Asmar.
“Beliau memang masih aktif beribadah seperti biasa. Tidak ada keluhan kesehatan,” tutur Samhadi.
Saat ini mayoritas jemaah haji asal Jember masih berada di Mekkah sebelum nantinya dijadwalkan bergeser ke Madinah 10 hari menjelang kepulangan ke Indonesia.
Selama di Tanah Suci, para jemaah haji masih menjalani berbagai aktivitas ibadah, mulai dari tawaf, umrah sunah, hingga ziarah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang