JEDDAH, KOMPAS.com - Kabar duka datang dari daerah kerja (Daker) Bandara. Di tengah tugas di Tanah Suci, salah satu jurnalis yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2026 Daker Bandara Ferdi Setiawan harus merelakan kepergian ibundanya yang wafat di Tanah Air pada Sabtu (13/6/2026).
Meski terpisah jarak ribuan kilometer, Ferdi mengaku masih sempat memantau kondisi sang ibunda sesaat sebelum berpulang.
"Ibu kondisinya ngedrop. Di saat-saat terakhir saya bisa membersamai ibu meski secara daring, namun Allah lebih sayang ibu, semoga ibu husnul khotimah," kata Ferdi di Jeddah.
Sebagai bentuk empati dan solidaritas, rekan-rekan sejawat Ferdi sesama petugas Daker Bandara juga langsung menggelar doa bersama untuk almarhumah pada Sabtu malam di Jeddah.
Baca juga: Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji, Sampaikan Duka dan Penghormatan
Tak hanya dari rekan sejawat di Arab Saudi, jajaran pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pun mendatangi rumah duka di Dusun Gabungan Nomor E2 RT 03 RW 07 Kelurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (14/6/2026).
Kunjungan dipimpin oleh Plt Kepala Kanwil Kemenhaj DIY, Silvia Rosetti. Turut hadir pula Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah DIY beserta seluruh Kepala Kantor Kemenhaj dari tingkat kabupaten/kota se-DIY untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhumah, Murdiyati Binti Murtawi.
Di hadapan ayahanda Ferdi dan pihak keluarga yang sedang berkabung, Silvia menyampaikan rasa empatinya.
"Kami atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kanwil Kementerian Haji dan Umrah se-DIY menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ibunda tercinta dari rekan kita sesama petugas haji, Mas Ferdi Setiawan," ungkap Silvia.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan pesan belasungkawa khusus yang diamanatkan langsung dari Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Wamenhaj mendoakan almarhumah agar husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan lahir batin.
“Serta Mas Ferdi yang saat ini sedang melaksanakan tugas di Arab Saudi diberikan kelancaran dan semoga dedikasi dan keikhlasan beliau dalam menjalankan amanah negara menjadi ladang amal jariyah yang mengalir untuk almarhumah ibunda,” tutur Silvia.
Baca juga: Hukum Menyandang Gelar Haji dan Hajjah, Tradisi atau Ajaran Islam? Simak Penjelasannya
Ayahanda Ferdi, yang mewakili keluarga besar, menyambut haru kedatangan rombongan tersebut. Perhatian dari jajaran Kemenhaj dinilai menjadi pelipur lara di tengah masa sulit ini.
"Kami atas nama keluarga besar almarhumah menghaturkan maturnuwun (terima kasih) yang sebesar-besarnya kepada Ibu Silvia Rosetti dan seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah se-DIY. Di tengah kesibukan luar biasa mengawal musim haji, kehadiran dan doa dari Ibu dan jajaran sangat berarti bagi kami," ujar perwakilan keluarga.
Apresiasi dan dukungan moral yang diberikan kepada Ferdi atas tugas negaranya di Arab Saudi juga diakui menjadi penguat tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Kabar duka ini memang berat bagi kami, terutama bagi Mas Ferdi yang berada jauh di Tanah Suci. Namun, mengetahui bahwa banyak pihak yang mendoakan, mendukung, dan ikut menguatkan dari tanah air, membuat kami jauh lebih ikhlas dan tabah," tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang