Editor
KOMPAS.com - Mendoakan ibu menjadi salah satu bentuk bakti yang dianjurkan dalam Islam sebagai wujud rasa syukur atas kasih sayang, pengorbanan, dan jasa orang tua dalam membesarkan anak.
Selain menjadi amalan yang dapat dilakukan setiap hari, doa untuk ibu juga memiliki keutamaan tersendiri karena termasuk bentuk berbakti kepada orang tua yang diajarkan dalam syariat Islam.
Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohonkan ampunan, kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi ibu maupun ayah, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Baca juga: Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Amalan ini tidak hanya dapat dipanjatkan saat Hari Ibu, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua.
Berikut adalah kumpulan doa untuk ibu dan kedua orang tua yang dilansir dari Antara.
Baca juga: Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya
Umat Islam dapat memanjatkan doa agar ibu senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan.
اللهم احفظ أمي وارزقها الصحة والعافية والسعادة في الدنيا والآخرة
Allahumma hfazh ummi wa arzuqha as-sihhah wal-'afiyah was-sa'adah fi ad-dunya wal-akhirah
Artinya: "Ya Allah, peliharalah ibuku dan berikanlah kepadanya kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan di dunia dan akhirat."
Bagi umat Islam yang ibunya telah wafat, doa berikut dapat dipanjatkan untuk memohon ampunan dan rahmat Allah SWT.
اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots-tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a'idzhu min 'adzaabil qobri wa fitnatihi wa min 'adzaabin naar.
Artinya: "Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka."
Catatan, jika yang didoakan adalah ibu, lafaz "hu" diganti menjadi "ha" sehingga menjadi "Allahummaghfir laha". Jika kedua orang tua telah meninggal, lafaz tersebut dapat diganti menjadi "huma".
Doa berikut dikutip oleh Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin yang memuat doa-doa dari Rasulullah SAW dan para sahabat.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ وَالمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ
Rabbighfir lī wa li walidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran, waghfir lil mu’minina wal mu’minati, wal muslimina wal muslimat al-ahya’I minhum wal amwati.
Artinya: "Tuhanku, ampunilah dan kedua orang tuaku sebagaimana keduanya mengasuhku ketika kecil. Ampunilah orang beriman dan orang Islam baik laki-laki maupun perempuan, yang masih hidup dan yang sudah wafat."
رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Rabbirhamhuma kama rabbayani shaghiran
Artinya: "Tuhanku, ampunilah dan kedua orang tuaku sebagaimana keduanya mengasuhku ketika kecil." (QS Al-Isra ayat 24)
Doa lain yang juga sering dibaca untuk kedua orang tua adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir li, wa li walidayya, warham huma kama rabbayani shaghira.
Artinya, "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."
Doa berikut dapat dibaca untuk memohon ampunan bagi kedua orang tua dan seluruh orang beriman.
رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ
Rabbigfir lii wa liwaalidayya wa liman dakhala baitiya mu'minan wa lil-mu'miniina wal mu'minaati.
Artinya: "Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan." (QS Nuh: 28).
Selain itu, terdapat doa yang dapat dipanjatkan agar kedua orang tua memperoleh ampunan dan keselamatan pada hari perhitungan amal.
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Rabbanaagfir lii wa liwalidayya wa lilmu'minina yauma yaquumu alhisaab.
Artinya: "Ya Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku, dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari Kiamat)." (QS Ibrahim: 41).
Dalam Islam, doa anak saleh untuk orang tuanya termasuk amalan yang pahalanya terus mengalir.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam an-Nasa’i, dan Imam Ibnu Hibban dari Abu Hurairah RA:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ – رواه مسلم والترمذيّ وأبو داود والنسائيّ وابن حبّان عن أبي هريرة
Artinya: "Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka amalannya terputus kecuali tiga hal, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mau mendoakannya."
Berbagai doa untuk ibu tersebut dapat diamalkan setiap hari sebagai bentuk bakti dan ungkapan kasih sayang kepada orang tua.
Selain memohon ampunan, umat Islam juga dianjurkan mendoakan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan hidup bagi ibu dan ayah, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Mendoakan orang tua juga menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Sebab, doa anak saleh untuk orang tuanya termasuk amal yang terus mengalir dan menjadi bentuk penghormatan atas jasa serta pengorbanan mereka sepanjang hidup.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang