Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Mulai Panen Kurma Perdana, Varietas Sukkari hingga Khalas Siap Penuhi Pasar

Kompas.com, 22 Juni 2026, 10:22 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com – Arab Saudi resmi meluncurkan kampanye musim panen kurma awal bersamaan dengan dimulainya panen segar perdana di berbagai wilayah penghasil kurma di Kerajaan.

Program ini digagas untuk memperkuat pemasaran kurma lokal, meningkatkan nilai ekonomi, serta mendorong kontribusi sektor kurma terhadap perekonomian nasional.

Kampanye yang diluncurkan oleh Pusat Nasional Kurma dan Palem (National Center for Palms and Dates) tersebut menyoroti kalender musim panen kurma awal dan pertengahan musim di berbagai daerah. Selain itu, program ini juga bertujuan mempertemukan pasar dengan berbagai varietas kurma yang tersedia serta mendukung pengembangan wisata pertanian.

Direktur Jenderal Pelaksana Pusat Nasional Kurma dan Palem, Ahmed Al-Ayada, mengatakan kampanye ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai waktu dan lokasi panen kurma di seluruh wilayah Arab Saudi.

Baca juga: Kebun Kurma Abdurrahman Bin Auf, Wisata Kurma Sambil Menapaki Jejak Sahabat Rasul di Madinah

Menurutnya, inisiatif tersebut juga bertujuan mempromosikan beragam varietas kurma Saudi sekaligus mendorong konsumsi produk lokal guna mendukung kesejahteraan petani dan aktivitas perdagangan.

“Program ini membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang musim panen di setiap wilayah, mempromosikan varietas kurma Saudi, serta mendorong konsumsi produk lokal demi mendukung petani dan sektor perdagangan,” ujar Ahmed Al-Ayada.

Musim panen kurma awal berlangsung dari akhir Mei hingga September di sejumlah wilayah utama penghasil kurma, seperti Riyadh, Al-Ahsa, Madinah, Qassim, Al-Kharj, Qatif, Hail, dan Jouf.

Beberapa varietas unggulan yang mulai memasuki pasar antara lain kurma sukkari, sagai, ruthana, barhi, dan khalas. Varietas-varietas tersebut dikenal memiliki cita rasa khas dan menjadi favorit konsumen di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, pasar-pasar di wilayah Najran mulai menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan seiring masuknya hasil panen awal. Kondisi ini tidak hanya membantu petani memasarkan hasil produksinya, tetapi juga memenuhi meningkatnya permintaan masyarakat terhadap kurma segar.

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian juga terus memberikan dukungan teknis kepada para petani. Dukungan tersebut mencakup peningkatan efisiensi produksi, perbaikan kualitas hasil panen, serta pengendalian hama yang berpotensi mengganggu produktivitas kebun kurma.

Musim panen kurma tahun ini diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi berbagai sektor. Selain menguntungkan petani, aktivitas panen juga mendorong pertumbuhan usaha ritel, perdagangan, pengemasan, hingga transportasi.

Baca juga: Oleh-oleh Haji Tak Melulu Kurma, Jemaah Indonesia Juga Kirim Wajan hingga Teko dari Tanah Suci

Tak hanya itu, meningkatnya aktivitas selama musim panen turut membuka lapangan kerja musiman bagi masyarakat, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas di berbagai wilayah penghasil kurma Arab Saudi.

Dengan tingginya permintaan pasar dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan, sektor kurma diproyeksikan terus menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi pertanian Arab Saudi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen kurma terbesar di dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
DPR Setujui Anggaran Kemenag Rp 41,8 Triliun untuk Madrasah dan Insentif Guru
DPR Setujui Anggaran Kemenag Rp 41,8 Triliun untuk Madrasah dan Insentif Guru
Aktual
Arab Saudi Mulai Panen Kurma Perdana, Varietas Sukkari hingga Khalas Siap Penuhi Pasar
Arab Saudi Mulai Panen Kurma Perdana, Varietas Sukkari hingga Khalas Siap Penuhi Pasar
Aktual
Hadiah untuk Pejabat dalam Perspektif Islam
Hadiah untuk Pejabat dalam Perspektif Islam
Aktual
Aisyiyah Usulkan Gizi Ibu dan Anak Jadi Prioritas Sejak Masa Darurat saat Bencana
Aisyiyah Usulkan Gizi Ibu dan Anak Jadi Prioritas Sejak Masa Darurat saat Bencana
Aktual
Kisah Ipang, WNI yang Sukses Jual 500 Porsi Bakso per Hari di Jabal Magnet Madinah
Kisah Ipang, WNI yang Sukses Jual 500 Porsi Bakso per Hari di Jabal Magnet Madinah
Aktual
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan 'Human Trafficking'
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan "Human Trafficking"
Aktual
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Aktual
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Aktual
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Aktual
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Aktual
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Aktual
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Aktual
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
Aktual
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Aktual
Mengenang K.H. Maman Abdurahman, Ulama yang Menjaga Nilai Agama dengan Kata dan Perbuatan
Mengenang K.H. Maman Abdurahman, Ulama yang Menjaga Nilai Agama dengan Kata dan Perbuatan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com