JOMBANG, KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) turut meramaikan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur, melalui rangkaian Fatayat NU Connect 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kegiatan keagamaan, pemberdayaan ekonomi, penguatan perlindungan perempuan dan anak, hingga literasi dan perfilman.
Pj Ketua Umum PP Fatayat NU Dewi Winarti mengatakan, kehadiran Fatayat NU dalam Muktamar ke-35 tidak hanya dimaksudkan untuk memeriahkan kegiatan organisasi, tetapi juga membawa isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Baca juga: Maju Lagi di Bursa Ketum PBNU, Gus Yahya: Allahu Robbuna, Niatku Ora Kliru
Rangkaian Fatayat NU Connect 2026 pun menjadi salah satu bagian dari semarak Muktamar ke-35 NU yang tidak hanya berlangsung di ruang persidangan, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan membawa pesan sosial.
Melalui Fatayat NU Connect 2026, Fatayat NU menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga isu sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah bedah novel dan kegiatan nonton bareng atau nobar.
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Fatayat NU menghadirkan ruang literasi dan perfilman dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU.
Selain itu, terdapat kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi serta penguatan perlindungan perempuan dan anak.
Baca juga: Kiai Miftah Faqih: Tambang Jadi Aset Strategis NU, Bukan Milik Pengurus
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas badan otonom NU tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ibadah, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Fatayat NU merupakan badan otonom NU yang beranggotakan perempuan muda. Karena itu, isu perempuan dan anak menjadi salah satu bidang yang dekat dengan aktivitas organisasi tersebut.
Kehadiran Fatayat NU dalam Muktamar ke-35 melalui berbagai kegiatan menjadi ruang untuk memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial.
Dalam konteks Islam, kepedulian terhadap perempuan dan anak juga berkaitan dengan upaya menjaga kemaslahatan.
Perlindungan terhadap kelompok yang rentan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial agar mereka memperoleh hak dan kesempatan untuk hidup secara layak.
Karena itu, kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak tidak hanya menjadi isu organisasi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan nilai kemanfaatan bagi masyarakat.
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju Ketum PBNU: Saya Pilih Fokus Pimpin Kemenag
Muktamar ke-35 NU sendiri merupakan forum musyawarah tertinggi NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Dalam forum tersebut, NU tidak hanya membahas persoalan kepengurusan, tetapi juga merumuskan arah perjuangan organisasi untuk lima tahun ke depan.
Situs resmi Muktamar NU menyebut forum tersebut menjadi ruang untuk merumuskan keputusan strategis organisasi, memperkuat ukhuwah, serta menetapkan program dan rekomendasi organisasi.
Di tengah rangkaian persidangan tersebut, kegiatan Fatayat NU Connect 2026 menjadi bagian lain dari semarak Muktamar. Kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana badan otonom NU ikut membawa isu yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi Fatayat NU, Muktamar bukan hanya momentum berkumpulnya warga NU dari berbagai daerah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kontribusi perempuan muda dalam menjawab persoalan sosial.
Baca juga: Gus Ipul Ungkap 2 Isu Panas yang Bakal Dibahas di Muktamar Ke-35 NU
Dengan membawa isu perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan ekonomi, literasi, hingga perfilman, Fatayat NU berupaya menunjukkan bahwa khidmah kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bidang.
“Fatayat NU ingin hadir dalam Muktamar dengan membawa semangat khidmah yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penguatan peran perempuan, perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi, dan kehidupan sosial yang lebih baik,” ujar Dewi di Jombang.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT