Editor
KOMPAS.com - Kementerian Agama memberikan bonus Rp25 juta kepada Muhammad Fauji Ridwan sebagai apresiasi atas keberhasilannya meraih juara pertama cabang Tilawah Al-Qur’an Putra dalam kompetisi internasional di Malaysia.
Penghargaan ini diharapkan mendorong kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan qari Indonesia agar mampu berprestasi di tingkat internasional.
Baca juga: Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad menyerahkan bonus tersebut kepada Fauji Ridwan di kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Abu berharap, prestasi Fauji dapat menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan mendorong lahirnya qari berprestasi.
“Pokoknya terus dijaga ya semangatnya. Meskipun sudah juara apa saja nanti tetap harus ini. Utamanya untuk generasi yang akan datang itu,” ujar Abu Rokhmad.
Baca juga: Sejarah MTQ di Indonesia, dari Lomba Tilawah hingga Ajang Nasional
Menurut Abu, keberhasilan dalam musabaqah tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Para juara diharapkan membagikan pengalaman dan kemampuan mereka untuk membantu membina generasi baru pencinta Al-Qur’an.
Abu Rokhmad menegaskan bahwa para juara musabaqah perlu terus berkontribusi setelah meraih prestasi.
Mereka diharapkan mengambil peran sebagai pelatih dan pembina untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Menurutnya, pengalaman dan keterampilan para juara perlu diteruskan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, semakin banyak generasi muda yang berpeluang mengikuti musabaqah dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Muhammad Fauji Ridwan merupakan qari utusan Indonesia yang meraih juara pertama cabang Tilawah Al-Qur’an Putra pada Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Quran Peringkat Antarabangsa (MTHQA) ke-66 di Kuala Lumpur, Malaysia. Hasil kompetisi tersebut diumumkan pada 10 Oktober 2026.
Fauji meraih nilai 94,67, mengungguli peserta Malaysia Cik Hasnul Taqiyuddin bin Cik Sazali yang memperoleh nilai 92,99 dan peserta Belgia Brahim Boughalab dengan nilai 92,17.
Kemenangan ini menjadi capaian penting bagi Indonesia setelah penantian panjang untuk kembali meraih juara kategori tilawah putra dalam ajang tersebut.
Sebelumnya, Fauji juga meraih juara cabang Tilawah Dewasa pada Seleksi Tilawatil Qur’an Nasional 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan mewakili DKI Jakarta.
Prestasi Fauji menunjukkan peluang qari Indonesia untuk bersaing di panggung internasional melalui pembinaan yang berjenjang.
Ke depan, pengalaman para juara diharapkan menjadi bekal untuk berbagi ilmu, mendampingi calon peserta, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.