Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Model Baju Kurung Lebaran 2026: Satin, Cape hingga Floral Modern

Kompas.com, 5 Maret 2026, 12:34 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Setiap menjelang Hari Raya, pilihan busana menjadi salah satu hal yang paling dinantikan.

Selain gamis atau kaftan, baju kurung Melayu tetap menjadi salah satu model yang tidak pernah kehilangan pesonanya.

Busana tradisional yang berasal dari kawasan Asia Tenggara ini dikenal dengan potongan longgar berbentuk tunik yang dipadukan dengan rok panjang.

Desainnya sederhana, tetapi justru di situlah letak daya tariknya: anggun, sopan, dan nyaman dipakai sepanjang hari.

Di Indonesia, Malaysia, hingga Brunei, baju kurung sering dikenakan pada berbagai acara penting seperti pesta pernikahan, acara adat, hingga perayaan Idul Fitri.

Memasuki tren Lebaran 2026, model baju kurung hadir dengan interpretasi yang lebih modern.

Warna yang lebih lembut, potongan yang lebih dinamis, serta penggunaan material premium membuat busana ini semakin relevan dengan gaya modest fashion masa kini.

Dalam buku Fashion: The Key Concepts karya Jennifer Craik dijelaskan bahwa busana tradisional sering mengalami proses reinterpretasi agar tetap sesuai dengan perkembangan zaman Proses inilah yang membuat pakaian klasik seperti baju kurung tetap bertahan dan bahkan semakin populer di berbagai generasi.

Lantas, model baju kurung seperti apa yang bisa menjadi inspirasi untuk Lebaran tahun 2026 ini?

Baju Kurung: Tradisi yang Terus Berevolusi

Baju kurung tidak hanya sekadar pakaian tradisional. Ia juga menjadi simbol kesopanan dan identitas budaya masyarakat Melayu.

Menurut buku Indonesia Fashion Forward karya Didiet Maulana, kekuatan busana tradisional Asia Tenggara terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan tren global tanpa kehilangan nilai budaya.

Itulah sebabnya baju kurung kini hadir dengan berbagai variasi desain yang lebih modern, mulai dari permainan siluet, motif kontemporer, hingga perpaduan bahan yang lebih ringan dan nyaman.

Baca juga: Tren Lebaran 2026: Baju Kurung Melayu Diburu, Geser Popularitas Gamis

1. Baju Kurung Satin Polos yang Minimalis Elegan

Baju Kurung Satin Polos yang Minimalis EleganAI Baju Kurung Satin Polos yang Minimalis Elegan
Salah satu model yang diprediksi tetap populer pada Lebaran 2026 adalah baju kurung berbahan satin polos.

Desain ini terlihat sederhana, tetapi justru menghadirkan kesan elegan dan bersih. Kilau halus dari satin memberi sentuhan mewah tanpa perlu banyak detail tambahan.

Warna-warna seperti beige, ivory, atau dusty pink menjadi favorit karena memberikan tampilan yang lembut dan klasik.

Untuk tampilan Lebaran, baju kurung satin polos bisa dipadukan dengan hijab warna senada, tas kecil, serta sepatu hak minimalis.

2. Baju Kurung Kerah Shanghai yang Modern

Baju Kurung Kerah Shanghai yang ModernAI Baju Kurung Kerah Shanghai yang Modern
Model baju kurung dengan kerah Shanghai semakin diminati karena memberi sentuhan modern pada busana tradisional.

Potongan kerah tegak ini menghadirkan kesan rapi sekaligus elegan. Warna seperti blue grey, sage green, atau navy sering dipilih karena terlihat sophisticated.

Desain ini cocok bagi perempuan yang ingin tampil lebih modern tanpa meninggalkan nuansa klasik dari baju kurung.

3. Baju Kurung dengan Belt yang Membentuk Siluet

Baju Kurung dengan Belt yang Membentuk SiluetAI Baju Kurung dengan Belt yang Membentuk Siluet
Jika ingin tampilan yang lebih fashionable, baju kurung dengan tambahan belt bisa menjadi pilihan menarik.

Sabuk kecil di bagian pinggang membantu membentuk siluet tubuh sehingga busana terlihat lebih proporsional.

Desain ini cukup populer di kalangan perempuan muda karena memberi kesan modern namun tetap sopan.

Dalam buku The End of Fashion karya Teri Agins dijelaskan bahwa tren busana modern semakin menekankan pada personal expression, di mana pakaian digunakan untuk menunjukkan karakter pemakainya.

Baju kurung dengan belt menjadi contoh bagaimana busana tradisional bisa disesuaikan dengan gaya pribadi.

Baca juga: Baju Lebaran Keluarga 2026: 6 Model Sarimbit dari Floral hingga Etnik

4. Baju Kurung Fit and Flare yang Feminin

Berbeda dari potongan klasik yang longgar, model fit and flare menghadirkan siluet yang lebih feminin.

Potongan ini menonjolkan bagian pinggang dan melebar di bagian bawah sehingga menciptakan bentuk yang seimbang.

Hasilnya adalah tampilan yang anggun, ringan, dan tetap nyaman dipakai sepanjang hari.

Model ini sering dipilih untuk acara Lebaran karena terlihat formal namun tidak terlalu kaku.

5. Baju Kurung Floral Asimetris yang Menawan

Baju Kurung Floral Asimetris yang MenawanAI Baju Kurung Floral Asimetris yang Menawan
Motif floral selalu menjadi pilihan aman untuk busana Lebaran.

Pada tren terbaru, motif bunga sering dipadukan dengan potongan asimetris yang memberi kesan dinamis.

Detail ini membuat baju kurung terlihat lebih modern dan tidak monoton.

Warna-warna pastel seperti lavender, mint, atau soft blue menambah kesan lembut dan segar, sangat cocok untuk suasana Hari Raya yang penuh kehangatan.

6. Baju Kurung Cape yang Dramatis

Baju Kurung Cape yang DramatisAI Baju Kurung Cape yang Dramatis

Model cape atau sayap tambahan di bagian bahu menjadi salah satu desain yang cukup menonjol dalam tren modest fashion.

Lapisan kain transparan seperti chiffon atau organza menciptakan efek dramatis yang elegan.

Desain ini sering dipilih untuk acara malam atau pesta formal karena terlihat mewah namun tetap ringan.

Baca juga: Tren Baju Gamis Lebaran 2026 Mulai Ramai: Model “Gamis Bini Orang” hingga Warna Earth Tone Jadi Favorit

7. Baju Kurung Layered yang Modern

Baju Kurung Layered yang ModernAI Baju Kurung Layered yang Modern

Model layered atau bertumpuk menghadirkan dimensi visual yang unik.

Lapisan kain pada bagian bawah baju menambah volume sekaligus menciptakan permainan tekstur yang menarik.

Beberapa desain bahkan memadukan dua jenis kain berbeda untuk menghasilkan kontras yang elegan.

Model ini cukup populer di kalangan generasi muda karena terlihat modern namun tetap menjaga kesopanan khas baju kurung.

Tips Memilih Baju Kurung untuk Lebaran

Agar tetap nyaman dipakai sepanjang hari saat bersilaturahmi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih baju kurung.

Pertama, pilih bahan yang ringan seperti satin, katun premium, atau chiffon agar tidak terasa panas.

Kedua, perhatikan warna yang sesuai dengan suasana Lebaran. Warna pastel memberikan kesan lembut, sementara warna gelap memberi tampilan yang lebih elegan.

Ketiga, pastikan potongan busana tidak terlalu sempit agar tetap nyaman saat bergerak.

Lebih dari Sekadar Busana Lebaran

Baju kurung bukan hanya tentang tren fashion. Ia juga mencerminkan nilai kesopanan, tradisi, dan identitas budaya masyarakat Melayu.

Di tengah perkembangan dunia mode yang begitu cepat, kehadiran baju kurung menunjukkan bahwa busana tradisional tetap memiliki tempat yang kuat.

Dengan sentuhan desain modern, baju kurung kini tidak hanya dikenakan pada acara adat, tetapi juga menjadi pilihan stylish untuk merayakan momen istimewa seperti Lebaran.

Dan ketika keluarga berkumpul dalam suasana hangat Hari Raya, busana yang dikenakan sering kali menjadi bagian dari kenangan yang akan terus diingat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Aktual
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Aktual
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Aktual
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Aktual
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Aktual
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar