Editor
KOMPAS.com – Hari Raya Idulfitri tak hanya soal silaturahmi, tapi juga kelezatan hidangan khas yang selalu dinanti.
Salah satu menu yang hampir tak pernah absen di meja makan adalah Opor Ayam—sajian berkuah santan dengan cita rasa gurih dan aroma rempah yang khas.
Lebih dari sekadar makanan, opor ayam menjadi simbol kehangatan keluarga. Tak heran, banyak orang ingin menyajikan opor dengan rasa “medok”, kuah kental, dan ayam yang empuk tanpa bau amis.
Baca juga: Resep Opor Ayam Gurih dan Creamy untuk Lebaran 2026, Lengkap Opor Kuning & Putih
Langkah awal menentukan hasil akhir. Ayam sebaiknya direbus sebentar untuk menghilangkan kotoran dan sisa darah.
Setelah itu, marinasi dengan kunyit sangat disarankan agar bau amis hilang sekaligus memberi warna kuning alami yang menggugah selera.
Kunci kelezatan opor ayam terletak pada bumbu halus yang kaya rempah. Perpaduan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, merica, dan ketumbar menciptakan rasa gurih yang khas.
Agar rasanya semakin “nendang”, coba beberapa trik berikut:
Setelah bumbu ditumis hingga matang, masukkan ayam dan air agar bumbu meresap. Santan kental ditambahkan di tahap akhir sambil terus diaduk perlahan.
Gunakan api kecil dan masak hingga ayam empuk serta kuah mengental sempurna. Teknik ini penting agar santan tidak pecah dan tetap menghasilkan tekstur lembut.
Opor ayam paling nikmat disajikan bersama Ketupat atau Lontong. Tambahkan taburan bawang goreng untuk sensasi gurih yang lebih kuat.
Baca juga: Resep Ketupat Simpel: Masak Cuma 40 Menit, Hemat Gas dan Tetap Pulen
Agar makin istimewa, lengkapi dengan Sambal Goreng Kentang Ati dan Rendang.
Dengan resep dan teknik yang tepat, opor ayam buatan Anda dijamin jadi primadona di meja makan. Siap-siap, keluarga pasti nambah!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang