Editor
KOMPAS.com-Lebih dari 33 juta paket makanan berbuka puasa (iftar) dibagikan kepada jemaah dan peziarah di Masjidil Haram, Makkah, serta Masjid Nabawi, Madinah, sepanjang Ramadan 1447 Hijriah atau 2026.
Program ini menjadi salah satu operasi pelayanan terbesar yang pernah dilakukan di dua masjid suci selama bulan Ramadan.
Layanan tersebut diselenggarakan oleh Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai bagian dari sistem pelayanan terpadu bagi jemaah.
Distribusi makanan berlangsung setiap hari selama 30 hari penuh Ramadan, mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2026.
Baca juga: Lebih dari 1 Juta Al-Quran Disediakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Ramadhan
Total lebih dari 33 juta paket iftar disalurkan kepada jemaah, peziarah, dan pelaku umrah yang memadati dua masjid suci tersebut.
Pembagian dilakukan di berbagai titik, termasuk area shalat dan pelataran masjid, sehingga jemaah dapat berbuka puasa tanpa harus meninggalkan kawasan ibadah.
Petugas khusus diterjunkan untuk memastikan distribusi berjalan tertib, cepat, dan menjangkau seluruh jemaah yang hadir.
Kebutuhan layanan iftar mencapai titik tertinggi pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Pada periode ini, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dipenuhi jemaah i’tikaf, shalat tahajud, serta pelaku umrah yang datang secara bersamaan.
Lonjakan jumlah jemaah membuat distribusi makanan menjadi semakin masif dan intensif dibanding hari-hari sebelumnya.
Baca juga: Jelang Malam 29 Ramadhan, Arab Saudi Siapkan Layanan Bagi Jemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Besarnya skala layanan ini juga dipengaruhi oleh tingginya jumlah kunjungan ke dua masjid suci tersebut.
Dalam 20 hari pertama Ramadan 2026 saja, tercatat lebih dari 96,6 juta kunjungan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat Islam dari berbagai negara untuk beribadah di Tanah Suci selama Ramadan.
Distribusi makanan iftar menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah puasa.
Jemaah dapat langsung berbuka di area masjid tanpa harus keluar, sehingga ibadah dapat dilakukan secara lebih khusyuk dan efisien.
Baca juga: 96,6 Juta Jemaah Padati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam 20 Hari Ramadan 2026
Program ini juga mencerminkan komitmen pelayanan bagi jutaan umat Islam yang datang dari berbagai belahan dunia.
Skala distribusi yang mencapai puluhan juta paket menunjukkan betapa besarnya kebutuhan layanan di dua pusat ibadah umat Islam tersebut selama Ramadan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang