Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Quraisy Lengkap Beserta Terjemah dan Kandungan

Kompas.com, 7 Oktober 2025, 19:49 WIB
Add on Google
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Surat Al Quraisy adalah surat ke-106 dalam Al Quran. Surat Al Quraisy masuk dalam juz 30 atau juz 'amma. Surat ini termasuk golongan Makkiyah atau turun di Mekkah dan terdiri dari 4 ayat.

Nama surat Al Quraisy berasal dari nama suku mayoritas di Mekkah, yaitu suku Quraisy. Suku Quraisy merupakan suku paling mulia di kalangan bangsa-bangsa Arab. Nabi Muhammad SAW juga termasuk keturunan suku Quraisy.

Baca juga: Surat Al Maun: Karakteristik Para Pendusta Agama

Mengenal Suku Quraisy

Imam Al Qurthubi dalam Tafsir Al Qurthubi menjelaskan tentang asal usul kata Quraisy. ada beberapa rujukan yang terkait dengan penamaan suku Quraisy.

1. Quraisy berasal dari at taqarrasy yang artinya berkumpul dan bersatu kembali. Hal ini terjadi setelah sebelumnya suku ini berpisah dan bercerai berai.

2. Quraisy berasal dari kata al qarsy yang artinya memeriksa. Hal ini terkait dengan tugas suku ini, yaitu memeriksa jamaah haji yang berkunjung ke Ka'bah.

3. Ibnu Abbas menjelaskan bahwa kata Quraisy berasal dari kata al qirsy yang artinya ikan hiu. Sifat orang Quraisy seperti ikan hiu, yaitu hewan yang paling kuat di antara hewan lainnya.

Sementara dalam riwayat lain, dijelaskan bahwa suku Quraisy berasal dari keturunan An Nadhr bin Kinanah. Nama Quraisy pertama kali disematkan kepada An Nadhr. Nama ini berasal dari kisah An Nadhr yang berhasil membunuh seekor ikan hiu bernama Quraisy.

Pendapat lain mengatakan Quraisy berasal dari kata At Taqarisy yang artinya perdagangan. karena mayoritas suku Quraisy hidup dari berdagang.

Suku Quraisy Menguasai Mekkah pada masa Qushay bin Kilab sebagai pemimpin Mekkah. Ia berhasil memimpin suku Quraisy mengalahkan Bani Khuza’ah yang sebelumnya menguasai Mekkah.

Sejak itulah suku Quraisy menguasai kota Mekkah dan menjadi pengurus Ka'kbah yang melayani jamaah haji setiap tahunnya.

Baca juga: Surat An Nashr: Bacaan, Arti, Azbabun Nuzul, dan Kandungan Maknanya

Bacaan Surat Al Quraisy

Arab:

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ ١

اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ ٢

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ ٣

الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ ࣖ ٤

Latin:

1. Li iilaafi quraish

2. Iilaafihim rihlatash shitaa i wash shaif

3. Fal y'abudu rabba haadzal bait

4. Alladzi ath'amahum min ju'iw wa aamana hum min khauf.

Artinya:

1. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy

2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas

3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah)

4. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Yasin

Kandungan Surat Al Quraisy

Surat Al Quraisy berisi tentang kebiasaan orang Quraisy bepergian pada musim dingin dan musim panas untuk berdagang. Dalam perdagangan tersebut, kaum Quraisy memperoleh keuntungan yang besar.

Dengan kondisi seperti itu, Allah SWT memerintahkan suku Quraisy untuk menyembah dan beribadah kepada-Nya.

Ibadah tersebut sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki berupa harta benda dan makanan serta minuman yang dapat menghilangkan rasa lapar dan haus.

Selain itu, Allah juga memberikan nikmat kepada mereka berupa rasa aman dari rasa takut akan ancaman. Ibnu Abbas menyampaikan bahwa keamanan ini terkait dengan doa Nabi Ibrahim dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 126.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِۦمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا ءَامِنًا وَٱرْزُقْ أَهْلَهُۥ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ مَنْ ءَامَنَ مِنْهُم بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ

Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Arab Saudi Tegaskan Visa Haji Satu-satunya Izin Resmi untuk Ibadah Haji
Kemenhaj Arab Saudi Tegaskan Visa Haji Satu-satunya Izin Resmi untuk Ibadah Haji
Aktual
565 Jemaah Haji Ponorogo Siap Berangkat 2026, Terbagi ke Dalam Kloter 19 dan 20
565 Jemaah Haji Ponorogo Siap Berangkat 2026, Terbagi ke Dalam Kloter 19 dan 20
Aktual
Kisah Haru Salman Al-Farisi, Pencari Kebenaran dari Persia
Kisah Haru Salman Al-Farisi, Pencari Kebenaran dari Persia
Aktual
Kisah Haru Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas yang Berangkat Gantikan Almarhum Ayah
Kisah Haru Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas yang Berangkat Gantikan Almarhum Ayah
Aktual
Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Tanah Air, Jemaah Bakal Dapat Tas Khusus untuk Cegah Kehilangan
Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Tanah Air, Jemaah Bakal Dapat Tas Khusus untuk Cegah Kehilangan
Aktual
Mengapa Ulama Hadis Terkemuka Banyak Lahir dari Persia? Ini Faktanya
Mengapa Ulama Hadis Terkemuka Banyak Lahir dari Persia? Ini Faktanya
Aktual
208 Calon Jemaah Haji 2026 Asal Depok Tunda Berangkat karena Belum Lunasi Pembayaran
208 Calon Jemaah Haji 2026 Asal Depok Tunda Berangkat karena Belum Lunasi Pembayaran
Aktual
Kisah Uwais al-Qarni, Dipuji Rasulullah karena Baktinya kepada Sang Ibu
Kisah Uwais al-Qarni, Dipuji Rasulullah karena Baktinya kepada Sang Ibu
Aktual
Sholawat Busyro Lengkap: Amalan Pembuka Kabar Baik dan Rezeki
Sholawat Busyro Lengkap: Amalan Pembuka Kabar Baik dan Rezeki
Doa dan Niat
Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji
Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji
Aktual
AS-Iran Gagal Berdamai, PBNU dan Paus Leo XIV Serukan Hentikan Kekerasan Dunia
AS-Iran Gagal Berdamai, PBNU dan Paus Leo XIV Serukan Hentikan Kekerasan Dunia
Aktual
Apa Itu Multazam? Lokasi, Keutamaan, dan Amalan Doa Mustajab
Apa Itu Multazam? Lokasi, Keutamaan, dan Amalan Doa Mustajab
Doa dan Niat
Kemenhaj Saudi: Hanya Visa Haji yang Sah, Visa Lain Tak Bisa Masuk Makkah
Kemenhaj Saudi: Hanya Visa Haji yang Sah, Visa Lain Tak Bisa Masuk Makkah
Aktual
Arab Saudi Batasi Masuk ke Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026, Ini Aturannya
Arab Saudi Batasi Masuk ke Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026, Ini Aturannya
Aktual
Pendaftaran Haji Domestik 2026 Dibuka 18 April, Ini Syarat Fase Kedua
Pendaftaran Haji Domestik 2026 Dibuka 18 April, Ini Syarat Fase Kedua
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com