Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mustajab Nabi Musa AS agar Dimudahkan Segala Urusan

Kompas.com, 19 Desember 2025, 16:29 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Nabi Musa AS diutus untuk berdakwah kepada orang paling congkak di dunia. Firaun sebagai raja yang memiliki kekayaan luar biasa bahkan sampai menganggap dirinya sebagai Tuhan.

Ketika harus berdakwah kepada Firaun, Nabi Musa AS meminta kepada Allah SWT agar dilapangkan dadanya dan dimudahkan urusannya. Hal ini menunjukkan betapa berat dakwah yang diemban.

Baca juga: Teks Doa Peringatan Hari Ibu 2025 Resmi dari kementerian PPPA

Misi Berat Nabi Musa AS

Nabi Musa AS dengan bantuan Nabi Harun AS diperintahkan berdakwah kepada Firaun. Kondisi Nabi Musa saat itu tidak lancar dalam berbicara. Sejak kecil Nabi Musa dipaksa makan bara oleh Firaun sehingga lidahnya menjadi kaku.

Untuk menghadapi orang yang congkak dan mempunyai kekuasaan besar, dibutuhkan mental yang kuat dan kesabaran yang luar biasa. Untuk itulah Nabi Musa AS berdoa kepada Allah SWT agar diberikan pertolongan.

Baca juga: Doa Menghilangkan Kesusahan: Amalan Penentram Hati Saat Hidup Terasa Berat

Doa Dimudahkan Segala Urusan

Doa ini merupakan doa Nabi Musa ketika menghadapi Firaun yang terdapat dalam Al Quran surat Thaha 25-28.

Arab:

رَبِّ شْرَحْ لِي صَدْرِى وَ يَسِرْلِي أَمْرِى وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيى يَفْقَهُوا قَوْلِى.

Latin:

Rabbisrahli shadrii wa yassirlii amrii wahlul 'uqdatan min lisaanii yafqahu qaulii.

Artinya:

Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.

Baca juga: Mimpi Buruk dalam Islam: Adab dan Doa agar Hati Tetap Tenang

Makna Doa Nabi Musa AS

Doa Nabi Musa ketika menghadapi Firaun mempunyai makna yang luar biasa.

1. Doa ini diawali dengan memohon kepada Allah SWT untuk dilapangkan dadanya. Dengan dada yang lapang, setiap orang siap menghadapi apapun resiko yang akan dihadapi.

2. Doa ini berlanjut memohon untuk dimudahkan segala urusan. Tidak ada daya dan upaya kecuali hanya Allah SWT yang mampu memberikan pertolongan. Dengan dimudahkan urusannya, tidak ada satupun yang mampu menghalangi untuk mencapai tujuan.

3. Memohon untuk dilepaskan kekakuan lidah. Ini adalah permohonan untuk kelancaran dalam berbicara. Dengan lancar berbicara dan penuh percaya diri, maka akan memberikan dampak positif bagi komunikasi.

Baca juga: Doa Terbaik untuk Pengantin Baru Agar Rumah Tangga Langgeng dan Penuh Berkah

Aplikasi Doa Nabi Musa AS dalam Kehidupan Sehari-hari

Doa Nabi Musa ini bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat menghadapi situasi sulit. Siapa saja yang relevan untuk membaca doa ini? Berikut beberapa diantaranya:

1. Seorang guru yang hendak mengajar di depan murid-muridnya;

2. Seorang Ustadz yang akan memulai ceramahnya;

3. Orang yang sedang melaksanakan wawancara kerja;

4. Orang tua dalam mendidik dan menasehati anak-anaknya;

5. Orang-orang lain yang relevan dengan doa ini.

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Nikah: Panduan Lengkap Untuk Pengantin

Penutup

Doa Nabi Musa AS ini salah satu doa yang populer dan mempunyai kandungan yang luar biasa. Mengamalkan doa ini akan meningkatkan kepercayaan diri ketika harus berhadapan dengan orang lain.

Dengan niat ikhlas dan doa yang tulus, semua manfaat doa ini akan dapat dirasakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar