Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga Lengkap dengan Keutamaannya

Kompas.com, 9 Januari 2026, 11:35 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sahabat Nabi adalah orang-orang yang masuk Islam dan berjuang bersama Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam. Di antara para sahabat Nabi, ada 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga.

Mereka disebut dengan Asyrah Mubasyarah, yaitu sepuluh sahabat yang diberi kabar gembira dijamin masuk surga ketika mereka masih berada di dunia. Jaminan ini tidak membuat mereka terlena dan bersantai-santai. Justru semakin besemangat dalam memperjuangkan Islam.

10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga ini mengorbankan segenap jiwa, raga, dan harta untuk membantu dakwah Nabi Muhammad SAW. Siapa saja 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga? Simak penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Zaid bin Haritsah, Satu-satunya Sahabat Nabi yang Disebut Alquran

Daftar 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

Adanya kepastian bahwa 10 sahabat ini telah dijamin masuk surga disampaikan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.

أَبُو بَكْرٍ فِى الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِى الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِى الْجَنَّةِ وَعَلِىٌّ فِى الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِى الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِى الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِى الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِى الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِى الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِى الْجَنَّةِ

Artinya: “Abu Bakar di surga, ‘Umar di surga, ‘Utsman di surga, ‘Ali di surga, Thalhah di surga, Az-Zubair di surga, ‘Abdurrahman bin ‘Auf di surga, Sa’ad (bin Abi Waqqash) di surga, Sa’id (bin Zaid) di surga, Abu ‘Ubaidah bin Al-Jarrah di surga.” (H.R. At Tirmidzi dan Ahmad).

Dari hadits di atas, berikut ini daftar 10 sahabat yang dijamin masuk surga:

1. Abu Bakar Ash Shiddiq

2. Umar bin Khaththab

3. Utsman bin Affan

4. Ali bin Abi Thalib

5. Thalhah bin Ubaidillah

6. Zubair bin Awwam

7. Abdurrahman bin Auf

8. Saad bin Abi Waqqash

9. Said bin Zaid

10. Abu Ubaidah bin Jarrah.

Baca juga: Kisah Mush’ab bin Umair: Pemuda yang Rela Meninggalkan Kemewahan Dunia

Profil 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga dan Keutamaannya

Berikut ini profil singkat 10 sahabat yang dijamin masuk surga lengkap dengan keutamaan masing-masing.

1. Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah sahabat paling utama Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar lahir di Mekkah pada tahun 573 Masehi. Abu Bakar tumbuh sebagai seorang pedagang sukses dan dihormati di Mekkah.

Sejak muda, Abu Bakar sudah menjadi sahabat dekat Nabi. Maka tak heran jika Abu Bakar langsung menerima Islam setelah Nabi mendakwahkannya. Abu Bakar paham betul bahwa sahabatnya selalu berkata jujur dan tidak pernah bohong.

Abu Bakar adalah orang yang sangat membenarkan Nabi ketika banyak orang meragukannya. Hal ini terjadi ketika peristiwa Isra' Mi'raj. Oleh karena itu ia diberi gelar Ash Shiddiq yang artinya orang yang selalu membenarkan apa yang disampaikan Nabi Muhammad SAW.

Abu Bakar Ash Shiddiq juga mejadi sahabat sekaligus mertua Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar menikahkan putrinya, Aisyah RA dengan Nabi Muhammad SAW.

Abu Bakar menjadi manusia paling mulia setelah Nabi Muhammad SAW. Dia yang menemani Nabi Muhammad SAW saat hijrah, dan menjadi pengganti imam saat Nabi sakit.

Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq:

1. Merupakan manusia paling mulia setelah Nabi Muhammad SAW.

2. Menjadi khalifah pertama bagi umat Islam sepeninggal Nabi Muhammad SAW.

3. Menyedekahkan seluruh hartanya untuk perjuangan Islam.

4. Dapat masuk surga melalui pintu mana saja yang disukai.

Baca juga: 11 Julukan Sahabat Utama Nabi Muhammad SAW

2. Umar bin Khattab

Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat pemberani. Umar dilahirkan tahun 584 Masehi. Pada awalnya sangat memusuhi Nabi Muhammad SAW, namun akhirnya masuk Islam dan sangat mencintai Nabi Muhammad SAW.

Umar bin Khattab adalah khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq. Umar juga menjadi menantu Nabi Muhammad SAW setelah menikahkan putrinya yang bernama Hafsah bin Umar dengan Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Umar bin Khattab:

1. Dijuluki Al Faruq yaitu orang yang mampu membedakan orang yang benar dan salah.

2. Menjadi khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq.

3. Didoakan Nabi untuk masuk Islam karena kekuatan dan keberaniannya.

4. Setan menjauh saat berpapasan dengan Umar bin Khattab.

3. Utsman bin Affan

Utsman bin Affan adalah seorang saudagar kaya raya yang sangat banyak membantu perjuangan umat Islam. Ia lahir pada tahun 576 Masehi. Ketika umat Islam membutuhkan dana yang besar untuk dakwah, Utsman bin Affan selalu sedia menginfakkan hartanya.

Utsman menjadi menantu Nabi Muhammad karena menikah dengan dua anak Nabi Muhammad SAW secara berturut-turut, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.

Keutamaan Utsman bin Affan:

1. Menjadi khalifah ketiga setelah Umar bin Khattab.

2. Orang yang sangat dermawan dan banyak membantu perjuangan Islam.

3. Mendapat julukan Dzun Nurain atau orang yang mendapatkan dua cahaya karena menikah dengan dua putri Rasulullah SAW.

4. Mendapat aliran pahala sampai saat ini berkat sedekahnya.

5. Membuat Al Quran standar selama masa jabatannya yang disebut dengan Mushaf Utsmani.

Baca juga: Syahid yang Berjalan di Bumi, Kisah Pengorbanan Thalhah bin Ubaidillah

4. Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari kalangan anak yang masuk Islam. Ia lahir tahun 599 Masehi. Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Nabi Muhammad SAW sekaligus menantu Nabi. Ali bin Abi Thalib menikah dengan putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Fatimah Az Zahra.

Ali bin Abi Thalib seorang yang gagah perkasa namun hidup sangat sederhana. Keberanian terbesar ditunjukkan saat menggantikan Nabi Muhammad di tempat tidur sebelum hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Ali bin Abi Thalib:

1. Menjadi khalifah keempat setelah Utsman bin Affan.

2. Menjadi menantu Rasulullah SAW.

3. Mendapat julukan Babul 'Ilmi atau gerbangnya ilmu.

5. Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah menjadi salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat pemberani. Ia lahir tahun 594 Mashei. Karirnya sebagai seorang pedagang sukses di Mekkah. Ia pernah menjadi tameng Nabi Muhammad SAW dalam perang Uhud.

Keutamaan Thalhah bin Ubaidillah:

1. Mendapat julukan Asy Syahidul hayy atau orang syahid berjalan di muka bumi karena banyaknya luka yang didapatkan di perang Uhud saat melindungi Nabi Muhammad SAW.

2. Merupakan orang yang sangat dermawan hingga disebut Thalhah Al Khair atau Thalhah yang Baik, Thalhah Al Fayyadh atau Thalhah yang Murah Hati, dan Thalhah Al Jud atau Thalhah yang Dermawan.

Baca juga: Kisah Salman Al Farisi: Perjalanan Mencari Kebenaran

6. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwam adalah sepupu Nabi Muhammad SAW. Ia lahir pada tahun 594 masehi. Zubair bin Awwam putra dari bibi Nabi Muhammad SAW yang bernama Shafiyyah bin Abdul Muthalib.

Keutamaan Zubair bin Awwam:

1. Mendapat julukan hawari atau penolong setia Nabi Muhammad SAW.

2. Orang yang sangat dermawan.

3. Gagah berani dalam memperjuangkan Islam.

7. Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf adalah sahabat Nabi yang dikenal sebagai saudagar yang kaya raya. Ia lahir tahun 580 Masehi. Kekayaan Abdurrahman bin Auf tidak pernah habis. Bahkan semakin bertambah karena kedemawanannya.

Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai pengusaha yang lihai. Dalam waktu singkat ia bisa mendapatkan kekayaan yang besar ketika berhijrah ke Madinah.

Keutamaan Abdurrahman bi Auf:

1. Saudagar paling kaya di zaman Nabi Muhammad SAW.

2. Pebisnis ulung yang sangat dermawan.

3. Tidak kendor dalam memperjuangkan Islam meskipun hidupnya bergelimang harta.

4. Menjadi orang yang sangat tawadhu dengan kekayaan yang melimpah.

Baca juga: Museum Al-Sirah: Menyusuri Jejak Hijrah Nabi di Madinah lewat Sentuhan Teknologi Modern

8. Saad bin Abi Waqqash

Saad bin Abi Waqqash adalah seorang sahabat yang sangat gagah berani dalam berjuang. Ia lahir tahun 595 Masehi. Saad merupakan seorang pejuang yang gagah berani, menjadi prajurit tangguh dan panglima yang handal.

Keahliannya dalam memanah menjadikannya sebagai pemanah ulung di barisan pasukan Islam. Nabi Muhammad SAW pernah mendoakan Saad agar anak panahnya selalu tepat ke sasarannya.

Saad bin Abi Waqqash pernah menjadi panglima perang di Perang Qaddisiyah yang membuka jalan bagi Islam untuk menaklukkan Persia.

Keutamaan Saad bin Abi Waqqash:

1. Seorang pemanah ulung dalam tentara Islam. Anak panahnya tidak pernah meleset dari sasaran.

2. Mendapat julukan Farisul Islam atau penunggang kuda yang piawai.

3. Memiliki doa yang msutajab.

Baca juga: Dari Penentang Menjadi Pelindung, Kisah Umar bin Al-Khattab Memeluk Islam

9. Said bin Zaid

Said bin Zaid adalah adik ipar Umar bin Khattab. Ia lahir tahun 593 Masehi. Said menjadi salah seorang yang berperan besar dalam keislaman Umar bin Khattab. Hidupnya penuh dengan ketawadhuan namun penuh keberanian dalam memperjuangkan Islam.

Keutamaan Said bin Zaid:

1. Termasuk orang yang dijamin masuk surga.

2. Doanya mustajab.

3. Berperan besar dalam masuk Islamnya Umar bin Khattab.

10. Abu Ubaidah bin Jarrah

Abu Ubaidah bin Jarrah adalah sosok yang sangat amanah. Ia lahir tahun 583 Masehi. Abu Ubaidah adalah seorang yang jujur dan rendah hati. Perjuangannya untuk Islam tidak diragukan.

Keutamaan Abu Ubaidah bin Jarrah: 

1. Mendapat julukan Amin Al Ummah atau kepercayaan umat.

2. Dijuluki Al Qawwi Al Amin atau orang yang kuat dan terpercaya.

3. Menjadi panglima perang dalam penyebaran agama Islam ke Syams atau Suriah.

Penutup

10 Sahabat Nabi yang dijamin masuk surga adalah orang-orang pilihan yang mempunyai keimanan teguh dan setia mendampingi Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan Islam.

Pengorbanan mereka tidak diragukan lagi. Mereka menyerahkan harta benda, jiwa dan raga untuk kejayaan Islam. Kiprah mereka dapat dijadikan teladan dari segi apapun dalam kehidupan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com