Penulis
KOMPAS.com - Sholat Dhuha menjadi sholat sunnah untuk mengawali aktivitas harian. Sholat ini dilaksanakan waktu pagi sebagai pengisi kekosongan ibadah antara waktu Subuh dan Dzuhur.
Rentang waktu pelaksanaan sholat Dhuha cukup panjang. Namun ada waktu terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW dalam melaksanakan sholat Dhuha. Untuk memahami waktu terbaik tersebut, berikut pembahasan lengkapnya.
Batas waktu pelaksanaan sholat Dhuha dibagi menjadi tiga, yaitu awal, puncak, dan batas akhir.
Sholat dhuha dimulai ketika matahari tingginya sepenggalah, yaitu 15-20 menit setelah matahari terbit.
Waktu ini juga merupakan waktu pelaksanaan sholat syuruq atau sholat saat terbit matahari. Terkadang para ulama menyebut sholat syuruq sebagai sholat dhuha awal.
Baca juga: Panduan Lengkap Sholat Dhuha: Waktu, Niat, Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya
Waktu ini juga disebut sebagai waktu terbaik melaksanakan sholat dhuha. Tanda datangnya waktu ini adalah ketika anak unta mulai kepanasan.
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رضي الله عنه أَنَّ رسُولَ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم قَالَ: «صَلاَةُ الأَوَّابِين حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
Artinya: “Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat awwabin (shalat orang yang kembali kepada Allah, yaitu shalat Dhuha) dilaksanakan ketika anak unta mulai kepanasan” (H.R. Muslim dan At Tirmidzi).
Para ulama kemudian menjelaskan tentang waktu tersebut, yaitu di seperempat siang, sekitar pukul 09.00 - 11.00
Batas akhir waktu sholat Dhuha adalah sebelum waktu zawal atau sekitar 15-20 menit sebelum waktu Dzuhur.
Letak sholat dhuha berada di dua waktu dilarang sholat, yaitu sehabis Subuh dan ketika matahari berada di tengah langit atau sebelum masuk waktu Dzuhur.
Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Shalat Dhuha? Ini Penjelasan Sesuai Sunnah
Niat sholat Dhuha dilafalkan sebelum melaksanakan sholat Dhuha. Niat bertujuan untuk membedakan antara ibadah satu dengan ibadah lainnya. Adapun niat sholat Dhuha adalah berikut:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatadh Dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
Aku niat shalat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Sholat dhuha dikerjakan minimal dua rakaat dan paling banyak tidak terbatas selama masih masuk waktu Dhuha. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW.
Muadzah Al Adawiyyah meriwayatkan: “Aku bertanya kepada Aisyah, ‘Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat Dhuha?’ Maka, ia pun menjawab, ‘Iya, 4 rakaat, lalu beliau menambahnya dengan jumlah yang tak terbatas.’” (H.R. Muslim, An Nasai dan Ibnu Majah).
Syaikh Prof. Dr. Muhammad Musthafa Az Zuhaily dalam Fiqh Bulughul Maram menerangkan rakaat minimal sholat dhuha dua rakaat, yang sempurna adalah delapan rakaat, di tengah-tengahnya adalah empat atau enam rakaat.
Baca juga: Doa Setelah Shalat Dhuha: Penarik Rezeki Dari Segala Arah
Sholat Dhuha dikerjakan dua rakaat salam, dua rakaat salam. Untuk bacaan suratnya, tidak ada kekhususan, tetapi biasanya membaca surat Adh Dhuha dan surat Asy Syams. Kalau pelaksanaannya lebih dari dua rakaat, bisa membaca surat-surat lainnya.
Untuk cara melaksanakannya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya. Dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, dilanjutkan membaca doa iftitah, surat Al Fatihah dan surat Al Quran. Untuk sholat Dhuha, biasanya membaca surat adh Dhuha dan surat Asy Syams. Jika lebih dari dua rakaat, bisa membaca surat-surat lain.
Langkah selanjutnya seperti sholat biasa, sujud, duduk diantara dua sujud, sujud lagi dan diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
Adanya pembagian waktu sholat Dhuha untuk memahami batas awal dan akhir serta kapan waktu terbaik untuk melaksanakannya. Namun ini bukan berarti seseorang harus selalu mengerjakan diwaktu terbaik dan mengabaikan waktu-waktu lainnya.
Selama masih dalam rentang waktu Dhuha, seseorang yang mengerjakan sholat Dhuha akan mendapatkan keutamaan dari sholat sunnah tersebut.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang